Warga Tertipu Kupon Sembako Palsu Foke-Nara
Kupon palsu itu dibagikan dua orang pengendara motor yang berpakaian safari hitam.
Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Jelang perhelatan Pemilukada DKI Jakarta, berbagai kampanye hitam atau black campaign dilakukan oleh sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab. Cara ini tentu dilakukan untuk saling menjatuhkan lawan. Kali ini, kampanye negatif menimpa calon incumbent Fauzi Bowo.
Puluhan warga Jakarta berkumpul di depan kediaman Fauzi Bowo di Jalan Teuku Umar nomor 24, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menukarkan kupon sembako gratis. Ironisnya, setelah dikonfirmasi langsung kepada Foke, kupon sembako gratis itu ternyata palsu.
Sejak pukul 11.00 WIB, sejumlah warga tersebut secara bergantian mendatangi kediaman pribadi Fauzi dengan membawa kupon berwarna biru bertuliskan "Kupon Sembako Gratis". Dalam kupon tersebut terdapat gambar pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Nara) dan logo Forum Bersama Jakarta (FBJ). Kupon dapat ditukarkan pada Selasa, 8 Mei 2012 pukul 12.00 WIB.
Rukma, 35 tahun, warga Jalan Menteng Anyar, Menteng, Jakarta Pusat, yang ikut mengantre di depan kediaman Foke, mengaku mendapat kupon tersebut dari dua orang berpakaian safari hitam yang menggunakan motor Yamaha Vixion.
"Saya lagi berkumpul sama anak-anak, tiba-tiba ada orang yang datang memberi satu kotak berisi kupon," kata Rukma.
Rukma mengaku mendapat kupon tersebut pada pukul 10.00 WIB, dan langsung membagi-bagikannya kepada warga lainnya. Pria itu menyampaikan pesan bahwa kupon bisa ditukar pada pukul 12.00 WIB.
"Orang itu bilang tolong dibagikan ke warga ," ujar Rukma.
Sementara itu, Fatmawani (52) warga Jalan Cikini Kramat RT 04 RW 01, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, mengaku menerima dua kotak kupon sembako gratis. Masing-masing kotak berisi 100 kupon. Tanpa berpikir panjang dirinya pun membagikan kepada warga sekitar.
"Yang membagikan ada dua orang menggunakan seragam satpam, pakai motor seperti Honda Revo," katanya.
Setelah puluhan warga itu mendatangi lokasi kediaman Foke, petugas menolak kupon tersebut. Akhirnya, Fatma dan Rukma diprotes warga yang menerima kupon itu.
"Saya malu sudah membagikan kupon tapi ternyata palsu," katanya.
Fatma mengaku mengenali salah seorang yang memberinya kupon, satu orang lainnya menggenakan sapu tangan untuk menutupi wajahnya. Namun demikian dia tidak mencatat nomor plat motornya.
"Kalau tahu ini bohong akan saya catat nomor pelatnya," katanya. (eh)
-
Ashley Cole & Anton Ferdinand Nyaris Adu Jotos di Los Angeles
-
Menghebohkan, Remaja Ini Berenang Bersama Hiu 9 Meter
-
Sewa PSK, Bintang Bayern Munich Terancam 3 Tahun Penjara
-
Video Biksu Naik Jet Pribadi Hebohkan Thailand
-
Kota Hilang Seperti "Atlantis" Ditemukan di Kamboja
-
Maradona Menangkan Gugatan Rp4,8 Miliar dari Perusahaan China
- Info Momentum
- Misteri Autisme Dibalik Kejeniusan Einstein
- Konspirasi Terselubung Bom Boston Marathon 2013
- Andrea Gail, Kapal yang Karam Dihantam Ombak Siluman
- Kupas Tuntas:Saat Radiasi Ponsel Sebabkan Kanker dan Kemandulan
- Tragedi Pembantaian Massal 'Kali Angke'
- Misteri Gurun Pasir Bernyanyi Di China
- FOTO: Venus Kim Hyo Yeon, Personil Girls? Generation yang Cantik


