METRO

2 Pengeroyok Arifin Anggota Geng Motor Y-Gen

Polisi tidak mengejar kelompok geng motor tapi hanya memproses perbuatannya.

ddd
Senin, 23 April 2012, 18:14 Ismoko Widjaya, Siti Ruqoyah
Lima tersangka geng motor pengeroyok Arifin.
Lima tersangka geng motor pengeroyok Arifin. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Dua dari lima pelaku pengeroyok Staf Khusus Panglima Armada Maritim Barat, Kelasi Satu Arifin Siri, diketahui merupakan anggota geng motor berjuluk "Y-Gen".  Hingga saat ini sudah 23 orang diperiksa terkait kasus pengeroyokan yang menewaskan Arifin itu.

"Dua orang itu yakni Joshua dan Z alias Asoy. Mereka termasuk dalam geng motor tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Toni Harmanto saat menghadirkan kelima tersangka di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin 23 April 2012.

Sejauh ini sudah ada 23 saksi yang diperiksa terkait dengan kasus pengeroyokan Arifin. Lima diantaranya sudah dijadikan tersangka sedangkan 18 saksi yang lain tidak ditahan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi, Didi Hayamansyah, mengatakan ada saksi yang menyebutkan jika keduanya merupakan anggota dari kelompok geng motor Y-Gen.

"Dari keterangan saksi A menyebutkan, mereka anggota geng motor geng motor Y Gen. Sebab diketahui jika ketua Y-Gen merupakan paman dari tersangka Joshua. Tetapi itu semua belum kita dalami," kata Didi.

Didi menambahkan, polisi tidak mengejar kelompok geng motor itu tetapi hanya memproses perbuatannya yang sudah melanggar hukum. Pada keterangan awal, keduanya sudah mengakui bahwa mereka anggota dari geng motor. Tetapi untuk Joshua mencabut semua keterangaannya.

Dengan demikian, polisi tidak meminta keterangan dari tersangka Joshua karena sudah menolak memberikan keterangannya. Kini polisi hanya meminta keterangan dari saksi yang ada di lokasi kejadian. Arifin akhirnya tewas dikeroyok kawanan geng motor di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, pada 31 Maret 2012 lalu.

Terkait dengan supir truk kontainer dan mobil Avanza yang menjadi cikal bakal tewasnya Kelasi satu Arifin pun juga sudah diperiksa. Kedua sopir itu tidak melihat adanya pengeroyokan kepada Arifin. "Saat rekonstruksi juga kami undang sopir truk dan Avanza untuk membangun kembali runtutan kejadian. Mereka mengaku tidak melihat Arifin dikeroyok," kata Didi.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
christ.toforus
25/04/2012
Udah Serahin jha Ni kasus sma TNI qlo Polisi gk Bisa Usut Tuntas ini kasus Kasihan Beliau Meninggal Sia" gara" ini Ayo Sama" Tunjukan Keadilan Di Negeri ini
Balas   • Laporkan
leser
23/04/2012
Wah. Sopir2nya takut. Kayaknya ada intimidasi nih. Tambah lagi keduanya punya masalah lalu lintas pas kejadian. Polisinya tumben nggak garang sama si J ini. Takut juga? Kalo takut tentara bisa meradang lagi tuh.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com