FOTO: Polda Undang Cagub DKI Bahas Keamanan
Para calon berjanji turut mengamankan jalannya proses hingga penetapan gubernur terpilih.
Para calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta pegang nomor urut (Antara/ Reno Esnir)
VIVAnews - Jelang pemilihan kepala daerah DKI Jakarta yang jatuh pada 11 Juli 2012, Polda Metro Jaya mengundang semua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta untuk membahas masalah keamanan pesta rakyat Jakarta itu. Seluruh pasangan calon hadir di gedung Mainhall Polda Metro Jaya, Rabu 16 Mei 2012. Pertemuan ini juga dihadiri Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta dan Panitia Pengawas Pemilu.
Dalam sambutannya, Wakapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Suhardi Alius, berharap Pemilukada DKI Jakarta 2012 berjalan lancar. Dia mengimbau agar pasangan cagub siap menang dan kalah. Untuk pengamanan, polisi dari seluruh jajaran juga menyiapkan aturan-aturan yang sudah disepakati bersama.
"Kami harapkan Pemilukada DKI berjalan kondusif, tentu ini kepedulian dari seluruh cagub dan timses untuk dikelola dengan baik, dan semuanya bisa berkoordinasi dengan jajaran kemanan," kata mantan Kapolres Depok itu.
Para calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta berjanji turut mengamankan jalannya proses hingga penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Lihat fotonya di sini
Calon wakil gubernur DKI dari partai Demokrat, Nachrowi Ramli, menyatakan keamanan Jakarta adalah harga mati.
"Kami yakin, kami semua bertanggung jawab sebagai warga Jakarta, dan kami akan ikut aturan sebagai warga Jakarta. Yang kami khawatirkan situasi ini ditumpangi oleh pihak-pihak yang ingin Jakarta kacau. Kami saran, sistem informasinya ditingkatkan," ujar pasangan calon gubernur Fauzi Bowo ini.
Hal serupa juga disampaikan oleh cawagub Nono Sampono. Masalah keamanan tidak terlepas dari kesejahteraan. Menurut Nono, pesta demokrasi yang digelar selama ini terkadang diwarnai masalah keamanan. "Ini jadi bagian penting, apapun yang terjadi di Jakarta akan berdampak nasional, dan kacamata internasional pun melihat dengan adanya duta besar dan orang asing," kata calon wakil Alex Noerdin itu.
Calon wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, meminta jika ada simpatisan pasangan Jokowi-Ahok yang berbuat anarkis untuk segera ditindak. "Saya sudah bilang ke simpatisan kami, kalau berbuat anarkis pasti kalian adalah penyusup, karena kami tidak ada yang rusuh," kata Ahok.
- Info Momentum
- Para Pemimpin Dunia Disusupi Alien?
- Kisah Kim Ung Yong, Manusia Super Jenius
- Ilmuwan: Ada Puluhan Miliar Planet Mirip Bumi di Jagat Raya
- Jaman Dulu Nenek Moyang Bangsa Indonesia Menguasai 2/3 Bumi
- Tragedi Pembantaian Massal 'Kali Angke'
- Idol Rock, Batu Seberat 200 Ton yang Seimbang
- Foto: F(X) Girl Band Asal Korea Selatan 5 Bidadari Cantik



