METRO

FOTO: Polda Undang Cagub DKI Bahas Keamanan

Para calon berjanji turut mengamankan jalannya proses hingga penetapan gubernur terpilih.

ddd
Rabu, 16 Mei 2012, 15:37 Desy Afrianti, Siti Ruqoyah
Para calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta pegang nomor urut
Para calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta pegang nomor urut (Antara/ Reno Esnir)

VIVAnews - Jelang pemilihan kepala daerah DKI Jakarta yang jatuh pada 11 Juli 2012, Polda Metro Jaya mengundang semua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta untuk membahas masalah keamanan pesta rakyat Jakarta itu. Seluruh pasangan calon hadir di gedung Mainhall Polda Metro Jaya, Rabu 16 Mei 2012. Pertemuan ini juga dihadiri Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta dan Panitia Pengawas Pemilu.

Dalam sambutannya, Wakapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Suhardi Alius, berharap Pemilukada DKI Jakarta 2012 berjalan lancar. Dia mengimbau agar pasangan cagub siap menang dan kalah. Untuk pengamanan, polisi dari seluruh jajaran juga menyiapkan aturan-aturan yang sudah disepakati bersama.

"Kami harapkan Pemilukada DKI berjalan kondusif, tentu ini kepedulian dari seluruh cagub dan timses untuk dikelola dengan baik, dan semuanya bisa berkoordinasi dengan jajaran kemanan," kata mantan Kapolres Depok itu.

Para calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta berjanji turut mengamankan jalannya proses hingga penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Lihat fotonya di sini

Calon wakil gubernur DKI dari partai Demokrat, Nachrowi Ramli, menyatakan keamanan Jakarta adalah harga mati.

"Kami yakin, kami semua bertanggung jawab sebagai warga Jakarta, dan kami akan ikut aturan sebagai warga Jakarta. Yang kami khawatirkan situasi ini ditumpangi oleh pihak-pihak yang ingin Jakarta kacau. Kami saran,  sistem informasinya ditingkatkan," ujar pasangan calon gubernur Fauzi Bowo ini.

Hal serupa juga disampaikan oleh cawagub Nono Sampono. Masalah keamanan tidak terlepas dari kesejahteraan. Menurut Nono, pesta demokrasi yang digelar selama ini terkadang diwarnai masalah keamanan. "Ini jadi bagian penting, apapun yang terjadi di Jakarta akan berdampak nasional, dan kacamata internasional pun melihat dengan adanya duta besar dan orang asing," kata calon wakil Alex Noerdin itu.

Calon wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, meminta jika ada simpatisan pasangan Jokowi-Ahok yang berbuat anarkis untuk segera ditindak. "Saya sudah bilang ke simpatisan kami, kalau berbuat anarkis pasti kalian adalah penyusup, karena kami tidak ada yang rusuh," kata Ahok.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
Close X
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru