Geng Motor
Profesional, Penembak Prajurit TNI dari Yaris
Membutuhkan keahlian khusus untuk membidik sasaran dari tempat yang bergerak.
Bentrokan (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama Untung Suropati, menduga penembak misterius dua anggota TNI Pratu Apm Sugeng Riyadi dan anggota Lembaga Farmasi TNI AL Prada Akbar Fidi adalah seorang profesional.
Sugeng dan Akbar ditembak pengemudi Toyota Yaris di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Ini salah satu titik di mana sekawanan pengendara sepeda motor berbuat onar dan brutal pada Jumat pekan lalu.
Menurutnya, hal itu dilihat dari kemampuan pelaku menembak dari dalam mobil yang sedang berjalan. "Kalau saya melihat tingkatannya, ini jelas dilakukan oleh penembak yang profesional," kata Untung, Rabu 18 April 2012.
Untung menyatakan, membutuhkan keahlian khusus untuk membidik sasaran dari tempat yang bergerak. Karena itu, instansinya hakulyakin sang penembak bukan pemula. "Ini bukan pekerjaan gampang, menembak target dari mobil yang berjalan. Itu sulit. Kalau penembak pemula, itu tak mungkin," katanya.
Untung memperkirakan kedua prajurit itu sudah diincar sebelumnya. "Ya kan pelaku menembaknya dengan sengaja," kata dia mencoba menjelaskan.
Dia menjelaskan keberadaan dua prajurit TNI di lokasi bentrokan itu tidak direncanakan. Mereka kebetulan saja sedang lewat di daerah itu. "Ini kan jalan umum, semua boleh dong lewat sana," dia berdalih.
Penembakan itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Disebutkan Untung, Sugeng Riyadi mengalami luka tembak pada telinga kanannya. Sedangkan Prada Akbar Fidi Aldian, mengalami luka tembak pada dada sebelah kanan, tembus ke punggung.
Saat ini polisi masih memburu pengendara Yaris. Usai melepaskan tembakan, pengemudi Yaris berwarna putih itu melarikan diri ke arah Rawasari kemudian masuk jalan Tol. Tak ada saksi mata yang melihat pelat nomor mobil itu.
"Kami masih dalami siapa pengemudi Yaris yang melepaskan tembakan itu," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto. (kd)
-
Mengemis, Biksu Palsu Beli Moge Ninja sampai Mobil Mewah
-
Darin Mumtazah Tidak Pernah Masuk Sekolah Lagi
-
Luthfi Hasan Panggil Darin Mumtazah 'Mamah'
-
PPATK: Pelaku Pencucian Uang Sering Gunakan Orang Sekitar
-
Polwan Cantik Jadi DPO, Sang Ayah yang Kapolsek Tak Ada di Kantor
-
Lima Foreplay yang Diam-diam Diinginkan Pria
Maksudnya CCTV di gerbang Tol. pada sekitar jam kejadian dan Check Mobil yaris Yg Masuk. Warna mobil. Ketauan dah.
- Info Momentum
- Efek Music Mozart Terhadap Kesehatan dan Kecerdasan
- Memori Otak Bisa Disimpan dalam Hardisk
- Misteri Kasus Frederick Valentich Diculik UFO
- Gilles de Rais, Legenda Pembunuh Berantai Awal Modern
- Misteri: Kasus Kematian Peragawati Dietje di Era 80an
- VIDEO: Kemunculan Cahaya Misterius Di Atas Kubah Masjidil Aqsa
- FOTO: Mariachi, Offroader Wanita Dengan Skill Super



