METRO

8 Anggota TNI AL Ikut Aksi Geng Pita Kuning

Depalan anggota itu sudah dikenakan hukuman tindak disiplin, dan ditahan selam dua minggu.

ddd
Rabu, 2 Mei 2012, 16:35 Eko Priliawito, Siti Ruqoyah
Rekaman CCTV geng motor sebelum beraksi
Rekaman CCTV geng motor sebelum beraksi (tvOne)

VIVAnews - Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Soeparno, membenarkan bila ada anggotanya yang terlibat dalam kasus geng motor pada Jumat, 13 April 2012 lalu, di delapan titik di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

"Setelah diselidiki ternyata tidak ada yang terlibat, pada saat itu hanya ikut konvoi saja, ada 8 orang," ujar Soeparno usai menghadiri acara peresmian Perubahan Klasifikasi RS Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu, 2 Mei 2012.

Menurut Soeparno, kedelapan anggota TNI AL tersebut sudah menyalahi aturan karena keluar markas. Padahal, waktu untuk keluar dari markas sudah habis dan delapan anggota itu malah ikut konvoi. Mereka kata Soeparno, dikenakan hukuman karena tindak disiplin, dengan ditahan selama dua minggu.

"koordinasi dengan polisi ya sudah jelas pasti. Kan kalau kasus penusukan (Kelasi Arifin) sudah ditangkap sama polisi," jelasnya.

Sebelumnya, Kodam Jaya juga mendapati empat anggotanya dari kesatuan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 6, terlibat dalam aksi penyerangan bersama kelompok pria berpita kuning.
 
Mereka adalah Serda YP, Serda JP, Praka KM, dan Pratu MK. Serda YP dipastikan ikut semua kegiatan termasuk  dalam aksi kekerasan di minimarket 7-Eleven di Jalan Raya Pramuka dan di sejumlah titik lain di Jakarta Utara. Sementara tiga anggota lainnya lebih dulu kembali ke markas.

Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Infanteri Adrian Ponto, mengatakan, mereka diberitahu melalui SMS dan BBM. Tujuan awal mereka adalah solidaritas teman seangkatan. Sebelum melakukan aksi perusakan dan penyerangan,  anggota geng motor berpita kuning ini berkumpul di Monas, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, aksi brutal kelompok tak dikenal itu pertama kali terjadi di SPBU Shell, Danau Sunter, Jakarta Utara. Soleh (19), meninggal akibat luka tusuk. Aksi ini sempat terekam kamera CCTV di dalam minimarket.

Belum lagi polisi selesai menyelidiki aksi brutal itu, kejadian penyerangan terjadi di sepanjang Jalan Pramuka dan di minimarket 7-Eleven, Jalan Salemba Raya, Paseban, Jakarta Pusat. Satu korban bernama Anggi Darmawan, meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.

Kedua aksi ini diduga kuat ada kaitan atas kematian Kelasi Satu Arifin Siri, oleh anggota geng motor berjuluk "Y-Gen". Hingga saat ini sudah 23 orang diperiksa, dan lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. (adi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
jablay5
03/05/2012
Yah beginilah negara qt..gara2 POlisi juga sih yang menghukum anggota BRIMOB dengan tindakan Disiplin kan harusnya masuk ke ranah hukum dan diproses melalui peradilan umum...uda jelas Brimob nembak Anggota Kostrad sampai MATI..
Balas   • Laporkan
visdome | 04/05/2012 | Laporkan
ga bisa baca ya? di simak om...makanya ikut program pemerintah wajib belajar 9 tahun....guuoooooblok kok di pamerin....
kopasuss
02/05/2012
seharusnya dipecat pimpinanya karena dia mengetahuinya. pecat seluruh oknum brutal itu. kl mau brutal2 an ayo ke papua banyak anggota TNI terbunuh disana,, jangan cuma berani keroyokan. anggota kok ga tau aturan malah melanggar aturan. polisi
Balas   • Laporkan
gomez.siliang
02/05/2012
seharusnya jangan dua minggu ditahannya, tapi 2 jam aja dilelepin mukanya di laut.
Balas   • Laporkan
mister.cboom | 04/05/2012 | Laporkan
jangan gan...2 jam kelamaan.. yang bener ajak ke atas monas, trus jorogin dr sana, yar kapok wkwkwk
dicoersa
02/05/2012
Jadi abis NgeBunuh & Merusak Fasilitas cuman dibuhum kayak gini? "Depalan anggota itu sudah dikenakan hukuman tindak disiplin, dan ditahan selam dua minggu"
Balas   • Laporkan
penonton1
02/05/2012
polisi belagu, TNI koboi, Marinir geng motor, mo jadi apa negeri ini. penegak hukum semua dah jadi
Balas   • Laporkan
gomez.siliang | 02/05/2012 | Laporkan
setuju (maaf aku marah ni)
yengkiyan8130
02/05/2012
Nggak malu ya kalo malaysia ngeliat kaya gini..,berani ama rakyat kecil,,ama malaysia nyalinya kaya semut
Balas   • Laporkan
mister.cboom | 04/05/2012 | Laporkan
kaya tomcat gan...
blueberry
02/05/2012
orang aja juga ngerti kalo udah ikut konvoy ya skalian nyerang , g mungkin putar2 habisin bensin......
Balas   • Laporkan
mister.cboom | 04/05/2012 | Laporkan
test motor kali gan... mau ke sentul gk punya duit...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru