METRO

Polisi: Pelecehan Seks Artis JM Ganjil

Dia mengaku mau dibawa ke penginapan karena terlanjur merasa cocok dengan sang sopir.

ddd
Kamis, 5 April 2012, 08:31 Desy Afrianti, Siti Ruqoyah
JM saat diperiksa di Polres Jakarta Timur
JM saat diperiksa di Polres Jakarta Timur  

VIVAnews - Polisi telah memeriksa JM, artis film televisi (FTV) yang mengaku telah dilecehkan secara seksual oleh sopir taksi Blue Bird. Dalam pemeriksaan tersebut, JM menceritakan kronologis dari awal dia naik taksi hingga terjadinya pelecehan itu.

Menurut Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Endang, dari keterangan yang disampaikan, pihaknya menemukan keganjilan dalam kasus ini.

JM bercerita jika usai pulang dari gereja di dekat kawasan Taman Mini, Pondok Gede, dia akan menuju ke rumah teman prianya di kawasan Semper, Jakarta Utara pada Minggu 1 April 2012 pukul 20.00 WIB. JM akhirnya menumpang taksi.

"Ketika naik taksi, dia bilang mau ke tempat temannya untuk antar kado. Tetapi saat sampai di tujuan sang sopir malah merayu sehingga JM mengurungkan niatnya untuk turun," ujar Endang, Kamis 5 April 2012.

Di hadapan penyidik, JM mengaku menemukan kecocokan dengan sang sopir. Saat itu, sopir taksi berinisial RM mengutarakan jika dirinya bisa membaca aura.

RM mengatakan jika aura JM Sedang tidak baik sehingga perlu diobati supaya kehidupan dan rezekinya lancar. JM kemudian diminta untuk membeli air mineral dalam kemasan gelas. Air tersebut diteteskan ke telapak tangan, RM lalu membaca garis tangan.

"Di situ sopir bilang perlu dilakukan pengobatan di penginapan tapi yang bayar si pelapor dan disanggupi. Keduanya pun langsung mencari-cari penginapan murah di sekitar Condet, Jakarta Timur," kata Endang.

Karena tidak ada penginapan yang sesuai dengan kemampuan kantong JM, RM menawarkan kontrakan adiknya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Di tempat tersebut, RM mulai menggerayangi tubuh JM.

RM sempat akan memegang kelamin JM, namun karena wanita itu sedang haid niatnya urung dilakukan. Mereka tidak sampai melakukan hubungan dan masih pakai baju lengkap.

Menjelang subuh ia minta diantar ke rumahnya. JM tiba di rumah pukul 06.00 WIB. Dari kronologi yang diceritakan JM, polisi menaruh curiga. Sebab hipnotis yang disebut-sebut itu sebenarnya tidak ada.

JM, kata Endang bisa dengan sangat baik menceritakan waktu demi waktu dan tindakan demi tindakan. Tidak ada yang lupa satu pun. Selain itu, JM juga mengaku mau secara sadar dibawa ke penginapan karena terlanjur merasa cocok dengan sang sopir.

"Dia bilang sopirnya baik banget, dan bisa bantu perbaiki aura. Pelapor percaya saja, dan dia secara sadar mengaku sukarela mau dibawa ke penginapan dan kontrakan," ujarnya.

Polisi telah membaca hasil visum JM. Tetapi hasil itu tidak menyebutkan adanya tanda-tanda kekerasan yang menunjukkan jika perbuatan itu dipaksa sang sopir.

"Kami bukannya tidak sensitif pada perempuan. Tapi ini fakta, saya tidak mengada-ada, dari korbannya sendiri juga yang mengaku dia mau dibawa untuk dipijit-piji sopir. Di hukum, tidak ada yang namanya hipnotis," jelas Endang. (adi)

Baca juga

Tak Mungkin Artis JM Menyukai Pria Tua

Kacamata Ini Bisa Berfungsi Seperti Telepon, Bisa Kirim SMS

Dilaporkan ke KPI, Ini Tanggapan Ahmad Dhani

VIDEO: Nonton Mobil Ini Bisa Terbang

Wajah Gadis Cantik Ini Benar-benar Mirip Boneka

Trend Merebut Telur dengan Air Kencing, Tingkatkan Stamina?

Ini wanita-wanita Cantik Penentu Fashion di Dunia

Mengapa Orang-orang yang Makan Cokelat Cenderung Ramping

 

 

 

 

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
xnuxer
06/04/2012
Nih yang Bego Polisinya apa JM yaak !! Hhahah... si sopir Taksi juga yaelah laganyaa, sampe ngaku2 bisa memperbaiki Aura lah, boro2 orng laen, dirinya aja dulu lah, Hhahah sotoy. JM .. JM, haddeh x_x
Balas   • Laporkan
siogana
05/04/2012
pak polisi itu namanya ilmu pelet/pengasihan atau apalah, si sopir taksi itu pny pegangan ilmu pelet yg bs di-spell kapan aja baik laki maupun perempuan. cm kali ini dia gunakan utk tujuan buruk. orang berakal sehat gak mgkin semudah itu terkesima...
Balas   • Laporkan
owh iya satu lagi klo memang hipnotis, gendam dan semacam nya itu tak ada hukum ny pasti semua penjahat belajar ilmu" seperti itu. cos barang yang di berikan gak secara pakasa ato mengendap". ini masuk hukum penipuan.
Balas   • Laporkan
jaman skrg mikirin polisi masalkah nya sekarng ini orang yang jujur diangap salah. yang paling penting klo ada pelapor yg gak mau keluar uang administrasi sama thu polisi di urung kan saja lah niat untuk melaporkan.
Balas   • Laporkan
wanto11
05/04/2012
Ini mah polisinya juga kena pengaruh dari taksi, jangan2 polisinya di hipnotis juga atau di hipnotis pake duit, kok sampai keluar kalimat gitu dari polisi. POLISINYA JUGA HARUS DI SELIDIKI.
Balas   • Laporkan
ongennunuhitu
05/04/2012
dipastikan dulu, jgn langsung bilang ganjil. kalo soal hipnotis memang nggak diakui hukum tp nyatanya banyak kasus hipnotis. ingat, polisi utk lindungi masyarakat, kalo bicaranya soal hukum... pengacara juga bisa
Balas   • Laporkan
tanpabeban
05/04/2012
Ini jelas kasus penipuan lah. Pura2 bisa benerin aura gadis. Untung lagi haid. Kalo enggak? Mikir lah, kalo bisa ngobatin aura dan rejeki lancar, dia pasti udah jadi milyuner bukan jadi sopir!!!
Balas   • Laporkan
dbrs
05/04/2012
mau ah ngelamar jadi supir taksi Blue Bird, siapa tau ada penumpang kayak JM lagi....sipp
Balas   • Laporkan
werewolf
05/04/2012
ZZzz... antara kasihan. HELLO.. ini jakarta neng. ente bisa2nya percaya sama hal2 kek gitu. supir taksi lagi yg bilang. mau dibawa ke hotel pula.
Balas   • Laporkan
roedymoe
05/04/2012
weleh...weleh...weleh
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru