METRO

Siapa Sondang Hutagalung, Sang Pembakar Diri

Dia selama ini dikenal aktif di organisasi pergerakan mahasiswa.

ddd
Jum'at, 9 Desember 2011, 15:46 Desy Afrianti, Nur Eka Sukmawati
Sondang, Mahasiswa UBK yang diduga membakar diri di muka Istana Negara
Sondang, Mahasiswa UBK yang diduga membakar diri di muka Istana Negara (VIVAnews/Nur Eka)

VIVAnews - Pria yang nekat membakar diri di depan Istana Negara diketahui bernama Sondang Hutagalung, 22 tahun. Menurut Staf Divisi Advokasi Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Chrisbiantoro, Sondang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) angkatan 2007.

"Dia sedang menyusun skripsi," kata Chrisbiantoro, dalam keterangan pers di kantornya, Jumat 9 Desember 2011. 

Chrisbiantoro menjelaskan Sondang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Ayahnya seorang sopir taksi dan ibunya tidak bekerja. Dia tinggal bersama keluarganya di Pondok Ungu, Bekasi.

Sondang selama ini dikenal aktif di organisasi pergerakan mahasiswa. Dia menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi Himpunan Aksi Mahasiswa Marhaenis Untuk Rakyat Indonesia (Hammurabi).

"Dia juga termasuk aktivis "Sahabat Munir". Sondang sudah 1,5 tahun bergabung di komunitas ini," Chris menjelaskan.

Di mata teman-temannya, Sondang dikenal sebagai sosok aktivis yang kerap terlibat dalam berbagai upaya advokasi pelanggaran HAM. "Dia pribadi yang unik, selalu membuat suasana demonstrasi lebih hidup, dan cukup kreatif," Chris menambahkan.

Terakhir kali Kontras berinteraksi dengannya pada 7 September 2011 saat menggelar aksi mengenang almarhum Munir. Dia memerankan pembunuh Munir lewat aksi teaterikal. Setelah itu, dia pamit untuk menyelesaikan skripsi. "Sebulan sebelum kejadian, Sondang sempat menitipkan organisasi Hammurabi," ujar dia.

Sebelumnya, Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Pol. Angesta Romano Yoyol menjelaskan aksi bakar diri tidak terkait demontrasi yang saat itu berlangsung di muka Istana Negara pada Rabu kemarin. 

"Aksi demonstrasi berakhir pukul 16.00 WIB, sedangkan kejadian ini terjadi pukul 17.30 WIB. Aksi tidak ricuh. Jadi, tidak ada hubungannya dengan demonstrasi," kata Yoyol.

Akan tetapi, menurut keterangan seorang petugas polisi yang tengah berjaga di lokasi, saat itu Sondang datang ke lokasi kejadian dengan kondisi sudah basah kuyup diguyur bensin. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
hadirja
12/12/2011
Hanya orang bodoh yg membakar diri nya hidup ... seperti "sondang" dia kan cukup berdemon ngpain harus membakar diri? brti dia sama saja bunuh diri dong.. ! lagian pemerintah kerja nya bukan cuma 1,bnyak permasalahan yg belum tuntas di tuntas kan ,,, peme
Balas   • Laporkan
drabadai | 14/12/2011 | Laporkan
Itu ungkapan keputus asa an anak bangsa yg sudah tidak sanggup melihat penguasa negeri ini yg sudah tuli dan buta dengan rakyat nya
hey ayolah .. kalian baru baca singkat liat breakig news aja udah ngehakimin ... yg pasti dia gak mungkin blagak konyol dgn nbakar diri gitu ...
Balas   • Laporkan
shinningrayz
09/12/2011
.....naif......, kalo sampe lo mati maka dosa loe gak akan terampuni karena bunuh diri....kalo loe bisa bertahan hidup dan sembuh maka cacat permanen.....sementara yg loe lakuin gak akan bisa mengubah keadaan dengan instan.....,berjuanglah dengan elegan..
Balas   • Laporkan
hadirja | 12/12/2011 | Laporkan
yoi,mas .. itu hanya mendirtakan diri sendiri ..gara2 hal yg tidak bijaksana
sajati
09/12/2011
efek dari semua ini yang dirugikan tiada lain keluarga, semoga apa yang dilukakan bung, merubah sesuatu agar keluarga tak semakin meratapi kesedihannya. hampir kehilangan anak tumpuan masa depan. kuliah mahal bung. ingat keluarga
Balas   • Laporkan
ajirinna
09/12/2011
Syg skali saat skripsi hrs rela bakar diri hny krn gk puas dgn presiden atw yg lainny. Padahal klo kuliah diselesaikan n dapet gelar, nanti coba nyalonin diri aja jd presiden atau jd pejabat buat urus negara klo emg mrasa bisa. ngapain jg harus bakar diri
Balas   • Laporkan
adriancestaro | 10/12/2011 | Laporkan
bener banget tuh gan!!
candrapacitano
09/12/2011
moga cepet sembuh
Balas   • Laporkan
cikiput
09/12/2011
mungkin gak sih dia diculik, disiram bensin suruh lari dia dibakar, kan gak ada yg liat dia dateng dr mana, maklum kan jd aktivis tau sendiri resikonya ya nyawa, berapa coba aktivis yg udah mati gak jelas siapa yg bunuh??? udah banyak kan
Balas   • Laporkan
satriabrain | 09/12/2011 | Laporkan
dah ada rekaman CCTVnya, dia datang sendirian dan botol bekas bensin ditasnya...masak nyulik dibawa didepan istana...!!??!!
anomali5051 | 09/12/2011 | Laporkan
masuk akal jg,,,,,
don.hegel
09/12/2011
apakah ini bisa disebut pengorbanan? zihad? or something? semoga anda bjsa sembuh kembali
Balas   • Laporkan
hus4inie
09/12/2011
wah wah wah...... tangisan duka dari keluarga bukan dari seperjuangan karena salah arah dan tujuan
Balas   • Laporkan
wah wah cara mu slaah lae.....yang ada anda membawa tangisan dari keluarga...seolah olah anda tidak beragama
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com