Mendagri: Foke Cagub, PNS DKI Harus Netral
Gamawan juga tidak mempermasalahkan status Alex dan Jokowi sebagai kepala daerah aktif.
Foke-Nachrowi, salah satu pasangan calon mendaftar ke KPUD DKI Jakarta (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, berharap Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta netral dalam proses pemilihan gubernur Juli 2012. PNS DKI, tidak boleh dimobilisasi untuk mendukung salah satu kandidat calon.
"Karena incumbent ikut di dalamnya, jangan ada PNS yang diminta untuk mendukung salah satu pihak dan tidak netral. Jangan ada usaha untuk mengarahkan PNS," ujar Gamawan di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa 27 Maret 2012.
Dia mengimbau para PNS DKI Jakarta menghindari kegiatan politik praktis. "Hendaknya PNS juga patuh terhadap peraturan yang ada. PNS harus netral dan tidak boleh terlibat politik praktis," kata dia.
Gamawan sendiri memperkirakan pilkada DKI Jakarta tahun ini akan berlangsung seru. Karena, menurutnya, konfigurasi para kandidat pesertanya sangat menarik.
"Ada dari independen, parpol, dan incumbent. Katakanlah incumbent itu didukung oleh Partai Demokrat. Ada Golkar dengan Alex, ada PDIP yang menawarkan figur yang populer. Ini menarik dan demokrasi kita makin cantik," ujar dia.
Terkait status dua calon gubernur yang masih berstatus Alex Noerdin dan Joko Widodo yang masih berstatus sebagai kepala daerah aktif di wilayah lain, Gamawan tidak mempersoalkannya. "Itu tidak apa-apa, karena undang-undang tidak melarang," ujar dia.
"Dulu ada UU No 12 tahun 2007 yang menyatakan bupati, walikota, gubernur yang pindah ke daerah lain atau promosi harus berhenti, tapi sekarang itu sudah dicabut. Karena itu sah saja Jokowi dan Alex Noerdin ikut berpartisipasi. Tanggung jawab sosial biar masyarakat saja yang menilai."
Saat ini, ada enam pasang calon yang mendaftar ke KPUD DKI Jakarta. Mereka adalah pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Alex Noerdin-Nono Sampono, Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama, dan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini.
Dua pasang lainnya maju melalui jalur independen. Mereka adalah pasangan Hendardji Supandji-Ahmad Riza dan Faisal Basri-Biem Benyamin. Namun, keduanya masih diharuskan menambah dukungan sebagai syarat maju dalam pilkada nanti. (sj)
-
Ashley Cole & Anton Ferdinand Nyaris Adu Jotos di Los Angeles
-
Menghebohkan, Remaja Ini Berenang Bersama Hiu 9 Meter
-
Kota Hilang Seperti "Atlantis" Ditemukan di Kamboja
-
Video Biksu Naik Jet Pribadi Hebohkan Thailand
-
Sewa PSK, Bintang Bayern Munich Terancam 3 Tahun Penjara
-
Kekasih Ronaldo Ketakutan Dikuntit Pria Misterius
- Info Momentum
- Para Pemimpin Dunia Disusupi Alien?
- Kisah Kim Ung Yong, Manusia Super Jenius
- Ilmuwan: Ada Puluhan Miliar Planet Mirip Bumi di Jagat Raya
- Jaman Dulu Nenek Moyang Bangsa Indonesia Menguasai 2/3 Bumi
- Tragedi Pembantaian Massal 'Kali Angke'
- Idol Rock, Batu Seberat 200 Ton yang Seimbang
- Foto: F(X) Girl Band Asal Korea Selatan 5 Bidadari Cantik



