METRO

VIDEO: Wisata Kemiskinan di Jakarta

Sejumlah wisatawan asal Amerika tak hanya sekadar berkunjung tapi juga berinteraksi.

ddd
Senin, 30 April 2012, 09:08 Desy Afrianti
Pemukiman kumuh
Pemukiman kumuh (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Pada umumnya, orang akan berpikir dua kali untuk berkunjung ke tempat kumuh, apalagi untuk tujuan wisata. Namun tidak demikian halnya dengan sejumlah wisatawan dari Amerika. Keluarga kecil ini sengaja datang ke pemukiman kumuh di Jakarta untuk melihat sisi lain dari Indonesia.

Alex, turis asal Boston itu menganggap kunjungan ini unik, menarik dan menghargai perjuangan kaum pinggiran, sebab orang-orang itu terlihat bahagia meski serba kekurangan.

Para turis mengunjungi sejumlah tempat pemukiman kumuh yang ada di sekitar pasar ikan, Luar Batang, Jakarta Utara. Mereka tidak hanya sekadar berkunjung, tapi juga berinteraksi bahkan berbincang-bincang dengan warga setempat. Lihat videonya di sini

Di kawasan Luar Batang memang banyak berdiri rumah semi permanen yang dihuni ratusan orang dengan berbagai pekerjaan, seperti kuli, buruh, nelayan hingga ibu rumah tangga.

Sejumlah warga, terutama anak-anak nampak antusias dengan kehadiran turis-turis ini sehingga mereka asyik bernyanyi bersama. 

Pendiri Jakarta Hidden Tour, Ronny Poluan, mengatakan  paket wisata ini merupakan satu perjalanan budaya atau sosial kemanusiaan supaya orang bisa melihat Jakarta secara luas dan apa yang sesungguhnya ada di Ibukota. "Kami ingin menawarkan sesuatu yang berbeda dan mengangkat realitas dan sisi lain Jakarta," ucapnya.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
kapolsek
30/04/2012
Paket Wisata seperti ini akan laku pada saat kampanye PILKADA atau Pemilu. Setelah itu menjadi kurang menarik lagi. Nah lebih baik DPR dan para pejabat studi banding nga usah jauh2 ke negara luar, cukup ikuti Paket Wisata ini murah meriah lgsg bermanfaat.
Balas   • Laporkan
blondot2012
30/04/2012
kemiskinan kok dijual untuk dipertontonkan, ini sangat tidak etis. Terus untungnya buat kaum miskin yang ditonton itu apa?? kalau hanya untuk dipermalukan saja percuma dan sangat egois.
Balas   • Laporkan
blondot2012 | 30/04/2012 | Laporkan
Terima kasih anda telah menganggap saya orang yang tidak miskin, dalam hal kunjungan pihak yg punya otoritas dan pemberitaan untuk mendapatkan simpati atau bantuan saya setuju dg acara spt ini. Tapi maaf ini adlah tujuan wisata yg tidak ada efek/kontribus
kakepiksi84 | 30/04/2012 | Laporkan
Kalo ga gini anda ga bakalan tau kondisi orang miskin seperti apa... coba dunia anda dibalik anda jadi jadi orang miskin, anda pasti ga komen seperti ini!!! menurut sy wajib pemberitaan seperti ini, biar pejabat2 ga pada pelesiran keluar negeri ga jelas..
mxol
30/04/2012
Kemiskinan di Indonesia memang sudah ada sejak dahulu kala, bahkan sejak raja-raja Nusantara berkuasa. Ini merupakan warisan nenek moyang yang harus dipelihara. Negara yang piling sukses menjaga kelestarian warisan nenek moyang ini memang Indonesia ...
Balas   • Laporkan
digun2001 | 30/04/2012 | Laporkan
mxol>> koment Anda memojokan bangsa dan budaya sendiri, tidak tau malu anda berkoment seperti ini jangan2 anda bukan asli orang indo???
Perlu direkomendasikan ke wakil rakyat kita neh, supaya bisa merasakan penderitaan rakyat bawah
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru