METRO

Bentrok Rawabambu, Polisi Periksa 4 Saksi

"Dua warga Kalibaru, dua lagi dari kelompok Ambon," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya.

ddd
Rabu, 21 Maret 2012, 10:47 Anggi Kusumadewi, Syahrul Ansyari
Polisi mengamankan lokasi bentrok.
Polisi mengamankan lokasi bentrok. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, menyatakan, telah memeriksa empat saksi terkait bentrok antarkelompok masyarakat di Kampung Rawabambu, Kalibaru, Bekasi, semalam, yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.

“Dua saksi dari warga sekitar, dua lagi dari kelompok Ambon. Jadi empat,” kata Rikwanto saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 21 Maret 2012. Menurutnya, polisi belum memastikan apakah keempat saksi tersebut dapat ditingkatkan statusnya sebagai tersangka.

Saat ini keempat saksi tengah diperiksa intensif di Polres Metro Bekasi. “Tersangka masih kami dalami. Dari hasil mediasi, kedua pihak bersepakat tidak akan ada lagi serang-menyerang. Mereka juga menyetujui yang terlibat masalah hukum akan diserahkan ke polisi,” ujarnya.

Rikwanto memastikan kondisi di Kalibaru saat ini kondusif. Namun untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, polisi terus bersiaga di sekitar lokasi bentrok. “Ada 300 personel dari Polres Bekasi dibantu 2 SSK personel Brimob Polda Metro Jaya. Jangan sampai ada provokasi dan serang-menyerang,” kata dia.

Dua korban meninggal dunia dalam bentrok Kalibaru justru tidak terlibat dalam bentrokan tersebut. Satu orang tewas adalah pengendara motor yang tengah melintas, dan seorang lainnya merupakan pengendara mobil yang juga kebetulan melintas di kawasan tersebut.

Keduanya menjadi korban karena berkulit gelap, sehingga warga mengira mereka adalah bagian dari kelompok John Kei.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
neodoragon
25/03/2012
videonya ada disini watch?v=5wA8LeB6_UU&feature=related silahkan anda lihat perbuatan binatang2 ini yg berbuat sesuka hati mereka, sambil membakar seorang bapak yg sudah terluka sambil berteriak2 nama allah.. naudzubillah himinzal
Balas   • Laporkan
kasiaaan gak kalian dengan orang yg tidak bersalah yg ikut meninggal???? mereka bukan binatang... sama2 orang Indonesia... koq nyawa murah bgt... sudah sama aja masyarakat situ dgn preman... sama kejamnyaa..
Balas   • Laporkan
wayan_bluess
21/03/2012
Yah lagi2 orang kulit hitam dari timor bkin onar,,,,,kalau begini yang dirugikan juga orang2 yang berkulit hitam yang niatnya baik mau cari kerja di Jakarta, jd susah karena ulah preman2 Jhon Kei...POLISI udh jgn BEKINGIN tuh preman,,masih kurang gaji ent
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com