Versace & Armani Pinang Batik Sogan
Mega Mendung sudah. Kini giliran batik sogan yang siap melambungkan Solo sebagai rahimnya.
Tanpa menerjang pakem tradisional, batik melalui serangkaian proses kreatif demi mempertahankan pasar modern. (VIVAnews/Muhamad Solihin)
VIVAnews - Batik semakin mendunia. Setelah muncul di London Fashion Week tahun lalu, lembaran kain bercita rasa tinggi khas nusantara ini siap menebar pesona lewat koleksi teranyar rumah mode Versace dan Armani, di Italy Fashion Week, Januari 2013.
Mega Mendung sudah. Kini giliran batik sogan yang siap melambungkan Solo sebagai rahimnya. Jenis batik bernuansa klasik dengan dominasi warna dasar coklat.
Tanpa menerjang pakem tradisional, batik sogan akan melalui serangkaian proses kreatif. Versace dan Armani akan berkreasi mengawinkan kain bermotif yang dilukis dengan lilin atau malam itu dengan detail modern.
Rencana ini kian mantap setelah Il Vice Presidente Consiglio Regionale del Lazio (Wakil Ketua DPRD Lazio), Raffaele D’Ambrosio, dan Direktur Artistik dan Perencanaan sekolah mode tertua di Italia, Accademia Koefia, Bianca Lami, datang ke Solo.
Melihat langsung keindahan batik sogan, Lami pun semakin mantap memasukkan batik dalam kurikulum sekolah Accademia Koefia. Dalam perbincangan dengan Walikota Solo, Joko Widodo, ia mulanya mengenal batik dari internet.
Batik kini memang tak lagi sekedar jarik atau kemben yang identik dengan masyarakat tempo dulu atau pedesaan. Wujudnya pun tak melulu helaian kain panjang tanpa jahit. Kain bermotif yang dilukis dengan lilin atau malam itu telah menjadi bagian tren fashion.
Mega Mendung telah membuktikannya. Lewat serangkaian koleksi spring summer 2012 Julien Macdonald, batik dengan corak menyerupai awan berarak-arak di langit ini menjadi bagian dalam pagelaran mode dunia, London Fashion Week 2011.
Tak hanya memikat Julien. Corak Mega Mendung juga pernah dijadikan cover sebuah buku batik terbitan luar negeri berjudul 'Batik Design', karya seorang berkebangsaan Belanda bernama Pepin van Roojen.
Semua itu jelas menjadi bagian aktualisasi batik sejak Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) menetapkannya sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. (sj)
-
Bikini Melorot, WAGs ManCity Umbar Payudara
-
Payudara Artis Ini Pikat Perusahaan Pakaian Italia
-
RD Puji Penampilan Radja Nainggolan
-
Kiper Ini Tetap Tampil Meski Sebutir Peluru Bersarang di Kepalanya
-
Andik Lengkapi Koleksinya dengan Kostum Radja Nainggolan
-
BBM Naik Ditolak, Bagi-bagi Dana Kompensasi Didukung
- Info Momentum
- Para Pemimpin Dunia Disusupi Alien?
- Kisah Kim Ung Yong, Manusia Super Jenius
- Ilmuwan: Ada Puluhan Miliar Planet Mirip Bumi di Jagat Raya
- Jaman Dulu Nenek Moyang Bangsa Indonesia Menguasai 2/3 Bumi
- Tragedi Pembantaian Massal 'Kali Angke'
- Idol Rock, Batu Seberat 200 Ton yang Seimbang
- Foto: F(X) Girl Band Asal Korea Selatan 5 Bidadari Cantik



