METRO

Korban "Koboi Palmerah" Suka Bercelana Pendek

Warga yakin karena melihat dari postur tubuhnya dan kendaraan yang dipakai.

ddd
Kamis, 3 Mei 2012, 19:58 Eko Priliawito, Siti Ruqoyah
Aksi
Aksi (youtube)

VIVAnews - Pria berbaju biru bernama Soeng Simon Priyadi, yang terlibat keributan dengan Kapten A, dan sempat terekam dalam video berjudul "Koboy Palmerah" tidak tinggal menetap di kawasan Tomang, Jakarta Barat.

Menurut Sekertaris RT 6 RW 1, Kelurahan Jati Pulo, Tomang, Jakarta Barat, bernama Suparmin, Simon memang sering datang ke rumah kakeknya di Jalan Mawar 16. Tapi secara tetap menurut keluarga, Simon tinggal di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan.

Semula warga tidak menduga kalau pria berbaju biru yang terlibat keributan seorang Kapten TNI di kawasan Palmerah itu adalah Simon. Tapi setelah melihat berkali-kali di televisi, warga yakin karena melihat dari postur tubuhnya dan kendaraan yang dipakai.

"Selain itu, warga yakin karena Simon memang suka pakai celana pendek," kata Suparmin kepada VIVAnews.

Dijelaskan Suparmin, kalau dirinya terakhir kali bertemu dengan Simon saat pembuatan e-KTP di kelurahan. Saat itu, petugas Linmas melarang Simon masuk karena hanya menggunakan celana pendek.

"Ribut dengan Linmas karena waktu itu pakai celana pendek dan ada tato di kaki. Saya lihat dan melerai, kemudian meminjamkan celana panjang. Baru dia bisa ikut perekaman e-KTP," katanya.

Sejak kejadian keributan itu, Simon itu tidak pernah terlihat datang ke rumah kakeknya yang bernama Soeng Cuek Kwung. Sejak dia menghilang, ada dua anggota POMAD berseragam dan satu berpakaian bebas datang dan menanyakan Simon.

Hari ini sekitar pukul 09.00 WIB,  tiga orang yang juga mengaku sebagai anggota TNI datang dan kembali mencari Simon. Mereka menjelaskan kepada Suparmin, bahwa Simon ingin dimintai keterangan seputar kejadian itu.

Dalam video berjudul "Koboy Palmerah", seorang pria berpakaian putih dan krem, tangan kanan memegang tongkat besi dan pistol di tangan kiri, menghadapi seorang pengendara skuter yang tak sempat, atau mungkin tak berani, melepas helmnya.

Pria berbaju putih tampak agresif, berteriak-teriak, memukulkan tongkatnya berkali-kali ke arah lelaki berbaju biru yang terus berusaha menangkis. Pistol masih tergenggam di tangannya. Adegan kekerasan itu disaksikan banyak mata, para pengguna jalan yang melintas dengan perasaan ngeri.

Mobil berpelat nomor 1394-00 dengan tanda bintang memberi petunjuk siapa pria yang mengumbar senjata itu. Saat dikonfirmasi, Kepala Sub Dinas Penerangan Umum TNI Angkatan Darat, Kolonel Zaenal Mutaqin, bahwa oknum itu adalah anggotanya. Pangkatnya kapten, berinisial A. "Koboi Palmerah" itu adalah Kapten A.

Namun, Zaenal membantah keterangan saksi yang menyebut anggotanya itu sempat menembakkan senjatanya dua kali. Kata dia, pistol di tangan Kapten A bukan senjata, tapi mainan airsoft gun.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
xxahmadi
05/05/2012
TNI harus sangat sadar dan tahu diri : dia digaji oleh rakyat, negara ini merdeka oleh rakyat, negara maju karena oleh rakyat, dll .... TNI tugasnya bukan nindas rakyat .... yang arogan.... pake fasilitas negara untuk keperluan pribadi ...dasar luh
Balas   • Laporkan
george212
04/05/2012
klo rakyat yg arogan thd Aparat Gimana dong, dibiarkan saja kali ya, seperti si simon ini
Balas   • Laporkan
azzzzu | 05/05/2012 | Laporkan
Kalau rakyat arogan, Kapten A udah mati.
sweetdemon | 05/05/2012 | Laporkan
rakyat mana ada yang arogan ???? Lihaat kiri kananmu bung.... Rakyat juga banyak yang semaugue.... Oh.. God... kenapa negriku dipenuhi orang2 munafik........
yukchatsex | 04/05/2012 | Laporkan
woii songong...rakyat mana ada yang arogan.....aparat,pejabat,dll baru bener.....
padabutasemua
04/05/2012
Coba aja gak bawa pestol, biar si Kapten kontet pake tongkat besi jg tetep bonyok. TNI jaman skrg = PENINDAS RAKYAT !!!
Balas   • Laporkan
neosack
04/05/2012
Kirim ke AS ajah tuhh TNI biar jdi koboi bneran
Balas   • Laporkan
kopasuss
04/05/2012
sok jagoan banget. mau menang2an?cari lawan imbang ke papua saja. kl mau berantem jgn pake senjata! plg jg k o badan kecil gt. pecat. ga pantes. dah bangga ya kl gt
Balas   • Laporkan
fat_bastard
03/05/2012
klo lihat tv beberapa saksi mata mengatakan aparatnya yang sok jagoan...aparat berlaku keparat
Balas   • Laporkan
neosack | 04/05/2012 | Laporkan
aparat apaan, sekarang TNI sma Polisi uda ga bisa melindungi msyarakat, bubarin ajah lahh lembaga itu
mahadewa
03/05/2012
TOLONG VIVANEWS..SEBUTKAN INISIAL KAPTEN A INI..!
Balas   • Laporkan
yukchatsex | 04/05/2012 | Laporkan
kapten A......
kapolsek | 04/05/2012 | Laporkan
Keknya lg nunggu si Simon duluan yg keluar, atau bapaknya si kapten orang yg cukup berpengaruh...
kapolsek
03/05/2012
Pengemudi motornya jd jagoan, kaptennya arogan, tapi yg pasti dua2nya apes krn ulah kameramen dadakan... hehehe... Btw siapa saksi yg rekam & upload ke youtube. Walau bgmnpun kejadian spt ini jgn sampe terulang.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru