METRO

Wanita Atur Strategi Perampokan Minimarket

Dia turun dari mobil dan masuk ke dalam minimarket yang dituju. Lalu berlagak membeli.
Kamis, 19 Januari 2012
Oleh : Desy Afrianti, Siti Ruqoyah
Supermarket Alfamart beroperasi 24 jam

VIVAnews - Polisi telah mengamankan empat tersangka perampokan minimarket yang sering beropersi di wilayah Jakarta. Saat ini penyidik masih mendalami keterangan para pelaku.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar, Rikwanto mengatakan pihaknya juga masih mendalami adanya kelompok lain yang diduga masih berhubungan dengan tersangka yang sudah diamankan.

Salah satu pelaku,  I,  juga masih diburu. Diduga dia masih berada di wilayah DKI Jakarta.

"Tanda-tanda  masih ada kelompok lain yang sasarannya minimarket, kami masih mengkaji apakah ada hubungannya atau tidak," ujar Rikwanto di Jakarta, Kamis 19 Januari 2012.

Menurutnya, kunci dari setiap tindakan kriminalitas yakni tidak ada kejahatan yang sempurnya. Pelaku pasti meninggalkan barang bukti yang bisa melacak gerak-gerik mereka.

Selain itu, kata dia, polisi tetap mengimbau agar para pengusaha minimarket melengkapi dengan CCTV dan juga petugas keamanan. "Itu penting, karena masih banyak pelaku lain yang belum ditangkap," katanya.

Polres Metro Jakarta Pusat membekuk empat pelaku perampokan minimarket yang belakangan terjadi hampir di seluruh wilayah Jakarta. Mereka ditangkap pada 16 Januari dan 17 Januari 2012.

Berdasarkan keterangan sementara, pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak 9 kali sejak November 2011.

Mereka ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda yakni Kampung Ambon, kampung Bali, dan Taman Sari.

"Motifnya hanya kekurangan uang karena ada yang habis liburan. Mereka melakukan secara spontanitas dan tidak menuju kepada minimarket di tempat tertentu yang pasti tempat tersebut sepi," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol.

Dijelaskan Yoyol, sebelum beraksi, para tersangka melakukan survei di mana saja lokasi yang sepi dan kebanyakan minimarket 24 jam.

Awalnya ketika dilihat sudah sepi, seorang tersangka MA alias L yang merupakan seorang wanita itu turun dari mobil dan masuk ke dalam minimarket yang dituju. Dia berlagak ingin membeli barang.

Saat sudah sepi dan kasir hanya satu orang, teman tersangka L langsung masuk dan menodongkan pistol ke kasir dan mengambil uang yang ada di meja kasir.

"Kalau cewek yang masuk pasti kan gak curiga, mereka menggunakan senjata FN Pemiliknya P dan R dan dibeli dari temannya," kata Yoyol.

Dia mengatakan, para tersangka biasanya menggunakan masker saat melakukan aksinya. Peran mereka, kata dia, berbeda-beda tergantung situasi. Terkadang melakukan aksinya sendiri ataupun kelompok.

Para tersangka, kata Yoyol, berumur 21 hingga 23 tahun. Profesinya beragam, ada pengangguran, koordinator event organizer. Bahkan ada yang menjadi tukang penimbang narkoba yang ada di Kampung Ambon.

"Mereka biasanya mengincar Circle K yang tidak memiliki CCTV. Untuk jumlah kerugian atas perampokan tersebut mencapai Rp30 juta, dan yang berhasil disita hanya Rp16 juta," jelas Yoyol.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan paasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Sembilan lokasi yang menjadi sasaran itu yakni sebagai berikut:

1. Alfa Express Jalan Bendungan Jago, Kelurahan Utan Panjang,
Kemayoran, Jakarta Pusat pada tanggal 20 Desember 2011. Pelaku yakni Pasha dan Rio. Sebanyak Rp 1.215.000,- berhasil dirampas pelaku.

2. Circle K, Jalan Kebon Kacang IX RT 03/05, Kelurahan Kebon Kacang,
Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada tanggal 13 Januari 2011. Pelaku seorang diri yakni Pasha. Kerugian ditaksir mencapai Rp1.348.800,-.

3. Indomaret Jalan Paseban Raya Nomor 65 RT 02/07, Kelurahan Paseban,
Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada tanggal 14 Januari 2011. Pelaku yakni Pasha dan Tato. Kerugian yakni Rp 800.000,-.

4. Circle K Jalan Rawamangun, RT 08/02, Kelurahan Rawasari, Kecamatan
Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada tanggal 4 Januari 2012. Pelaku yakni Pasha, Tato, dan Lili. Kerugian sampai Rp 3 juta.


5. Circle K Jalan Wahid Hasyim Nomor 56, Menteng, Jakarta Pusat pada tanggal 5 Januari 2012. Pelaku yakni Pasha. Kerugian mencapai Rp 7
juta.

6. Circle K Petamburan, Jakarta Barat. Pelaku yakni Pasha. Kerugian
sekitar Rp 750.000,-.

7. Circle K Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pelaku yakni Pasha dan Rio.
Kerugian yaitu Rp 300.000,-.

8. Circle K Kemang Selatan, Jakarta Selatan. Pelaku yaitu Rio.
Kerugian mencapai Rp 1 juta.

9. Circle K Kayu Jati, Kampung Ambon, Jakarta Timur. Pelaku yakni
Pasha dan Rio. Kerugian yakni Rp 300.000.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found