METRO

Kronologi Bentrok Cengkareng

Terjadi percekcokan alias perang mulut antara pemilik Honda Jazz dengan pengemudi taksi.

ddd
Senin, 31 Mei 2010, 08:14 Ismoko Widjaya, Sandy Adam Mahaputra
Kerusuhan di Cengkareng, puluhan rumah dan mobil dibakar
Kerusuhan di Cengkareng, puluhan rumah dan mobil dibakar (VIVAnews/Maryadie)

VIVAnews - Senggolan mobil pribadi dan taksi berujung bentrokan yang menewaskan satu orang di Cengkareng, Jakarta Barat. Bentrokan juga menghanguskan sekitar 35 lapak penjual kayu dan lima unit mobil juga ludes dibakar.

"Penyebab awalnya terjadi serempetan mobil Honda Jazz yang dikendarai korban dengan taksi," kata Kepala Polsek Cengkareng, Komisaris Polisi Ruslan saat dihubungi VIVAnews, Senin 31 Mei 2010.

Berikut kronologi kerusuhan menurut Kapolsek Cengkareng:

Sekitar pukul 17.00 WIB
- Terjadi serempetan dua mobil, yakni mobil Honda Jazz milik Ketua Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Endid Mawardi.

- Lokasi serempetan dua mobil itu berada di Duri Kosambi, Cengkareng. Terjadi percekcokan alias perang mulut antara pemilik Honda Jazz dengan pengemudi taksi.

Sekitar pukul 19.00 WIB
- Endid Mawardi kembali ke lokasi Duri Kosambi bersama 10 orang temannya. Terjadi bentrokan pertama yang menewaskan Endid Mawardi.

Sekitar pukul 21.30 WIB
- Massa kedua dari pendukung Endid datang ke Duri Kosambi dan mengamuk. Sebanyak 35 lapak penjual kayu ludes terbakar. Data kerusakan lain, lima unit mobil hangus.

Sekitar pukul 02.15 WIB
- Api sudah bisa dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian masih berjaga di lokasi kejadian. (mt)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
gates
02/06/2010
ah... semua jagoan pade mau menang mending kalo begitu tinju sekalian kasian crish john uda tua mana penggantinya,,,apa kedua kubu bentrok di ckr ya jadi penggantinya boleh juga tuhh....
Balas   • Laporkan
monroe
01/06/2010
coba diselesaikan dirumah makan padang atau warteg terdekat ..pasti tak ada korban yg jatuh...aduh lapeeer ..makan aaaah
Balas   • Laporkan
rony gsa
31/05/2010
Saat institusi negara mengalami ketidakpercayaan publik karenanya watak dan aksinya yang korup, maka terjadilah formasi identitas komunal. Celakanya primordialisme tersebut lebih sering dibawa pada pemahaman xenophobia yang chauvinistik bahkan fasistik. O
Balas   • Laporkan
mance
31/05/2010
Ini lah potret orang Indonesia, karena terlalu lama di jajah belanda yg seneng di adu Domba .. inget lagunya Bang Haji ...
Balas   • Laporkan
sukmo s
31/05/2010
kalo gak gini dunia gak ramai
Balas   • Laporkan
beta
31/05/2010
memang madura cenderung sok jagoan sich
Balas   • Laporkan
Kacong
31/05/2010
Andi,sku yg lu sbut justru sku yg ulet/mo bekerja keras,brg2 yg td nya tdk mnfaat jd brmanfaat.Skrg kl sku tsb tdk mo byr ke preman spt yg disebut btw dmai,lu anggap tdk sopan? Sk tsb punya hrg diri man..mangnya btw doang yg py prinsip lu jual gw beli?Mad
Balas   • Laporkan
betawi damai
31/05/2010
ntu organisasi-organisasi nyang pake name betawi tapi kelakuan rusuh kaya preman pasar,. dibubarin aje..malu-maluin betawi doang. polisi yang tegas dong,. forkabi ama fbr preman terorganisir,. mafia,.
Balas   • Laporkan
Andi
31/05/2010
Makanya kalo tinggal di suatu daerah hrs sopan, jgn sok jagoan. Fakta berbicara suku mad..a didareah lain jg begitu, sering dimusuhi coz mrk sendiri yg sok jagoan sering berbuat onar diwilayah org !!
Balas   • Laporkan
mafia
31/05/2010
ingat bung diatas langit pasti ada langit... jangan sombong....mentang mentang orang banten...jangan lah sombong, semua manusia dihadapan alloh swt itu sama....tdk ada yg paling sakti...semua manusia itu lemah....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com