METRO

Dewan Ketahanan Nasional Bahas GKI Yasmin

Anggota Dewan Ketahanan Nasional bertemu dengan Walikota Bogor, Diani Budiarto.

ddd
Senin, 7 Mei 2012, 16:54 Eko Priliawito, Ayatullah Humaeni (Bogor)
Jemaat GKI Yasmin Bogor menggelar kebaktian
Jemaat GKI Yasmin Bogor menggelar kebaktian (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Pemerintah Kota Bogor melakukan pertemuan tertutup dengan anggota Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) dan Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), terkait masalah pembangunan gedung Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Senin 7 Mei 2012.

Tidak lebih dari satu jam pertemuan itu digelar. Terlihat hadir Wakil Ketua Wantanas Letnan Jenderal TNI Junianto Haroen dan Walikota Bogor Diani Budiarto. Sayangnya, tidak ada satupun perwakilan Pemerintah Kota Bogor dan pemerintah pusat yang mau memberikan keterangan mengenai hasil pertemuan mereka.

Setelah rapat tertutup, rombongan kemudian mendatangi Pesantren Alghazali pimpinan KH Muhammad Mustofa, putra bungsu KH Abdullah bin Nuh, di kawasan Jalan Mawar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Setelah selesai, Letjen Junianto kembali tak bersedia memberikan keterangan secara terperinci. 

"Kami datang hanya ingin silaturrahmi," katanya, diplomatis. 

Senada, Zulkarnaen, Humas Pondok Pesantren Alghazali, mengatakan kedatangan anggota Wantanas beserta rombongan itu sifatnya hanyalah untuk bersilahturahmi secara kekeluargaan dan tidak ada dialog khusus tentang keberadaan GKI Yasmin

"Malahan Jenderal Junianto berkeinginan untuk mendirikan sekolah. Mereka hanya berfoto-foto dengan keluarga KH Mustofa," jelasnya.

Zulkarnaen menambahkan Walikota Diani Budiarto sebenarnya tidak melarang pembangunan gereja, asalkan sesuai dengan konstitusi dan prinsip-prinsip kerukunan beragama. (kd)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
antimunafiers
18/05/2012
walkot bogor aja memberi contoh tidak taat hukum,gmn warga nya mau taat hukum??
Balas   • Laporkan
yayak94
18/05/2012
orang Islam sangat toleran lihat Gereja, katedral dari sabang-merauke berlokasi di jalan2 utama di setiap kota dan mereka nyaman. HKBP suka nantang warga muslim mereka konvoi dulu setiap akan kebaktian di permukiman muslim.
Balas   • Laporkan
antimunafiers | 18/05/2012 | Laporkan
jika anda menganggap org konvoi itu menantang warga sekitar,trus FPI dan genk motor sama donk?? kenapa gak anda demo tuh FPI
mahadewa
18/05/2012
JGN TAKUT MAJU TERUS MELAWAN IBLIS-IBLIS FPI,FUI DAN BARISAN SETAN2 ITU..LAWAN !
Balas   • Laporkan
antimunafiers | 18/05/2012 | Laporkan
tidak perlu dilawan anarkis boz,pke hukum aja.krn HKBP bukan seperti warga sekitar yg anti toleran dan anarkis
kun19
17/05/2012
Sebenarnya di Indonesia Rawan soal Agama, Seandainya sampai terjadi balas membalas tdk boleh didirikannya rumah ibadah di daerah2 tertentu, ini harus dipikirkan bagaimana jadinya nanti, Pemerintah sebagai penganyom rakyat harus Tegas!
Balas   • Laporkan
purple angle | 18/05/2012 | Laporkan
benarr.. tp hrs adil.. jgn cm pilih kasih dgn agamanya sendiri!!


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru