Perampokan Minimarket 24 Jam Kembali Marak
Para perampok kini makin cerdik saat menjalankan aksinya.
Aksi perampokan
VIVAnews - Minimarket yang buka 24 jam masih menjadi sasaran para penjahat. Beberapa bulan belakangan sudah berkali-kali minimarket itu jadi korban perampokan. Dan para perampok itu kini makin cerdik. Menutup identitas mereka memakai topeng atau helm.
Lihatlah perampokan yang terjadi di Indomaret 24 jam di Jalan Moh Kahfi Jagakarsa, Jakarta Selatan ini. Selasa dini hari, 24 April 2012, enam perampok bertopeng yang membawa senjata api. CCTV yang dipasang tidak menolong sebab para perampok itu juga membawa kabur alat itu.
Perampokan itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku datang dengan mengendarai mobil Toyota Kijang dan memakai topeng serta sarung tangan. Mereka menodongkan senjata api ke arah kasir bernama Wisnu, dan mengancam pelayan toko bernama Irvan Hanafi dengan golok. Kedua karyawan itu disekap dalam gudang di lantai 2. Tangan dan kakinya diikat dengan tali sepatu.
Setelah melumpuhkan karyawan, pelaku dengan leluasa mengasak uang dalam brankas. Jumlahnya Rp20juta. Selain uang itu para perampok ini mengangkut barang belanjaan di dalam toko, seperti rokok, dan susu. Telepon genggam milik karyawan juga ikut digasak. Peristiwa ini sudah dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Jagakarsa.
Masih pada Selasa dini hari tadi, sekitar pukul 01.30 WIB, dua perampok bersenjata api juga beraksi di minimarket Indomaret 24 jam di Jalan Raya Bekasi, Pulogadung, Jakarta Timur. Kejadian ini sempat terekam kamera cctv toko dan beruntung mereka tidak membawa CCTV itu. Pelaku menodong kasir dengan senjata api dan dengan leluasa mengambil uang dari laci kasir sebesar Rp1 juta dan 14 bungkus rokok.
Aksi perampokan seperti ini marak belakangan ini. Pada Minggu 22 April 2012, aksi perampokan dengan senjata api juga terjadi di minimarket di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, sekitar pukul 05.30 WIB. Pelakunya diketahui berjumlah dua orang.
Menurut karyawan bernama Nurohim, pelaku masuk ke toko dan mengarahkan sebilah golok. Sementara temannya yang bernama Mulyadi, ditodong senjata api.
Mereka kemudian dipaksa membuka laci kasir dan pelaku mengambil uang Rp2,129 juta. Pelaku kabur dengan mengendarai motor Suzuki Satria merah yang tidak ada plat nomornya. Peristiwa ini sudah ditangani petugas Polsek Metro Sawah Besar.
Pada hari yang sama, sekira pukul 22.00 WIB. Indomaret di Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, juga distroni perampok.
Pelaku menggunakan helm, masker, dan kacamata, saat beraksi. Semula pelaku terlihat seperti hendak belanja. Tapi saat di dalam toko, pelaku menodongkan senjata api karyawan bernama Adhilani dan Alfin Ruruldin.
Mereka kemudian disekap di kamar mandi gudang. Pelaku dengan leluasa mengambil uang di laci kasir sebesar Rp500 ribu, beberapa bungkus rokok, dan dua kantong plastik barang belanjaan.
Dari data Kepolisian Daerah Metro Jaya, selama kuartal pertama 2012, perampokan minimarket di Jadetabek sudah mencapai 14 kasus. Tujuh kasus terjadi pada dini hari, dan minimarket yang menjadi sasaran adalah yang buka 24 jam.
Karena itu menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, pemilik minimarket harus menjaga keamanannya secara swadaya. Pengamanan lingkungan harus diciptakan secara mandiri terutama pada dini hari.
"Tetep memasang CCTV dan recodernya disimpan. Jangan terlalu banyak uang di laci kasir, dan jangan ada brangkas di toko," katanya.
Ditambahkan Rikwanto, banyak imbauan polisi yang diabaikan pemilik toko dan belum dilaksanakan. Guna menekan kejadian perampokan ini, polisi menambahkan patroli dan binmas yang langsung aktif kepada masyarakat.
Dari data polisi tercatat empat aksi perampokan di Jakarta Pusat dengan kerugian mencapai Rp12 juta, tiga kasus di Jakarta Selatan dengan kerugian mencapai Rp40 juta. Tiga kejadian perampokan terjadi di Bekasi dengan kerugian materi Rp60 juta.
Sementara di Jakarta Timur ada dua aksi perampokan dengan kerugian materi mencapai Rp17 juta, Di Jakarta Barat sati kejadian dengan kerugian Rp1 juta dan di Tangerang ada satu aksi perampokan dengan kerugian materi Rp25 juta.
-
Ditinggal Suami Merantau, Istri Dihamili Jin
-
Bikini Melorot, WAGs ManCity Umbar Payudara
-
Payudara Artis Ini Pikat Perusahaan Pakaian Italia
-
Alasan Eks Penyanyi Cilik Ini Ubah Penampilan Jadi Wanita
-
Dena Rachman: Saya Ingin Menikah & Punya Suami
-
Kiper Ini Tetap Tampil Meski Sebutir Peluru Bersarang di Kepalanya
- Info Momentum
- Pole Shift, Fenomena Anomali Cuaca Pindahnya Kutub Utara dan Selatan
- Wicca, Agama Tertua Di Dunia Beraliran Sihir
- Sapi Rekayasa China Hasilkan ASI untuk Manusia
- Jaman Dulu Nenek Moyang Bangsa Indonesia Menguasai 2/3 Bumi
- Misteri Bunuh Diri Massal Ribuan Burung di India
- VIDEO: Pesawat yang Hilang 35 Tahun, Kembali Muncul dan Mendarat
- Foto: F(X) Girl Band Asal Korea Selatan 5 Bidadari Cantik



