METRO

Korban Habib Hasan Beberkan Bukti Baru

Kedatangan mereka juga untuk mendorong supaya kasus ini dapat segera diselesaikan.

ddd
Senin, 7 Mei 2012, 11:02 Desy Afrianti, Luqman Rimadi
Habib Hasan usai diperiksa di Polda Metro Jaya
Habib Hasan usai diperiksa di Polda Metro Jaya (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Keluarga korban dugaan pelecehan seksual kembali mengadukan Pimpinan Majelis Taklim Nurul Mustofa, Habib Hasan bin Ja'far Assegaf, ke Komisi Nasional Perlindungan Anak. Rencanannya keluarga akan beberkan beberapa bukti baru hari ini.

"Kami akan mengadu kepada Komnas PA dan kembali beberkan bukti-bukti baru yang masih kami pendam," ujar Maryam, salah seorang saksi dalam kasus tersebut kepada VIVAnews.

Kedatangan mereka juga untuk mendorong supaya kasus ini dapat segera diselesaikan. "Dua bulan lebih tapi laporan kami tidak ada perkembangan. Bukan kami katakan polisi lambat, tapi jangan sampai kasus ini terus berlarut," ucapnya.

Ia mengatakan, beberapa bukti baru yang dibeberkan adalah mengenai doktrin Hasan yang dianggapnya telah menyimpang dari ajaran Islam.

"Beberapa video dari jemaah yang berisi doktrin Hasan. Dalam video itu jemaah mengatakan bahwa dia lebih cinta pada Hasan dari pada Nabi Muhammad," kata Maryam. "Ini sebagaian bukti baru, sebagian lama dan sudah ada di kepolisian."

Menurutnya sampai saat ini tidak sedikit dari korban maupun saksi yang mendapatkan ancaman dari orang-orang tak dikenal. "Yang menganggap kami rekayasa. Beberapa kali surat kaleng bertuliskan ancaman mati dikirimkan ke rumah saya," ucap dia.

Sebelumnya, enam orang saksi dan korban melapor ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Berdasarkan laporan saksi kepada LPSK, korban Habib H mencapai ratusan orang.

Keputusan Paripurna LPSK telah memutuskan perlindungan terhadap empat orang saksi. Anggota Penanggungjawab Bidang Hukum, Diseminasi dan Humas LPSK, Hotma David Nixon, mengatakan sejak adanya perlindungan terhadap para korban, pengajuan permohonan perlindungan terus meningkat. Sebelumnya, LPSK telah menerima permohonan dari tujuh orang yang mengaku dicabuli Habib H.

Lili Pintauli, anggota LPSK Penanggungjawab bidang Bantuan, Kompensasi dan Restitusi mengatakan, bahwa LPSK telah memberikan bantuan psikologis berupa pemulihan trauma dan penguatan psikis terhadap para korban.

Sejak dilaporkan pada 16 Desember 2011 lalu, kasus ini telah diprioritaskan penanganannya. Karena para saksi dan korban masih di bawah umur. Habib H berkali-kali membantah semua tuduhan terhadapnya. Dia bahkan meminta jemaahnya yang berjumlah ratusan untuk mendoakan pelapor agar tobat.

Kuasa hukum Habib H, Arman Hanis, menegaskan bahwa status kliennya masih sebagai saksi. Arman menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan lima orang saksi yang akan meringankan  dalam kasus yang sedang membelitnya itu.

Kelima orang itu merupakan orang yang paling dekat dengan Habib H. Menurut Arman semua saksi bisa menjelaskan bahwa Habib H sama sekali tidak pernah melakukan hal-hal yang dituduhkan. (eh)

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
fokeyou
07/05/2012
arab maning arab maning.... jadi ingat nurdin m top (kalo gak salah)...alamak..
Balas   • Laporkan
triastuti | 26/05/2012 | Laporkan
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia (orang yang tergugat/terdakwa) itu kaya ataupun miskin, maka Allah l
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.
radenbagus
07/05/2012
woi pak polisi itu tuh ada bukti baru katanya udah menyimpang dari ajaran Islam, tunggu apa lagi? setuju dgn komen yg lain ga bs nunggu FPI krn setali tiga uang
Balas   • Laporkan
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.
ba_rata
07/05/2012
hyper...x najis.
Balas   • Laporkan
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.
mickymouse
07/05/2012
BIAR BEJAT KALO DARI PIHAK SENDIRI YAH DITUTUP2I. COBA KALO YANG MELAKUKAN DARI PIHAK LAIN, WAH ISA HEBOH TUH.. MALAH ISA DIBAKAR TEMPATNYA.
Balas   • Laporkan
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.
ratsniper
07/05/2012
udah ada bukti dan saksi baru......mana neh FPI dan kawan2nya???? kalo kemaksiatan datang dari sisi mereka aja,mereka pada diem......dasar militan abal2...enyah aja dari NKRI........habibnya caabul....militannya kayak preman..... lengkap dah......
Balas   • Laporkan
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.
mickymouse | 07/05/2012 | Laporkan
FPI SAMA2 CABUL DAN BEJAT JADI DIAM!!
frogman
07/05/2012
cabul...
Balas   • Laporkan
triastuti | 26/05/2012 | Laporkan
Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.
iron maiden
07/05/2012
yakinlah polisi tdk akan mengusut kasus ini krn polisinya kuatir bakal mengalami nasib serupa murid2 sang habib, saat memeriksa dan berhadapan sang habib, polisi kuatir pula
Balas   • Laporkan
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.
danilanang1
07/05/2012
arab boss... cabul cap onta
Balas   • Laporkan
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.
danilanang1
07/05/2012
habib cabul
Balas   • Laporkan
14045 | 08/05/2012 | Laporkan
sok tau lu ah.. macem pada bener aja.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru