METRO

Foke: Tak Semua Geng Motor Liar

"Padahal banyak kontrubusi klub motor selama ini seperti menjaga ketertiban lalu lintas."

ddd
Minggu, 15 April 2012, 18:53 Elin Yunita Kristanti, Luqman Rimadi
Fauzi Bowo
Fauzi Bowo (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews -- Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan tidak semua geng motor yang ada di Jakarta itu liar. Justru banyak geng motor yang membantu tugas kepolisian dalam menjaga ketertiban lalu lintas.

"Tidak semuanya liar. Ini karena ada oknum-oknum tertentu, dalam komunitas geng motor, ini yang rusak citra komunitas motor," ujar Fauzi Bowo di Parkir Timur Senayan, 15 April 2012.

Ia mengatakan, karena kelakuan beberapa oknum komunitas geng motor tersebut, banyak yang merasa dirugikan, termasuk geng motor yang menurutnya berkelakuan baik.

"Banyak masukan dari masyarakat juga dari kelompok- kelompok motor, mereka prihatin, karena ini seakan- akan rusak citra mereka," kata Foke. "Padahal banyak kontrubusi klub motor selama ini seperti menjaga ketertiban lalu lintas dan menyosialisasikan cara berkendara yang aman."

Karena itu, ia mengatakan, ke depan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dari tingkatan Polda sampai Polres untuk menindak siapa saja anggota geng motor yang terlibat aksi kekerasan.

"Komitmen Kami dengan Pangdam, Pang Armabar, Korps AU, kami sepakat, tindak kriminal siapapun, harus kena sanksi secara tegas, ini akan dimulai mulai hari ini," katanya.

Menanggapi fenomena kekerasan geng motor, Ketua Bhayangkara Riders Club, Sambudi mengaku prihatin dengan adanya aksi brutal geng motor yang selama ini meresahkan warga Jakarta.

"Kami juga merasa diresahkan, kami tercoreng dengan adanya aksi mereka, kami ini bukan geng tapi klub motor," ujar Sambudi

Ia mengatakan selama ini organisasinya yang ia pimpin. Justru rutin melakukan kegiatan pengabdian terhadap masyarakat.

"Kami kembangkan klub motor sebagai ajang kriativitas anak muda, bukan hanya touring, tapi lewat klub kami bisa buka bengkel, warnet, dan lakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat," katanya.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
viollet
16/04/2012
mau club atau geng sama aja nyuk.. dijalanan pada belagu.. udah bubarin aja. si kumis jg ga usah ikut''an. nih belum saatnya kampanye. motor kredit aja pada belagu lo Jing..
Balas   • Laporkan
igreeksss
16/04/2012
Si Kumis kita angkat jadi ketua genk odong-odong. Tambah ngaco nih orang........
Balas   • Laporkan
ichsan373
15/04/2012
@club motor/komunitas motor: sebaiknya sewaktu berkendara di dalam kota jg memperhatikan batas kecepatan, dan perhatikan juga kenyamanan pengendara laen, jgn sak enak udeLmu dhewe. Mau sok berlagak jagoan juga?!!!
Balas   • Laporkan
ichsan373
15/04/2012
halah sama aja.. Lihat aja club motor/komunitas motor sewaktu mereka lg touring lewat jalan raya. lagaknya sok punya jalan aja--> dah ngebut semua, sok2an ngikutin peraturan lalin, maen klakson seenaknya tp kenyamanan pengguna jalan laen tersingkirkan.
Balas   • Laporkan
riou108
15/04/2012
Komunitas Motor, Club Motor beda ama Geng Motor... gak ngerti apa ya?
Balas   • Laporkan
atn1480
15/04/2012
ingat bro............... gang motor tidak sama dengan motor club.......
Balas   • Laporkan
sammi
15/04/2012
Kok bisa ini orang, Foke, bisa komentar positif sementara ada banyak kerusakan, penganiayaan, dan pembunuhan terhadap warga hasil aksi dari geng motor. Ya, ok, ada yg tdk liar. Minimal kamu diam aja dulu, yg lain masih belangsukawa dan kecewa.
Balas   • Laporkan
efriyaldi
15/04/2012
heheheh...mulai bermain istilah..action nya mana??????
Balas   • Laporkan
satriosabtupahing
15/04/2012
Geng Motor "SI KUMIS",....
Balas   • Laporkan
azzzzu | 16/04/2012 | Laporkan
Hahahaha..... like this
bangarso
15/04/2012
Polisi harsunya punya batasan yang jelas, komunitas. geng, Suporter atau Komunitas Moge, kalau melakukan tindakan yang meresahkan dan bersikap arogan terhadap pengguna jalan lain ,cuma punya 1 sebutan : pelaku kriminal!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru