METRO

Warga Tertipu Kupon Sembako Palsu Foke-Nara

Kupon palsu itu dibagikan dua orang pengendara motor yang berpakaian safari hitam.

ddd
Selasa, 8 Mei 2012, 14:08 Eko Priliawito, Dwifantya Aquina
Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli
Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Jelang perhelatan Pemilukada DKI Jakarta, berbagai kampanye hitam atau black campaign dilakukan oleh sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab. Cara ini tentu dilakukan untuk saling menjatuhkan lawan. Kali ini, kampanye negatif menimpa calon incumbent Fauzi Bowo.

Puluhan warga Jakarta berkumpul di depan kediaman Fauzi Bowo di Jalan Teuku Umar nomor 24, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menukarkan kupon sembako gratis. Ironisnya, setelah dikonfirmasi langsung kepada Foke, kupon sembako gratis itu ternyata palsu.

Sejak pukul 11.00 WIB, sejumlah warga tersebut secara bergantian mendatangi kediaman pribadi Fauzi dengan membawa kupon berwarna biru bertuliskan "Kupon Sembako Gratis". Dalam kupon tersebut terdapat gambar pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Nara) dan logo Forum Bersama Jakarta (FBJ). Kupon dapat ditukarkan pada Selasa, 8 Mei 2012 pukul 12.00 WIB.

Rukma, 35 tahun, warga Jalan Menteng Anyar, Menteng, Jakarta Pusat, yang ikut mengantre di depan kediaman Foke, mengaku mendapat kupon tersebut dari dua orang berpakaian safari hitam yang menggunakan motor Yamaha Vixion.

"Saya lagi berkumpul sama anak-anak, tiba-tiba ada orang yang datang memberi satu kotak berisi kupon," kata Rukma.

Rukma mengaku mendapat kupon tersebut pada pukul 10.00 WIB, dan langsung membagi-bagikannya kepada warga lainnya. Pria itu menyampaikan pesan bahwa kupon bisa ditukar pada pukul 12.00 WIB.

"Orang itu bilang tolong dibagikan ke warga ," ujar Rukma.

Sementara itu, Fatmawani (52) warga Jalan Cikini Kramat RT 04 RW 01, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, mengaku menerima dua kotak kupon sembako gratis. Masing-masing kotak berisi 100 kupon. Tanpa berpikir panjang dirinya pun membagikan kepada warga sekitar.

"Yang membagikan ada dua orang menggunakan seragam satpam, pakai motor seperti Honda Revo," katanya.

Setelah puluhan warga itu mendatangi lokasi kediaman Foke, petugas menolak kupon tersebut. Akhirnya, Fatma dan Rukma diprotes warga yang menerima kupon itu.

"Saya malu sudah membagikan kupon tapi ternyata palsu," katanya.

Fatma mengaku mengenali salah seorang yang memberinya kupon, satu orang lainnya menggenakan sapu tangan untuk menutupi wajahnya. Namun demikian dia tidak mencatat nomor plat motornya.

"Kalau tahu ini bohong akan saya catat nomor pelatnya," katanya. (eh)

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
satriosabtupahing
09/05/2012
FOKE ITU MALING TERIAK MALING !!!
Balas   • Laporkan
cuplin | 09/05/2012 | Laporkan
Kerjaan timses nya bro, biar terkesan di dzolimi. Lagu lama udah basi diputar ulang...
bluesun
09/05/2012
jadi indikasi bahwa sebenarnya masih banyak rakyat yang butuh makan alias kelaparan. indikasi pula kinerja Foke ... ini kalo mau melihat sisi positif-nya ... jaman khalifah, pasti pejabat sudah menangis kalo ada rakyatnya yg kelaparan.
Balas   • Laporkan
mickymouse
08/05/2012
JANGAN2 EMANG FOKE PELAKUNYA, BUAT NUTUPI KELAKUAN DIA. JADI PURA2 JUGA KENA BLACK CAMPAIGN JUGA... AHH FOKE YOU!
Balas   • Laporkan
bobdarren
08/05/2012
Tumben jd korban.. biasanya jd pelaku!
Balas   • Laporkan
cuplin | 09/05/2012 | Laporkan
Pelakunya TIM suksenya bro.... biar massa merasa Foke di Dzolimi.....jd perlu dibela
buds001 | 08/05/2012 | Laporkan
Kenal sama yg jadi korbannya ya? Emang dia seringnya jadi pelaku?
item_angus | 08/05/2012 | Laporkan
WUAHAHAHAHAHA..............


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru