METRO

35% Pelajar Wanita Gemar Lihat Video Sex

Razia dinilai solusi yang tidak cerdas.

ddd
Kamis, 10 Juni 2010, 18:16 Eko Priliawito, Zaky Al-Yamani
 
   

VIVAnews - Rencana pemerintah melakukan razia terhadap telepon genggam pelajar untuk mencegah peredaran video berisi adegan percintaan orang yang mirip artis Ariel-Luna-Cut Tari, ditentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Razia adalah solusi yang tidak cerdas, karena anak adalah korban. Yang diperlukan adalah bimbingan dan bantuan untuk keluar dari kecanduan terhadap pornografi," ujar Ketua KPAI, Hadi Supeno di kantornya, Kamis 10 Juni 2010.

Menurutnya, solusi untuk kasus seperti ini haruslah proporsional, bukan diancam akan dihukum jika diketahui membawa video porno. Razia dibolehkan, tapi hanya sebatas mengumpulkan dan menghapus video porno tersebut. Kemudian memberikan pengetahuan tentang pornografi kepada pelajar.

Karena itu, KPAI menolak razia dan pemberian hukuman bagi anak-anak. "Karena yang salah orang dewasa, pelakunya serta media yang mengedarkan itu. Kok yang disalahkan anak," protes Hadi lagi.

Menurut penelitian yang dilakukan KPAI, dari seluruh pelajar yang doyan melihat materi pornografi, 65 persennya pelajar pria. Sementara untuk pelajar perempuan mencapai 35 persen.

KPAI meminta pihak selebritis untuk lebih bijak dalam bersikap. Karena fansnya anak berusia 18 tahun ke bawah yang masih mencari nilai-nilai.  Selain itu, KPAI juga menghimbau agar media massa tidak membesar-besarkan berita ini. Karena mereka harusnya menjadi kontrol sosial, tapi tidak perlu diulang-ulang ilustrasi gambarnya.

Harapan lain KPAI adalah kepada Depkominfo, agar memanfaatkan kewenangan yang dimilikinya  untuk  memblockir akses video sex itu.

Video mirip artis itu menyebar cepat dan dalam jumlah yang cukup banyak dan cepat. Karena materi pornografi lebih adiktif dari narkoba, sulit disembuhkan dan akan terus melekat bagi anak-anak.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com