Warga Solo di Jakarta Siap Dukung Hidayat
Selain Hidayat, ada calon lain dari Jawa Tengah yang ikut dalam pilkada DKI, yaitu Jokowi.
Hidayat Nur Wahid (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Masyarakat Solo yang berdomisili di Jakarta menyatakan siap mendukung pasangan calon Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Juli 2012 mendatang. Dukungan itu secara resmi akan dideklarasikan pada 15 Mei 2012 mendatang.
"Kami masyarakat Jawa Tengah di Jakarta siap mendukung HNW-Didik pada deklarasi 15 Mei yang akan datang," ujar perwakilan warga Solo yang berdomisili di Jakarta, Masudi, Minggu 6 Mei 2012.
"Kami akan mengonsolidasikan warga Jawa Tengah yang ada di Jakarta untuk optimal mendukung pasangan ini."
Selain Solo, perwakilan warga dari beberapa daerah yang berdomisili di Jakarta juga akan memberikan dukungan kepada Hidayat-Didik. Mereka di antaranya perwakilan warga dari Jepara, Bumiayu, Tegal, Gunung Kidul, Sukoharjo, dan Klaten.
"Warga Sukaharjo dan lainnya di Jakarta juga cukup banyak, ada yang jadi penjual bakso, tukang jamu, hingga profesional seperti Dokter dan Bankir. Semoga dengan deklarasi ini warga perantau di Jakarta bisa ikut mendukung," ucap Masudi.
Hidayat memang merupakan calon gubernur DKI Jakarta yang berasal dari Jawa Tengah. Dia lahir di Klaten pada 8 April 1960. Namun, Hidayat bukan satu-satunya calon gubernur DKI yang berasal dari Jawa Tengah.
Selain Hidayat, Walikota Solo, Joko Widodo, juga ikut dalam perebutan kursi DKI 1 ini. Jokowi--begitu joko Widodo disapa--dipasangkan dengaan Basuki Tjahaya Purnama. Jika Hidayat diusung Partai Keadilan Sejahtera, Jokowi didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Gerindra.
Sementara itu, Hidayat mengaku diterima dengan baik oleh komunitas warga Jawa Tengah yang berdomisili di Jakarta. "Tadi siang dalam pertemuan komunitas arisan masyarakat Solo dan Jogja di Lentengagung, kami diterima," katanya.
Menurutnya, sambutan hangat itu menunjukkan diri dan partainya bisa diterima oleh semua kalangan. "Kadang banyak yang berpikir PKS dikenal sebagai partai warga menengah ke atas, seolah-olah tak didukung oleh warga grassroot. Alhamdulillah kami ternyata diterima dengan sangat baik," ujar Hidayat.
Hidayat mengaku senang mendapat sambutan yang baik. Meski demikian, dia mengaku tak ada niat memangkas potensi pemenangan kandidat lain yang berasal dari daerah Solo. "Tak ada upaya apapun untuk memangkas, mengeliminir atau mengintimidasi mereka, calon-calon yang punya akses kekuasaan pada daerah mereka," tegasnya. (adi)
-
Mengemis, Biksu Palsu Beli Moge Ninja sampai Mobil Mewah
-
Darin Mumtazah Tidak Pernah Masuk Sekolah Lagi
-
Luthfi Hasan Panggil Darin Mumtazah 'Mamah'
-
PPATK: Pelaku Pencucian Uang Sering Gunakan Orang Sekitar
-
Polwan Cantik Jadi DPO, Sang Ayah yang Kapolsek Tak Ada di Kantor
-
Lima Foreplay yang Diam-diam Diinginkan Pria
iya bener! masa ya gara2 PKS, didepok itu ga boleh ada circle K, sama Bir gitu! idih aneh banget. terus kalo pake rok pendek aja diplototin. ga kebayang kalo jakarta kaya gitu jadinya. jauh2 deh sana PKS ga usah macem2 mau jadi DKI 1. Depok dipimpin ama P
- Info Momentum
- Efek Music Mozart Terhadap Kesehatan dan Kecerdasan
- Memori Otak Bisa Disimpan dalam Hardisk
- Misteri Kasus Frederick Valentich Diculik UFO
- Gilles de Rais, Legenda Pembunuh Berantai Awal Modern
- Misteri: Kasus Kematian Peragawati Dietje di Era 80an
- VIDEO: Kemunculan Cahaya Misterius Di Atas Kubah Masjidil Aqsa
- FOTO: Mariachi, Offroader Wanita Dengan Skill Super



