METRO

Dosen UI Tewas Akibat Pukulan Benda Tumpul

Polisi masih mencari motif pembunuhan dosen senior FISIP UI itu.

ddd
Selasa, 17 April 2012, 21:16 Arry Anggadha, Muhammad Iyus (Tangerang)
Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan  

VIVAnews - Polisi masih mencari fakta tewasnya Suwantji Sismorahardjo (71), salah satu pendiri Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UI yang ditemukan tewas dengan luka lebam di sekujur tubuhnya.

Hasil autopsi petugas forensik RSU Tangerang menunjukkan bahwa kematian Suwantji akibat pukulan benda tumpul di bagian kepalanya. Atas hasil itu, pihak kepolisian terus mencari fakta kematian dosen senior tersebut.

"Anggota kami masih menindaklanjuti terkait meninggalnya Ny Suwantji yang masih dalam penyelidikan di lapangan," kata Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Wahyu Widada, saat dihubungi, Selasa 17 April 2012.

Suwantji, tinggal sendiri tanpa status menikah. Saat ditemukan oleh tetangganya, Minggu malam, 15 April 2012, di kediamannya, Jalan Kalpataru 28, RT 05/07 Kompleks Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Suwantji sudah tidak bernyawa dengan luka lebam di sekujur tubuhnya.

Sementara di tempat terpisah Kepala Satuan Reserse kriminal Polrestro Tangerang Kota Ajun Komisaris Besar Rahmat mengatakan, "Kami masih selidiki fakta-fakta yang ada untuk menentukan motifnya, tanpa harus mengkira-kira kematian korban. Jika sudah terbukti tidak akan kami menutupi," ujarnya.

Senin kemarin, jenazah Suwantji langsung dibawa kolega dan saudaranya untuk dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
kerenman
18/04/2012
Turut berduka, semoga pembunuhnya segera tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya...amin
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru