METRO

Polisi Tangkap 34 Tersangka di Kampung Ambon

Polisi dan Pemkot Jakarta Barat tengah membersihkan kampung itu dari peredaran narkoba.

ddd
Jum'at, 1 Juni 2012, 19:35 Hadi Suprapto, Siti Ruqoyah
Polisi dan Pemkot Jakarta Barat tengah membersihkan Kampung Ambon dari peredaran narkoba.
Polisi dan Pemkot Jakarta Barat tengah membersihkan Kampung Ambon dari peredaran narkoba. (ANTARA/ Dedy Wijaya)

VIVAnews - Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Kali ini, polisi berhasil mengamankan 34 tersangka dan beberapa barang bukti narkoba seperti ganja serta sabu.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Gembong Yudha, mengatakan, polisi melakukan penggerebekan di 12 tempat yang berbeda. Selain narkoba, pihaknya mengamankan puluhan alat hisap (bong), buku rekap, korek api, dan uang tunai.

"Kami berhasil mengamankan 34 tersangka, di antaranya 27 laki-laki dan 7 perempuan serta beberapa barang bukti, seperti narkoba jenis sabu-sabu dan ganja serta bong berikut uang tunai Rp10 juta," kata Gembong, Jumat 1 Juni 2012.

Gembong menjelaskan, operasi rutin yang dilakukan polisi di Kampung Ambon guna membersihkan tempat tersebut dari peredaran narkoba. Penggerebekan ini juga berkat kerja sama dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat. "Seluruh tersangka dan barang bukti kini diamankan di Polres Jakarta Barat," kata Gembong.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat berencana merelokasi Kampung Ambon. Asisten Pemerintah Walikota Jakarta Barat, Denny Wahyu, mengatakan, usulan itu disampaikan polisi setelah mempertimbangkan faktor keamanan.

Dia menambahkan, Pemkot akan memikirkan rencana itu secara masak. Dibutuhkan koordinasi dari seluruh pihak agar tujuan bisa tercapai.

Upaya itu dilakukan agar pemindahan Kampung Ambon bukan sekadar pindah tempat bagi para penghuninya. Sebab, jika warga direlokasi dan tetap dalam satu komunitas, persoalan narkoba tidak akan terselesaikan.

"Butuh perencanaan yang komprehensif dan terpadu dari semua instansi terkait, tidak bisa hanya dari polisi atau pemerintah kota saja," kata Denny. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
coroimut
02/06/2012
dari dulu kampung ambon di cengkareng terkenal sebagai daerah teraman bisnis narkoba...mudah2an pak gembong dan jajarannya bisa membuktikan anggapan negatif masyarakat..maju terus pak gembong demi generasi baru Indonesia yang bebas Narkoba...
Balas   • Laporkan
rahmad30
01/06/2012
Klo ane mah punya pemikiran dibakar aja tuch satu kampung rumahnye beres dach....jakarta nich bakalan bebas dari ntu yg namanye narkoba
Balas   • Laporkan
darkzz | 02/06/2012 | Laporkan
gmn mw di bakar..pajaknya dri daerah tersebut mngalir trs,Pajak Gelap msk ke kantong gelap jg..oknum2 trtentu pke itu tmpat bwt di jadikan ajang kenaikan pangkat,,


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru