METRO

Bangun MRT, Foke Ingin Ubah Gaya Hidup DKI

"Waktu tempuh dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI diharapkan turun 1-2 jam pada jam sibuk"

ddd
Kamis, 26 April 2012, 22:12 Syahid Latif, Luqman Rimadi
Pencanangan Persiapan Pembangunan MRT
Pencanangan Persiapan Pembangunan MRT (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, berharap pembangunan sistem transportasi masal atau mass rapid transit (MRT), yang dimulai hari ini, mampu mengubah gaya hidup warga ibukota.

"Melalui MRT, kami akan tawarkan lifestyle yang baru bagi warga Jakarta, Saya yakin warga Jakarta sudah siap untuk itu," ujar Fauzi usai meresmikan pencanangan pengerjaan proyek MRT di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, 26 April 2012.

Foke, sapaan Fauzi Bowo, mengatakan, perubahan gaya hidup masyarakat Jakarta ini terutama dalam hal kebiasaan bertransportasi. Menurutnya, keberadaan MRT akan membuat penurunan waktu tempuh masyarakat makin singkat. "Waktu tempuh dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI diharapkan turun  1-2 jam pada jam sibuk," ujar Foke.

Menurut Foke, sesuai target yang telah ditentukan, pada tahun ketiga beroperasi, kapasitas angkut MRT koridor I sepanjang 15,2 kilometer ini diharapkan bisa mencapai 412.000 penumpang perhari.

"Diharapkan penumpang MRT dapat terus meningkat dan disisi lain pusat perbelanjaan menjadi ramai dan perkantoran terjamin tingkat huniannya," kata Foke.

Untuk sebuah kota metropolitan seperti Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dianggap sudah selayaknya memiliki angkutan umum berbasis rel seperti MRT. Moda transportasi ini memiliki karakteristik mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara cepat. "Nantinya MRT dipadukan dengan kereta api KA Jabodetabek sehingga menjadi tulang punggung sistem transportasi darat," kata Foke.

"Ketika MRT ini beres, bukan cuma orang Jakarta yang menikmati, tapi ada dari Parung, Tangerang, dan Bekasi juga bakal ngerasain" kata dia. (ren)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
takasan
02/05/2012
MRT: daya angkut tinggi, pemanfaatan energi secara efisien (listrik bukan bbm), ramah lingkungan (no polution), solusi kemacetan, tepat waktu. Kalau dikelola baik dan memuaskan, masyarakat akan menilai dan terjadilah hijrah dari mobil pribadi ke MRT.
Balas   • Laporkan
2711
27/04/2012
ane mau tanya juga nih...kenapa tidak ada pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor udah tau padat, masih aja banyak nopol baru lahir,,,sama aja atuh
Balas   • Laporkan
satriosabtupahing
27/04/2012
Jokowi kalah = Walikota Solo (dicintai rakyatnya) Foke kalah = Nganggur (dicaci rakyatnya) Jokowi menang = Jakarta Maju (Posible) Foke menang = Jakarta Maju (Imposible)
Balas   • Laporkan
bayumas | 27/04/2012 | Laporkan
@Satrio,Kalo komen tuh pake otaklah jgn pake dengkul,jabatan Organisasi FOKE tuh 21,pemikirannya masih dibutuhkan.Kalo Jokowi Karang taruna aja mungkin gak mau sebagai dewan penasehatnya...memalukan
raditlewis
27/04/2012
ini solusi terbaik, merubah pola pikir masyarakat menjadi salah satunya jalan keluar untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di DKI Jakarta. Semoga proses pembangunan MRT nya lancar pak..
Balas   • Laporkan
komisitiga
27/04/2012
Nerusin Program Bang Yos aja perlu 5 taon?Wah.Pastinya Warga jakarta ketinggalan Zaman.Warga pinter Pasti Gak Milih si Foecky, Wagub aja gak tahan bareng dia,apalagi cuma sekedar warga DKI,Orang Pinter pasti Milih yg Tepat. Jokowi_Ahok is the best Choice
Balas   • Laporkan
satriosabtupahing | 27/04/2012 | Laporkan
Foke harus berjanji kalo menang harus cukur kumis kaya jojon. Gmn mau gakk??? Biar kliatan,.. Hwa..waa...haaa..haa..
agenk.kharis | 27/04/2012 | Laporkan
dibayar berapa mas ama jokowi? palingan jg cm omong doank kayak boss besar nya ibu meg itu...
bayumas | 27/04/2012 | Laporkan
Ngimpi kalee Jokowi,wong ngurusin rakyat solo yg 350 rb aja ora becus..PLN ngutang, Jaladara rugi, Lahan orang dibangun...baca dong mas laporan DPRD solo, jgn pake kacamata kuda...
ice_t
27/04/2012
Biasalah, dah mau pilkada biar kepilih lagi jalanin proyek yang heboh biar bisa dipuji masyarakat. Kayak SBY aja nih politiknya hehe..
Balas   • Laporkan
blondot2012
27/04/2012
harusnya sdh dari lima tahun yang lalu mulainya kenapa baru sekarang, apa krn dekat pilkada???
Balas   • Laporkan
satriosabtupahing | 27/04/2012 | Laporkan
Yaa betul mas blondot2012
bayumas
27/04/2012
Mohon maaf, walaupun bagaimana FOKE sdh memberi bukti,klo yg lain ALEX,JOKOWI,HNW,FAISAL,HENDARDJI apa yg mereka telah berikan untuk JKT.Foke ibaratnya Emas yg lain Perunggu, Masa emas yg ada ditangan kita lepas u/ mendapatkan perunggu..berfikir cerdaslah
Balas   • Laporkan
gaptek | 27/04/2012 | Laporkan
foke ibarat emas palsu/kuningan, banyak teori dan ide tapi ngak ada realisasinya, transportasi sekarang aja masih belum becus diurusnya sudah ngumbar teori utk masa depan karena sudah mau pilkade. jalanan setiap hari macet terus khususnya dengan kontainer
satria_margonda | 27/04/2012 | Laporkan
Mohon maaf, anda gak pernah belajar ilmu Politik ya? masing2 ada wilayah kerjanya. Cara ukur perbandingannya bukan untuk Jakarta saja, itu parameter tidak berimbang. Tapi sejauh mana kinerja mereka dalam memajukan daerah yg diamanahkan ke mereka. Emas? r
laniwahyu
27/04/2012
JANJI YG DULU AJA NOL BESAR .... MINTA DI PLIH LAGI kagak ada URAT MALU kah org ini ...????
Balas   • Laporkan
bayumas
27/04/2012
Calon lain sudah kehabisan ide,sudah diborong semua sama FOKE, coba sebutkan apa yg tak dikerjakan bang FOKE.Semua Program yg ada di 5 calon sudah dilaksanakan dan sedang dijalankan bertahap.JKT perlu FOKE lagi kalo mau maju,klo yg lain idenya sdh basi...
Balas   • Laporkan
satriosabtupahing | 27/04/2012 | Laporkan
Foke berkata,"wahai bayumas terima kasih kamu uda ngedukung aku, tapi loe ttep gue kasih jari tengah. Trus gaji loe sbagai kader gue utang ampe gue resmi menang lho yaa".
axll | 27/04/2012 | Laporkan
waduh yang benar dong mas, masa setelah diserahkan pada ahlinya kota ini tanpa ada perbubahan berarti jangan membodohi masyarakat lah, beri bukti bukan janji
plungkie | 27/04/2012 | Laporkan
Hehe lucunya pendukung Foke ini... Foke, ide-idenya tetap jadi ide, macet tetap jadi macet, banjir tetap banjir...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru