Janggal, Penyidik Bersaksi di Kasus iPad
Bila ada kejanggalan dalam penyidikan, harusnya proses peradilan tidak dilanjutkan.
Randy dan Dian menjalani persidangan (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Banyak kejanggalan dalam proses persidangan kasus iPad dengan terdakwa Randy Lester Samu dan Dian Yudha Negara. Arbijoto, saksi ahli yang hadir dalam persidangan hari ini menganggap ada kewenangan jabatan atau abuse of power yang dilakukan polisi, karena penyidik merangkap menjadi saksi.
Menurut Arbijoto, bila ada kejanggalan dalam penyidikan, seharusya proses peradilan tidak dilanjutkan. Apalagi penyidik sudah merangkap saksi. "Asas legalitasnya tidak terpakai," jelasnya.
Sementara penasehat hukum terdakwa, Virza Roy Hizzai mengatakan, proses peradilan dalam kasus ini adalah sesat. Karena terdapat berbagai kejanggalan.
Kejanggalan pertama yaitu semua saksi dalam kasus ini adalah penyidik. Hampir seluruh saksi dalam persidangan itu adalah penyidik. "Mereka bertukar peran menjadi saksi,” jelasnya seusai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 19 Juli 2011.
Atas kejanggalan ini, penasehat hukum balik mempertanyakan kepada jaksa penuntut mengapa kasus ini tetap berjalan meski terdapat kejanggalan.
Kejanggalan yang lain yaitu keterangan saksi dengan BAP saling tidak berkesesuaian. Vicktor Dedy, salah satu anggota penasehat hukum terdakwa juga menyoroti keterangan saksi itu.
"Saksi Eben mengatakan ada penggeledahan sedangkan saksi Dimas membantah ada penggeledahan," paparnya.
Dalam fakta persidangan terungkap bahwa penggeledahan di Kantor PT. Aria Jaya Formasi, di Jalan KH. Mas Mansyur, Jakarta Pusat, polisi tidak membwa surat pengeledahan, yang ditunjukkan kepada Yudi, atasan terdakwa. Tapi polisi hanya membawa surat perintah penangkapan. "Dari keterangan Yudi, polisi hanya menunjukkan satu surat saja," jelasnya.
Penasehat hukum terdakwa menduga dakwaan jaksa berdasar pada dokumen palsu, yang di antaranya surat penggeledahan, dokumen BAP. Untuk itu, penasehat akan mempertanyakan permasalahan ini kepada hakim. (eh)
-
Belasan RS Mundur dari Program KJS Andalan Jokowi. Ada Apa?
-
Ternyata Madrid Sudah Siapkan Bus Parade Copa del Rey
-
10 Gol Tercipta di Laga Perpisahan Ferguson
-
Milan Lolos ke Liga Champions Secara Dramatis
-
Manchester City Perpanjang Daftar "Invasi" Klub Eropa ke Indonesia
-
Disambut Hangat Fans, Ini Reaksi Benitez
- Info Momentum
- Misteri Persamaan Kasus Pembunuhan Mary Ashford dan Barbara Forrest
- Corpse Candle, Menguak Misteri Lilin Kematian
- Misteri Dimensi Pararel di Segitiga Bennington
- Kebetulan yang Menakjubkan dalam Kematian
- 5 Pasangan Ayah dan Anak Menjadi Presiden
- Join [Game] Team A vs Team B
- FOTO Kegiatan Harian Pesumo di Jepang



