METRO

Walikota, Forkabi dan Kelompok Madura Bertemu

Pertemuan melibatkan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) dan kelompok Madura.

ddd
Senin, 31 Mei 2010, 12:16 Ismoko Widjaya, Zaky Al-Yamani
Kerusuhan di Cengkareng, puluhan rumah dan mobil dibakar
Kerusuhan di Cengkareng, puluhan rumah dan mobil dibakar (VIVAnews/Maryadie)

VIVAnews - Pada tadi, Walikota Jakarta Barat Djoko Ramadhan dan Musyawarah Pimpinan Daerah menggelar pertemuan membahas bentrokan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Pertemuan melibatkan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) dan kelompok Madura.

"Baru selesai jam 11.30 WIB. Forkabi diwakili Haji Latief dan ada juga perwakilan kelompok Madura," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Forkabi, Zamakhsari saat dihubungi, Senin 31 Mei 2010.

Menurut dia, pertemuan pagi tadi itu digelar di Kantor Walikota Jakarta Barat. Dari hasil pertemuan disepakati bahwa kedua belah pihak harus menahan diri. Soal tahan diri ini, menurut dia, Forkabi telah menyiarkannya ke seluruh cabang ranting di seluruh Jakarta.

"Dalam pertemuan itu juga, kami sepakat  proses hukum akan tetap dilakukan karena ini merupakan tindak pidana," ujar Zamakhsari.

Menurut dia, rencananya korban tewas Endid Mawardi akan dimakamkan di TPU Gondrong Petir. Endid merupakan Ketua Forkabi Cabang Cipondoh, Tangerang.

Bentrokan yang berujung pembakaran itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Bentrokan yang menewaskan satu orang itu dipicu senggolan mobil korban dengan mobil truk milik warga setempat.

Akibat pembakaran itu, sebanyak 35 lapak penjual kayu bangunan milik warga Madura ludes dilalap api. Massa merusak dan membakar lapak-lapak di lokasi kejadian yang menewaskan Endid. (hs)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kentank anti SARA
01/06/2010
bubarkaN ORGANISASI YG mengandung unsur SARA....Berbahaya,kesenjangan sosial akan banyak terJadi...jangan sampai oRMAS merajalela dan menjadi momok bagi warga indonesia tercinta
Balas   • Laporkan
komeng
01/06/2010
bagai mana jadinya kalau di jakarta ada FORKABI,FORSUNDA,FORBATAK,FORKALIMANTAN,FORSULAWESI,FORAMBON,FORNTB,FORJAWA,bisa dibayangkan jika salah satu dari anggota ada persinggungan atau pertengkaran,pasti sudah dapat diperkirakan apa yang akan terjadi
Balas   • Laporkan
uwie
01/06/2010
Organisasi berbasis Etnis harus dibubarkan karena memecah semangat kebangsaan dan persatuan, Apalagi yg ditonjolkan sisi premanisme bukan karya nyata untuk bangsa dan negara
Balas   • Laporkan
masedyen
31/05/2010
seharusnya organisasi masa yg mengarah ke SARA an sebaiknya dibubarkan.... gak ada untungnya... bahkan membuat sempit wawasan berbangsa... bubar jalan...
Balas   • Laporkan
MAFIOSO
31/05/2010
Bubarkan semua ormas berdasarkan SARA karena berpotensi menjadi biang konflik di tingkat akar rumput. Jangan biarkan mereka berkembang menjadi organized crime.
Balas   • Laporkan
mafia
31/05/2010
menyedihkan emang....potret negri preman...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com