METRO

Patung MH Thamrin Bisa Berinteraksi

MH Thamrin sudah memikirkan keadilan yang masa itu masih timpang. "Ini masih relevan."

ddd
Minggu, 3 Juni 2012, 11:56 Hadi Suprapto, Amal Nur Ngazis
Peresmian patung MH Thamrin di Jakarta, Minggu 3 Juni 2012
Peresmian patung MH Thamrin di Jakarta, Minggu 3 Juni 2012  

VIVAnews - Patung dan taman HM Thamrin telah diresmikan setelah digodok sejak 2000. Kehadiran patung pahlaman nasional kelahiran 16 Febuari 1894 ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi semua warga Jakarta.

"Patung ini dihadirkan agar kita semua mengetahui sosok, perjuangan, serta teladan membangun kota Jakarta," kata Gubernur DKI Fauzi Bowo usai meresmikan patung dan taman MH Thamrin, di kawasan Bundaran Bank Indonesia, Jakarta, Minggu 3 Juni 2012.

Foke menyebutkan salah satu teladan yang diambil adalah MH Thamrin mempunyai pandangan yang visioner pada saat itu. Dia sudah memikirkan keadilan yang masa itu masih timpang. Karena itu patung setinggi 5 meter ini dilengkapi kutipan pemikiran Thamrin mengenai keadilan semasa kolonialisme. Berikut kutipan yang terukir di bagian depan:

"Rasa keadilan yang dibangun dewasa ini sangatlah sulit dicari, kepercayaan pada keputusan pengadilan termasuk salah satu sandaran utama negara yang sangat penting, tetapi dengan banyaknya keraguan dalam keputusan kenetralan instutusi pengadilan, pemerintah akan kehilangan salah satu pilar terkuat untuk memelihara kedaulatan hukum." 

Kutipan tersebut menurut Foke masih berlaku untuk kondisi saat ini. "Ini masih relevan sampai kini setelah kita merdeka 68 tahun," katanya.

Soal waktu yang lama untuk mewujudkan patung dan taman MH Thamrin ini, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Catharina Suryawati mengatakan proses pembangunan melalui tahap sayembara dan perencanaan pembangunan.

Ia menyebutkan awalnya patung akan dibangun di Jalan MH Thamrin, seperti patung Jenderal Sudirman yang terletak di tengah median jalan, namun karena tidak memungkinkan, akhirnya patung MH THamrin dibangun di kawasan Bundaran Bank Indonesia.

"Di sini, karena di taman, patung bisa berinteraksi dengan warga. Tempatnya luas, representatif karena terletak di ring satu," katanya.

Dia menambahkan, meski patung tidak terletak tepat di Jalan MH Thamrin, patung ini dibangun khusus untuk dikaitkan dengan MH Thamrin. Patung pahlawan nasional yang wafat pada 11 Januari 1941 ini berbeda dengan kebanyakan patung lain. "Patung lain pasif hanya bisa dilihat, ini bisa berinteraksi," ujarnya.

Disebut "bisa berinteraksi" karena patung ini bisa dikunjungi warga, tak seperti patung di perempatan Pancoran, Jakarta, misalnya.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
doel_gandoel
16/08/2012
FPI moderat .... loh, karena tujuan untuk kemaslahatan umat & merupakan pejuang di Negri ini dan Tauladan umat & masyarakat..
Balas   • Laporkan
iron maiden
03/06/2012
kha bikin patung2 = bikin berhala, kok fpi diam saja, disogok foke ya?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
Close X
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru