METRO

Urutan Keempat, Hidayat-Didik Abaikan Survei

Tim sukses pasangan yang diusung PKS ini menyebut survei tersebut bersifat subjektif.

ddd
Kamis, 24 Mei 2012, 11:44 Desy Afrianti, Luqman Rimadi
Calon Gubernur DKI Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini
Calon Gubernur DKI Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Tim sukses pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini tidak mau mengambil pusing terhadap hasil survei Indo Barometer yang menempatkan mereka di urutan keempat. Koordinator manajemen program pasangan Hidayat-Didik, Igo Ilham, menyebut survei tersebut bersifat subjektif.

"Bagi kami ini jadi bahan lucu-lucuan saja, ini lawakan di tengah pesta demokrasi," ujar Igo Ilham kepada VIVAnews, Kamis 24 Mei 2012.

Dia mengkritik survei itu, misalnya pertanyaan kepada responden tentang kandidat pernah berpengalaman atau tidak menjabat kepala daerah. Sedangkan pasangan yang diusung PKS, belum pernah menjadi kepala daerah Jakarta. Padahal, Igo mengklaim Hidayat punya prestasi bagus ketika menjabat ketua MPR.

"Kami lihat Pak Hidayat, sebagai ketua MPR laporan keuangannya wajar tanpa pengecualian, ini prestasi yang harus diperhitungkan," katanya.

Menurutnya untuk mengukur sejauh mana tingkat keterpilihan pasangan ini, pihaknya membentuk tim survei internal. "Kalau kami punya tim survei sendiri yang lebih objektif," kata Igo.

Berdasarkan hasil Survey internal, anggota DPRD DKI ini mengatakan tingkat keterpilihan HNW-Didik masih cukup tinggi. "Terakhir per-April, tingkat elektabilitas Pak Hidayat masih di atas 25 persen, ini cukup tinggi," kata Igo.

Indo Barometer kemarin melansir pasangan dengan elektabilitas tertinggi menurut responden adalah pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dengan 49,8 persen. Lalu diikuti oleh Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama 16,4 persen, Alex Noerdin-Nono Sampono 5,7 persen, Hidayat Nur Wahid-Didik Junaedi Rachbini 4,5 persen, Faisal Batubara-Biem Triani Benjamin 2,3 persen, dan Hendardji Soepandji-A Riza Patria 0,2 persen.

Survei itu mengggunakan metode multistage random sampling, dengan wilayah pelaksanaan survei di seluruh provinsi DKI Jakarta. Jumlah responden sebanyak 440 orang. Teknik pengumpulan data adalah wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuisioner. Sementara tingkat margin of error sebesar 4,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
rpg7
24/05/2012
Moga2 sih di putaran 2 HNW melawan Jokowi , dan kl itu yg terjadi hasilnya siapapun yg menang bakal membawa jakarta kearah yg jauh lebih baik
Balas   • Laporkan
bayumas | 24/05/2012 | Laporkan
Preeeeetttttt,ngomong tuh sama ember.....
sikap
24/05/2012
cuma manusia bermental preman yg pilih foke..SAY NO TO FOKE!!
Balas   • Laporkan
0206
24/05/2012
Sy ragukan Polling Yg Dilansir Indobarometer Di-tengah-2 Pesimisme Masyarakat Jakarta Terhdp Sepak Terjang Fauzi Bowo!!Jkt Kasat Mata Terlihat Tak Ada Yg Berubah, Banjir Tetap Banjir, Macet Ttp Macet, Jorok Sampah Polusi Tetap Jg Semrawut, Say No To Foke!
Balas   • Laporkan
sikap | 24/05/2012 | Laporkan
tul..survey mmg selalu demikian..incumbent menguasai..cuma manusia bermental preman yg pilih foke..SAY NO TO FOKE!!
mbahmoe
24/05/2012
Bicara survei dan polling. Polling SMS di vivanews ada yg aneh. setelah mendominasi polling sms,tiba-tiba pasangan Hidayat-Didik jatuh ke urutan dua.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru