METRO

Manggarai Akan Jadi Stasiun Sentral

Stasiun Manggarai akan dibuat bertingkat dan dilengkapi dengan fasilitas belanja.

ddd
Selasa, 6 Desember 2011, 17:22 Eko Priliawito, Suryanta Bakti Susila
Uji Coba rute baru di Stasiun Manggarai
Uji Coba rute baru di Stasiun Manggarai (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Stasiun Manggarai akan dijadikan sebagai pusat stasiun untuk kereta jalur loop line Jabodetabek. Perluasan akan segera dilakukan sebelum dijadikan stasiun sentral rute kereta.

"Manggarai akan jadi pusat stasiun. Karena saya sudah buka jalur kereta ke Soekarno-Hatta, itu dari Manggarai juga," kata Menteri Perhubungan, EE Mangindaan, di Istana Negara, Selasa, 7 Desember 2011.

Stasiun akan dibuat bertingkat dan dilengkapi dengan fasilitas belanja, serta parkiran yang luas. Menurut dia, karena menjadi sentral, semua kereta harus masuk Stasiun Manggarai.

"Dia akan lebih luas karena jadi sentral. Orang mau ke mana saja lewat situ. Termasuk ke Bandara daripada macet yah lebih baik naik kereta nanti 20 menit sampai," ujarnya.

Mengenai kepastian pemugaran stasiun, Mangindaan memastikan akan dilaksanakan bersama dengan pembangunan rel kereta jalur bandara.

"Mestinya dari dulu. Mohon doanya harus jadi itu, kalau tidak makin lama makin macet jalanan." katanya.

Dalam kesempatan yang sama Mangindaan juga mengomentari masalah pemberlakuan jadwal baru kereta rel listrik. Menurutnya, perubahan jadwal harus dilihat sebagai bentuk untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Karena itu, Mangindaan meminta kepada masyarakat untuk memberikan kesepatan kepada PT KA. Peningkatan pelayanan juga akan dilakukan dengan mengganti semua gerbong kereta yang mogok dan yang sudah tua.

Pebaikan rute, dan penambahan kereta dilakukan untuk memperlancar kegiatan operasional kereta. Karenanya, setiap kritik yang membangun dari masyarakat akan selalu diterima.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
jumlah gerbong dan jadawal dulu dibenahi...
Balas   • Laporkan
agoesmoeljadi
07/12/2011
Pak Mangindaan intinya sistem apapun tetap saja syaratnya gerbong KA harus ditambah sesuai demand dan sarana harus selalu dipelihara dg baik agar tidak terjadi jalur tdk bisa dilewati KA. Beban pemeliharaan jangan dibebankan kpd PT KAI
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com