METRO

PT KAI Tambah 20 Unit KRL Jabodetabek

Kurang dari dua bulan lagi kereta ini sudah siap dioperasikan.

ddd
Selasa, 24 April 2012, 12:28 Eko Priliawito, Luqman Rimadi
KRL di Stasiun Bekasi
KRL di Stasiun Bekasi (ANTARA)

VIVAnews - Guna menambah daya tampung penumpang, PT KAI Commuter Jabodetabek menambah 20 unit kereta rel listrik yang dibeli dari Jepang. Kereta ini akan mulai dioperasikan dua bulan lagi.

Menurut Sekretaris perusahaan PT KCJ, Makmur Syaheran, kereta seri 6000 dari Jepang itu sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Jumat 20 April 2012. penambahan kereta ini merupakan bagian dari program penambahan armada pada tahun 2012. 

"Pengadaan armada akan terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang penyediaan sarana," kata Makmur

Makmur melanjutkan, penambahan armada kereta api ini akan terus dilakukan hingga tahun 2019. Ini dilakukan untuk memenuhi target daya angkut hingga 1,2 juta penumpang per hari. "Dengan dukungan armada mencapai 1.440 unit, target akan mudah bisa dicapai," kata Makmur.

Sementara itu, Kepala Balai Yasa Manggarai, Djoko Hardianto menambahkan, 20 unit KRL ini akan di operasikan di jalur kereta Jabodetabek atau Daops I dan KCC. Mengenai rute akan diatur langsung dari pusat.

Setelah 20 unit KRL dari Jepang ini, akan ada 140 unit kereta lagi yang tiba di Jakarta hingga akhir 2012. Rencananya rangkaian KRL juga akan ditambah dari 8 kereta per rangkaian menjadi 10 kereta per rangkaian.

Penambahan kereta ini merupakan satu dari 17 langkah mengatasi kemacetan Jakarta. Selain menambahan kereta, PT KCJ sudah berkomitmen membangun lima stasiun baru di Jabodetabek dan merevitalisasi enam stasiun KA, termasuk Manggarai dan Jatinegara. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
affan_82
24/04/2012
Kapan di tambah jadi 10 gerbong????ga mabok nih orang???yang serpong aja nambah 2 gerbong aja susah nya minta ampun...masa jam sibuk di kasih 6 gerbong apa ga mabok....KAI aneh emang rekrutannya asal2an...
Balas   • Laporkan
agoesmoeljadi
24/04/2012
Ada pendapat bhw kalau menambah frekuensi KRL maka pintu perlintasan akan sering ditutup dan mengakibatkan kemacetan. Sebenarnya biarkan saja asal pelayanan KRL semakin meningkat shg pengguna mobil pribadi mau pindah ke MRT.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru