METRO

Kapten A "Koboi Palmerah" Terancam Dipecat

TNI AD menyatakan senjata yang dibawa Kapten A itu bukanlah senjata api.

ddd
Rabu, 2 Mei 2012, 07:50 Arry Anggadha
koboy palmerah
koboy palmerah (youtube)

VIVAnews - Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI (Inf) Pandji Suko Hari Judho menjelaskan pihaknya sudah memeriksa Kapten A yang di sebuah video yang beredar di jagat maya dijuluki "Koboi Palmerah", karena aksi brutalnya.

"Hasilnya belum diketahui, kami ingin mencari tahu apa benar yang bersangkutan menakut-nakuti dengan memukul. Semua tergantung pemeriksaan," kata Pandji saat dihubungi VIVAnews, Rabu 2 Mei 2012.

Menurutnya, jika Kapten A terbukti bersalah, TNI sudah menyiapkan sejumlah sanksi terhadap si "Koboi Palmerah". "Seperti tidak naik pangkat, tidak disekolahkan, hingga yang terberat dipecat," jelasnya.

Pandji meminta masyarakat untuk tidak langsung menyalahkan Kapten A. "Kita harus lihat bagaimana kejadian sebelumnya, jangan lihat ending-nya saat yang bersangkutan memukul," ujarnya.

Selain itu, Pandji menjelaskan, senjata yang dibawa Kapten A itu bukanlah senjata api. "Itu air soft gun," katanya.

Dalam sebuah tayangan video berjudul "Koboy Palmerah" terlihat seorang pria berpakaian putih memegang tongkat besi di tangan kanan dan sebuah pistol di tangan kiri, menghadapi seorang pengendara skuter yang masih memakai helm.

Pria berbaju putih itu tampak agresif, berteriak-teriak, memukulkan tongkatnya berkali-kali ke arah pria berbaju biru yang terus berusaha menangkis. Pistol masih tergenggam di tangannya. Adegan kekerasan itu disaksikan banyak mata, para pengguna jalan yang melintas dengan perasaan ngeri. Mobil berpelat nomor 1394-00 dengan tanda bintang memberi petunjuk siapa pria yang mengumbar senjata itu.

Kapten A sendiri telah membuat pernyataan tertulis tentang peristiwa itu. Selengkapnya, bisa di baca di sini. (kd)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
Mana ada TNI bawa air soft gun ? Yang pasti tentu pistol sungguhan. Beraninya nakutin pakai senjata. Mirip perampok sj.
Balas   • Laporkan
olanjkt
03/05/2012
pecat ajahhh, 5% gaji gue buat bayar aparat begitu???aku gak rela.
Balas   • Laporkan
iron maiden
03/05/2012
makanya jadi TNI_POLRI jgn sok2an, braninya cuma lawan rakyatnya sendiri,itupun kalau pegang senjata, kalau tangan kosong terbirit2 dan terberak2, lawan malaysia kabur, maklum beraninya keroyokan krn masuk seleksi TNI-POLRI pake sogok
Balas   • Laporkan
gun22 | 05/05/2012 | Laporkan
saya turut prihatin
andrekevin
02/05/2012
sebenar nya tentara kita ini kalo di suruh perang bisa ngga sih apa berani nya sama rakyat nya sendiri aja dan jujur tugas tentara apa sih perang..?trus perang sama siapa mungkin klo ngga ada orang seperti ini justru negara lebih aman
Balas   • Laporkan
andrevevengoutsider
02/05/2012
yg koment... pada sok tau semua... beraninya nantangin lewat dunia maya doang... yg dpet masalah si kapten a... tapi semua aparat yg dijelek"in... PKI lue smua.. sebenernya elu yg pantes di bantai...
Balas   • Laporkan
iron maiden | 03/05/2012 | Laporkan
loe andre!!!,loe juga sesama TNI koboy?,makanya bela2 in teman loe, dasar kutukupreeet,sdh jelas perilaku tdk jantan cuma brani kalo pegang senjata masih loe bela
jadul | 02/05/2012 | Laporkan
sekarang kan jaman kebebasan yang kebablasan, orang bisanya pinter ngomong, meski ga tau yang sebearnya, kasian negara kita ni....
cincau | 02/05/2012 | Laporkan
bener gan w setuju, lebih baik lu aj yg di bantai
tiruta.ferrari
02/05/2012
ini mah membela diri supaya ga dipecat ato apalah..toh banyak masyarakat yang liat...ini mah ktauan bgt supaya terbebas dari sangsi
Balas   • Laporkan
blueberry
02/05/2012
harus di pecat !!!! kalo tidak TNI akan kehilangan legitimasi nya , di cerca masyrakat habis2an , gara2 kapten
Balas   • Laporkan
kucing_garong
02/05/2012
DI MUTASI AJA KE PAPUA...
Balas   • Laporkan
bolot27
02/05/2012
Bener ngak sih itu air soft gun, apa tni dibekali air soft gun, pantesan kagak berani perang ama negri tetangga wong senjatanya air soft gun, duh kasian, anggaran belanja senjata pake beli air soft gun, ckckck ckckck kckckckc
Balas   • Laporkan
kasianyah
02/05/2012
kemarin TKI di bantai di malaysia sampe 3 orang sekaligus,lawan lah..perang sekalian,ini rakyat lu gebukin..CEMEN amat sih?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru