METRO

Berantas Geng Motor, TNI Dukung Polri

TNI optimis hubungan dengn Polri tak akan retak akibat persoalan geng motor.

ddd
Kamis, 19 April 2012, 23:20 Arry Anggadha, Siti Ruqoyah
Mayor Jenderal Waris
Mayor Jenderal Waris (Antara/ Dhoni Setiawan)

VIVAnews - Panglima Komando Daerah Militer Jakarta Raya, Mayor Jenderal TNI Waris mengatakan pihaknya bersama dengan kepolisian sepakat memproses kasus geng motor yang telah meresahkan warga Jakarta.

"Kami berada di belakang Polri untuk menumpas geng motor tersebut. Jangan takut," kata Waris dalam acara Silaturahmi TNI-Polri di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Kamis 19 April 2012.

Waris menjelaskan, kasus geng motor adalah tantangan bagi TNI-Polri, sebab menyeret nama oknum TNI. Meski demikian, pihaknya mengaku optimis hubungan TNI-Polri tak akan retak akibat persoalan ini.

Waris pun mengatakan bahwa ia sudah menyampaikan kepada seluruh pimpinan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara untuk tidak mengacaukan kondisi keamanan Jakarta. "Sudah saya sampaikan ke angkatannya masing-masing untuk tidak mencoba-coba mengacau keamanan terkait geng motor itu," katanya.

Dalam kesempatan sama, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Untung S Rajab pun mengakui, dua hal yang harus dihadapi TNI-Polri belakangan ini adalah aksi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan geng motor.

Dalam soal geng motor, TNI dan Polri harus berada di satu sisi kendati dua instansi berbeda. "Dari dulu, TNI dan Polri selalu dipanas-panasi tapi untungnya kita solid, kompak. Terkait geng motor ini, kita dua tubuh satu jiwa," ujarnya.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
silviyanti
21/04/2012
KALAU TNI DAN POLRI PECAH CERAI BERAI ... YANG RUGI KITA BANGSA INDONESIA ... PERPECAHAN MEREKA MEMANG SANGAT DI HARAPKAN OELH MALAYSIA TERUTAMA AMERIKA ... TNI DAN POLRI ITU MILIK KITA BANGSA INDONESIA ...STOP MENCELA DAN MENCACI MEREKA ...
Balas   • Laporkan
zulkarnaens28
20/04/2012
Kerjasama TNI/Polri sangat berarti untuk mengungkap kasus Geng Motor.Isu yg berkembang ttg Adanya aktor intelektual dibelakang aksi tsb membuat Aparat Gabungan tdk optimal dlm tugasnya.
Balas   • Laporkan
maspoerwono
20/04/2012
Di Solo nggak ada perang Genk Motor, karena kita saudara.. klub2 motor anggota IKOSA sering diajak kumpul2 bersama Bp. Kapoltabes/Kasatlantas dan jajarannya..sharing dan makan bareng.. shg kita kenal, dan saling membantu kalo ada masalah..salam dari ISSO.
Balas   • Laporkan
maspoerwono
20/04/2012
Yang Benar itu Gank Motor atau Klub Penggemar Motor (bikers)...Kalau Klub Motor itu didirikan untuk mencari Saudara bukan Musuh....Misal para Scooteris (Penggemar motor Vespa) punya motto : Satu Vespa sejuta Saudara maka utk Mengatasinya perlu pendekatan
Balas   • Laporkan
mickymouse
20/04/2012
BERANTAS GENG MOTOR AJA MESTI PAKE TNI YAH? CKCKCKCKCK...
Balas   • Laporkan
mickymouse | 20/04/2012 | Laporkan
NTAR PAKE PESAWAT TEMPUR BUAT NEMBAK RUDAL PARA GENG MOTOR
SAYA PERCAYA DAN YAKIN BETUL KALAU TNI & POLRI TIDAK AKAN TERPISAHKAN DEMI TETAP TEGAKNYA NKRI TERCINTA INI........
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru