METRO

Kasus Xenia Maut

Keluarga Afriyani Diteror Ancaman Pembunuhan

Keluarga meminta agar penyelesaian kasus ini diserahkan kepada penegak hukum.

ddd
Kamis, 26 Januari 2012, 22:01 Eko Priliawito, Siti Ruqoyah
Afriyani Susanti
Afriyani Susanti (tvOne)

VIVAnews - Kecaman dan ancaman dialami keluarga Afriyani Susanti, setelah kecelakaan maut di Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat, yang menyebabkan sembilan pejalan kaki meninggal dunia. Akun Facebook gerakan hukuman mati, pesan pendek, dan telepon yang berisi berbagai ancaman membuat keluarga khawatir.

Menurut kuasa hukum Afriyani, Efrizal, ancaman datang sebelum keluarga Afriyani membuka diri untuk menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban atas kejadian itu. 

"Iya, keluarga mengaku seperti itu, bahkan ibu Afriyani setiap hari pingsan karena kaget dengan kondisi ini. Ancamannya hingga mau dibunuh," kata Efrizal, Kamis 26 Januari 2012.

Terkait dengan banyaknya ancaman itu, Efrizal membantah bila rumah keluarga Afriyani sengaja dijaga orang-orang berbadan tegap. Padahal sejak keluarga tinggal di rumah familinya, rumah hanya dijaga tetangga.

"Nggak ada yang jaga seperti dimaksud, hanya saja karena rumah itu kosong karena keluarga mengungsi karena ketakutan diancam jadi dijaga tetangga sekitar, itu saja," kata Efrizal.

Karena itu, kuasa hukum berharap kepada pihak yang tidak berkepentingan agar tidak ikut campur dalam penyelesaian kasus ini. Efrizal meminta agar seluruh kasus ini diserahkan kepada penegak hukum.

Saat ini, Afriyani dan keluarga berharap seluruh korban dan keluarganya mau memaafkannya. Bahkan bila ada kesempatan, Ia akan datang langsung dan bertemu dengan korban dan keluarganya.

"Tapi kondisinya sekarang bagaimana, yang bersangkutan sedang dalam tahanan, tetapi niat untuk meminta maaf dan akan menanggung semua perbuatannya akan dilakukan Afriyani," katanya.

Afriyani Susanti yang menabrak pejalan kaki dan menewaskan sembilan orang pada Minggu 22 Januari 2012, menjelaskan bahwa kejadian ini di luar kemampuannya dan takdir yang harus dijalani sebagai makhluk Tuhan.

Hingga saat ini polisi masih membatasi kunjungan para menjenguk Afriyani. Bahkan, pihak keluarganya belum dibolehkan menemui wanita berumur 29 tahun itu. Sejauh ini, petugas terus menggelar pemeriksaan maraton terhadap Afriyani dan ketiga temannya, petugas keamanan, polisi, dan korban yang ada di lokasi kejadian.

Afriyani sudah ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kecelakaan maut ini. Dia dinyatakan terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum, dan menghilangkan nyawa manusia.

Hj. Yurnely (51), ibunda Afriyani, sudah meminta maaf kepada keluarga korban. Selain itu, keluarga Afriyani juga berjanji akan memberi dana santunan kepada keluarga korban.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
277277
31/01/2012
hhmmmm.............sudahlahh..keluarganya itu ndag tau aph-aph. aplgi ibunya... aku ndag tega td liat ibunya d tvone:(..inget ibu kita ajahh....past ga da yg sling mnghujat..positif thinking...d dunia ni tu ga da yg mau kena musibah dadakan aplg berat?
Balas   • Laporkan
shadowless
30/01/2012
memberi santunan...??? 1 nyawa di hargai berapa ya.. padahal 9 itu...
Balas   • Laporkan
bapuker
30/01/2012
Hummmff (hirup udara segar) bahagianya kembali ke forum2 indonesia... dimana para TROLL hidup bebas dan makmur di habitatnya... akwkakkwakwkakw
Balas   • Laporkan
ivoel
29/01/2012
kapan yach dia keluar dan bebas dari penjara...gw sech berharap biar dia cepat cepat bebas,gw pengen ketemu dirumahnya..lalu gw tebas batang lehernya..biar MAMPUS... kabulkan keinginan ku ini tuhan.....
Balas   • Laporkan
mahadewa
29/01/2012
SESAMA MUSLIM SEHARUSNYA BISA MEMAAFKAN DAN BELAJAR DARI KESALAHAN INI,BUKANNYA MEMBUAT KASUS BARU DENGAN PERENCANAAN PEMBUNUHAN..BUKAN ITU AJARAN ISLAM
Balas   • Laporkan
180109
29/01/2012
insya ALLAH dg memaafkan,saudara2 kita yg wafat akan dipermudah jalannya menuju surga... untuk urusan dunia,serahkan kpd yg berwajib.. Innallahaa ma'assobiriin. (ALLAH bersama orang2 yg sabar)
Balas   • Laporkan
lukmawansyah
27/01/2012
Hey Pengacara Afriyani..! Aku bertanya pada mu.! 1. Bagaimana kalau salah satu korban itu keluarga mu.? 2. Hukuman bgi org yg membunuh krn teler,pemakai narkoba,tidak punya SIM dan STNK, apa? #Alangkah besar dosamu membela yg sudah jelas2 membunuh#
Balas   • Laporkan
plekedik | 28/01/2012 | Laporkan
Pengacara itu tidak dapat diidentikkan dengan kliennya... Pengacara itu membela hak-hak hukumnya dan sama sekali tidak menihilkan perbuatan kliennya... demikian, semoga Anda bisa berpikir lebih jernih...
deddy.djohan | 27/01/2012 | Laporkan
berpikirlah yg relistis jangan mengandai andai. saya rasa andapun tdk bersedia diandaikan berada pd posisi yg spti anda maksudkan. jadi berpikirlah yg ada dan proporsional
alterakunsinyo
27/01/2012
HATI2 LHO.. SALAH SATU KORBAN BAPAKNYA PREMAN
Balas   • Laporkan
haji.martole | 27/01/2012 | Laporkan
menurut abah yg bapaknya preman tapi ko lebaaay sih....
drg.poekimak
27/01/2012
cobalah kita sesama mahkluk saling memaafkan,kecelakaan ini sudah berlalu kenapa slalu dibesar2kan...
Balas   • Laporkan
nia.afghan
27/01/2012
dasar, kelakuan jelek, d wawancara malahan sok smsan n TLP an, ngga ada raut bersalah, malahan marah-marah...., kalo aku d situ, tak tampar biar sadar.......
Balas   • Laporkan
metalizer | 28/01/2012 | Laporkan
poekimak ini kykx lg cari musuh ya
ikhal2012 | 27/01/2012 | Laporkan
Anak gaul macam apa? dih amit amit deh muka kaya kue bapaw temennxe kue surabi ga bermoral lagi dibilang anak gaul.. saraf kali si drg.poekimak.
drg.poekimak | 27/01/2012 | Laporkan
namanya juga anak gaul gan jgn bedakan dong dengan anda yg tampang romusha...xixixixi


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru