METRO

Komitmen Cagub DKI Soal Keamanan Pilkada

Para calon berjanji turut mengamankan jalannya proses hingga penetapan gubernur terpilih.

ddd
Rabu, 16 Mei 2012, 11:23 Desy Afrianti, Siti Ruqoyah
Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di Polda
Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di Polda (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Pada 11 Juli 2012 mendatang, warga Jakarta akan melakukan pemilihan kepala daerah. Para calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta berjanji turut mengamankan jalannya proses hingga penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Calon wakil gubernur DKI dari partai Demokrat, Nachrowi Ramli, menyatakan keamanan Jakarta adalah harga mati.

"Kami yakin, kami semua bertanggung jawab sebagai warga Jakarta, dan kami akan ikut aturan sebagai warga Jakarta. Yang kami khawatirkan situasi ini ditumpangi oleh pihak-pihak yang ingin Jakarta kacau. Kami saran,  sistem informasinya ditingkatkan," ujar pasangan calon gubernur Fauzi Bowo ini dalam acara silaturahmi dengan Kapolda Metro Jaya, KPU Provinsi DKI Jakarta, Panwaslu di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 16 Mei 2012.

Dikatakan Nara, sapaan akrab Nachrowi, jika perlu para calon mengadakan diskusi bersama dengan pihak kepolisian untuk mengetahui situasi keamanan Jakarta sehingga para calon bisa mengerti.

Dia mengusulkan untuk membuat posko gabungan semua calon agar proses Pemilukada berjalan aman dan lancar. Tim sukses, lanjut Nara juga mempunyai peranan penting dalam setiap pergerakan isu yang ada dalam Pemilukada.

Karena itu dia meminta seluruh tim sukses agar memiliki wibawa yang tinggi. "Kalau bilang stop ya stop, jangan dilanjutkan agar tidak memperkeruh suasana. Ini juga harus didukung oleh polisi," jelas Nara.

Nara menilai proses ini hanya sebuah kompetisi yang menginginkan Jakarta menjadi kota yang lebih baik.

Hal serupa juga disampaikan oleh cawagub Nono Sampono. Masalah keamanan tidak terlepas dari kesejahteraan. Menurut Nono, pesta demokrasi yang digelar selama ini terkadang diwarnai masalah keamanan. "Ini jadi bagian penting, apapun yang terjadi di Jakarta akan berdampak nasional, dan kacamata internasional pun melihat dengan adanya duta besar dan orang asing," kata calon wakil Alex Noerdin itu.

Nono menyadari gesekan akan sering terjadi di lapangan. Untuk mengantisipasi hal tersebut dirinya akan melakukan koordinasi kepada seluruh pasangan calon dan tim sukses. Terkait dengan pengamanan calon, dirinya memberi apresiasi kepada polisi untuk melakukan pengawalan melekat sebagai upaya proteksi dini.

Calon wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, meminta jika ada simpatisan pasangan Jokowi-Ahok yang berbuat anarkis untuk segera ditindak. "Saya sudah bilang ke simpatisan kami, kalau berbuat anarkis pasti kalian adalah penyusup, karena kami tidak ada yang rusuh," kata Ahok. (eh)

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
Close X
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru