METRO

Pengemudi 'Xenia Maut' Positif Pakai Sabu

"Tersangka awalnya mengaku menggunakan ekstasi."

ddd
Senin, 23 Januari 2012, 08:27 Pipiet Tri Noorastuti, Beno Junianto
Xenia maut yang menewaskan sembilan orang
Xenia maut yang menewaskan sembilan orang (VIVAnews/Dwifantya Aquina)

VIVAnews - Pengemudi Daihatsu Xenia B 2479 XI, Afriyani Susanti, yang menjadi tersangka kecelakaan maut di Tugu Tani, terbukti mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu. Ini terbukti melalui pemeriksaan urin yang dilakukan kepolisian di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Tersangka awalnya mengaku menggunakan ekstasi, tapi kemudian kami melakukan tes lagi. Hasilnya ada kandungan amfetamin yang biasa di dalam sabu-sabu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, Senin, 23 Januari 2012.

Kepolisian akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan itu ke Direktorat Narkoba Pola Metro Jaya. Temuan ini akan dikembangkan.

Efek narkotika itulah yang diduga membuat tersangka kehilangan konsentrasi saat mengemudikan mobilnya. "Tersangka sempat mengaku kehilangan kesadaran beberapa detik, sampai akhirnya tubrukan itu terjadi," ujar Rikwanto.

Pemeriksaan urin dilakukan setelah kepolisian melihat kejanggalan dari penyelidikan di lapangan. "Hasil olah TKP menunjukkan tidak ada bekas pengereman. Mobil berhenti karena menabrak beton di trotoar."

Rikwanto mengatakan pengemudi terancam hukuman berlapis. Selain pemakaian narkotika, pengemudi juga terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum dan menghilangkan nyawa orang lain. Sebanyak sembilang orang meninggal dalam kecelakaan itu. Empat lainnya masih menjalani perawatan di  rumah sakit.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
sentrawisataindonesia
23/01/2012
mang dasar ga punya otak ni orang .... tweeps rame2 hujat @siNengAfriani (accoutn BEDAK MAUT pengemudi Xenia maut) di twitter
Balas   • Laporkan
renstransizters
23/01/2012
di hukum seberat-beratnya tu cewek!!!! hukum mati aja sekalian trus mayatnya diemin aja!!! dasar cewek setan!!
Balas   • Laporkan
wintana
23/01/2012
Nyawa 9 dan yg lain pada luka2, pembunuhnya cuma di ancam MAKSIMAL 6 tahun? Denda 12 jt????? HAH???? Murah baget nyawa di indonesia.. Alfatichah for arwah korban,,semoga di ampuni dan diterima disisi Alloh SWT.
Balas   • Laporkan
daddie42.bhendus | 23/01/2012 | Laporkan
gk usah mnta tlong sama polisi...percuma.... gk ada gunanya...!!!
renstransizters | 23/01/2012 | Laporkan
hukum mati yg pantes buat dia trus mayatnya gak usah di kubur!! diemin aja!!! pak polisi,kasian tuh kluarga korban pak!!!!
201010
23/01/2012
hutang nyawa bayar nyawa biar dya tau gmna rasa'y ktika merasa sekarat melepaskan nyawa
Balas   • Laporkan
wintana | 23/01/2012 | Laporkan
Setuju. setuju.
wahyu.baroe
23/01/2012
waduh.... sabuu ?????
Balas   • Laporkan
ibamcandra
23/01/2012
Dasar gelo siah maneh gendut, lamun arek make narkoba geus teu kudu hayang momobilan. Cicing weh ngagoler kos jelema gelo! Coba ayena arek kumaha maneh hah gendut?
Balas   • Laporkan
201010 | 23/01/2012 | Laporkan
ges uae ngke wang kurbanken ka maung
sintingdunia
23/01/2012
Saya dengar pelaku anak salahseorang yang punya pengaruh di kawasan Jakut. Hukumannya mungkin dikasih berat. Namun dalam proses menjalani hukuman, potensi dapat 'diskon'terbuka lebar. Pasalnya, di Negara Indosuram: duit masih punya kuasa cing!.
Balas   • Laporkan
malca
23/01/2012
mari berpikir positip semuanya,biarlah polisi menyelesaikan tugasnya,dan kita semua mendoakan yg telah pulang kerahmattuloh semoga arwahnya diterima disisiNya.Amin
Balas   • Laporkan
wintana | 23/01/2012 | Laporkan
ini malca pantas jadi PENASIHAT SPIRITUAL,. Tapi jika Anda yg jadi suami atau istri korban, ???
diri
23/01/2012
bakalan busuk dipenjara tu sopir, siap in uang yg banyak, biar nggak terlalu busuk!!!!???
Balas   • Laporkan
mas_pank | 24/01/2012 | Laporkan
ngga bakal busuk, orang dipenjara bareng sumanto n jagal jombang.
udinlepes | 23/01/2012 | Laporkan
siapin uang dua karung ya ndut???....
ongkyslow
23/01/2012
kualat tuh gendut,.,.,.mampus mudah2an di gantung trus ampe neraka di rajam,.,..,,.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru