METRO

Polisi Selidiki Izin Pistol Koboi Palmerah

Air soft gun seharusnya digunakan saat olahraga menembak saja.

ddd
Minggu, 6 Mei 2012, 14:15 Arry Anggadha, Dwifantya Aquina
Koboi Palmerah
Koboi Palmerah (youtube)

VIVAnews - Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan tengah berkoordinasi dengan POMDAM Jaya terkait insiden Kapten A si Koboi Palmerah. Polisi pun mengusut izin kepemilikan air soft gun Kapten A itu.

"Air soft gun yang digunakan di Palmerah itu termasuk senjata untuk olahraga, penggunaannya hanya pada even olah raga saja, harus ada izin dari pihak klub olahraga tersebut," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Minggu 6 Mei 2012.

Izin penggunaan air soft gun, dikatakan Rikwanto, tercantum dalam Perkab Kapolri Nomor 8 Tahun 2008, tentang senjata olahraga. "Untuk air soft gun baru masuk sejak Maret 2012, jadi setiap yang akan memiliki air soft gun, ada dalam wadah klub tembak, mereka harus terdaftar," katanya.

Dia menjelaskan, penggunaan air soft gun juga tak bisa sembarangan. "Pada even olahraga, penyelenggara akan mengeluarkan air soft gun dari gudang dengan izin, lalu setelah selesai digunakan dimasukkan lagi ke gudang," jelasnya.

Saat ini, menurut Rikwanto, pihak kepolisian hanya bertugas mencari tambahan informasi saja. Sementara, untuk proses penjatuhan sanksi terhadap Kapten A ditangani oleh POMDAM Jaya. "Kita selidiki nanti bekerja sama dengan POM TNI," tuturnya.

Terkait kepemilikan air soft gun tersebut, kata Rikwanto masih ditelusuri. Penyelidikannya seputar lama kepemilikan, apakah sudah mendaftarkan kepemilikan kepada klub tembak. "Kalau belum ya disampaikan, kita hanya sampaikan bahwa air soft gun yang dia pegang itu apakah masuk klub menembak atau pribadi," katanya.

Aksi Koboi Palmerah ini terjadi pada Senin 30 April. Kapten TNI Angkatan Darat berinisial A itu sempat mengumbar dua kali tembakan ke udara karena ribut dengan seorang pengendara roda dua.

"Pengendara sepeda motor itu berusaha memeringatkan sang pengendara mobil, tapi pengendara di mobil TNI itu tidak terima dan langsung mengumbar tembakan sebanyak dua kali ke udara," kata Andri, seorang saksi mata kejadian itu. Keributan itu akhirnya berhasil diredam berkat kehadiran dua petugas Polisi Militer yang tiba dengan mobil dinas. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
thanbughost
08/05/2012
senjata y 'air soft gun'?....,mau2 aja dikibulin..bualan model apa lagi ini.., dimana ada cerita militer nenteng2 senjata jenis air soft gun....
Balas   • Laporkan
ladhu
07/05/2012
saran gue sih dipromosiin aja tuh kapten ke daerah konflik, suruh pegang bambu runcing & ketapel..
Balas   • Laporkan
satriosabtupahing | 08/05/2012 | Laporkan
setuju brooo!!! Tentara sok2an kaya gitu ditempatkan di papua aja biar dinasnya pake koteka ukuran S.
ihtad
07/05/2012
Miris,,, Nama TNI jatuh gara gara si Kapten A (Aselole icik_icik Ehem )
Balas   • Laporkan
protista
06/05/2012
akhirnya terjawab sudah teka-teki kenapa indonesia tidak berani berperang dengan malaysia mas bro.... ternyata tentara kita cuma pake airsoft gun... pantes takut sama tentara diraja malaysia....
Balas   • Laporkan
anjar.anom
06/05/2012
sebetulnya senjata jngan di bawa plng krn akan membuat sombong dan sok jagoan
Balas   • Laporkan
protista | 06/05/2012 | Laporkan
suruh bawa pulang bambu runcing wae mas bro wkwkwkk
s.anamcell
06/05/2012
emmm belagu... sombong.. sok jagooo... sok kuat.. sok berkuasa.. mentang2 aparat... gayamu lho keparat..!!
Balas   • Laporkan
raurusraimu
06/05/2012
Terlalu banyak TNI badjingan di Indonesia. kalau ada sipil bersenjata mereka ga berani melawan (OPM) sedangkan kalau dengan sipil biasa mereka lagaknya kayak seperti yg punya negara. Polisi melempem kalo berurusan ama TNI
Balas   • Laporkan
yengkiyan8130
06/05/2012
PECAT AJA TUHH ORANG,GAK ADA GUNANYA JADI PELINDUNG RAKYAT,MASIH BANYAK KOK YG LAIN
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
Close X
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru