METRO

Bila Lolos, Calon Gubernur Dikawal Polisi

Pengumumannya pada 10 Mei 2012 mendatang.

ddd
Selasa, 8 Mei 2012, 06:48 Eko Priliawito, Siti Ruqoyah
Simulasi pengamanan tempat pemungutan suara (TPS)
Simulasi pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) (Antara/ Ari Bowo Sucipto)

VIVAnews - Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta akan mengumunkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang akan bertarung dalam pemilukada 2012 pada 10 Mei mendatang.

Setelah KPU mengumunkan siapa saja pasangan calon yang lolos, setiap pasangan calon langsung diberikan pengamanan melekat dari pihak kepolisian.

"Kalau sudah ditetapkan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI, maka pengaman kepolisian akan melekat kepada mereka, " ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, kepada VIVAnews.

Setelah tanggal 10 Mei, lanjut Rikwanto akan ada kesepakatan dan keputusan bersama antara KPU dan pihak kepolisian terkait dengan pengawalan melekat ini. Pengawalan melekat, kata Rikwanto untuk menjamin keselamatan bagi para calon gubernur hingga terpilihnya gubernur DKI Jakarta yang baru.

"Yang pasti kita selalu berkoordinasi dengan pihak terkait baik dari segi pengawalan melekat hingga proses pilkadanya sendiri," kata Rikwanto.

Seperti diketahui, enam pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yakni Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli yang diusung oleh Partai Demokrat. pasangan Jokowi Dodo dan Basuki Tjahaya Purnama diusung oleh PDIP, Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini diusung oleh PKS serta pasangan Alex Noerdin dan Nono Sampono diusung oleh Partai Golkar.

Sementara itu bakal calon dari jalur Independen yakni Faisal Basri dan Biem Benjamin serta Hendardji Soepandji dan Ahmad Riza Patria. (adi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
tentukan pilihan, jangan terjebak oleh janji sesaat, karena akan menentukan jakarta 5 tahun ke depan.
Balas   • Laporkan
wandy.andi0999 | 08/05/2012 | Laporkan
Membenahi kota jakarta tak semudah membalikan telapak tangan, CAGUB yg terlalu berani berspekulasi umbar2 janji, itu adalah gaya mafia...non sens!, yg benar adalah masyarakat dan Gubernurnya berdaya bareng2 unt membenahi jakarta...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
Close X
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru