METRO

Foke Yakin Transportasi DKI Bakal Lebih Baik

"Insya Allah ada perbaikan signifikan dalam mengatasi masalah transportasi Jakarta."

ddd
Minggu, 3 Juni 2012, 19:21 Anggi Kusumadewi, Amal Nur Ngazis
Pengerjaan jalan layang nontol Casablanca-Tanah Abang
Pengerjaan jalan layang nontol Casablanca-Tanah Abang (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews – Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meyakini akan terjadi perbaikan signifikan di sektor transportasi Jakarta menyusul kemajuan pembangunan dua ruas jalan layang nontol, yaitu Antasari-Blok M dan Cassablanca-Tanah Abang.

“Insya Allah dengan beroperasinya dua ruas jalan layang nontol ini dan diterapkannya sistem direct service di jalur busway dalam waktu dekat ini, akan ada perbaikan signifikan dalam mengatasi masalah tranportasi Jakarta,” kata Foke ketika meninjau pembangunan jalan layang nontol ruas Cassablanca-Tanah Abang, Minggu 3 Juni 2012.

Pembangunan dua jalan layang nontol itu sudah dimulai sejak akhir 2010 dengan masa pengerjaan sekitar 1 tahun 7,5 bulan. Menurut data Dinas Pekerjaan Umum Provinsi DKI, pengerjaan pembangunan ruas Antasari-Blok M yang membutuhkan dana Rp1,2 triliun itu sudah mencapai 83,56 persen, dengan rincian untuk paket Pasar Cipete mencapai 74,64 persen, Cipete Utara 80,29 persen, Brawijaya 85,82 persen, Prapanca 90,59 persen, dan Mabak 86,93 persen.

Sementara untuk ruas Kampung Melayu-Tanah Abang, pengerjaan bentangan jalan sudah mencapai 75,14 persen dengan rincian paket Casablanca mencapai 87,02 persen,  paket Satrio 85,16 persen, dan paket Mas Mansyur 44,25 persen. Sedangkan pembangunan ramp baru yang dimulai awal 2012, kini sudah mencapai 26,87 persen dengan rincian ramp Casablanca 23,52 persen dan ramp Mas Mansyur 30,26 persen.

“Pengerjaan ruas Antasari-Blok M tampaknya lebih cepat dibandingkan Kampung Melayu-Tanah Abang. Namun kami harap sebelum akhir tahun semuanya sudah bisa digunakan masyarakat,” ujar Foke.

Penyelesaian pembangunan jalan layang tersebut, imbuh Foke, akan menambah deretan pencapaian Pemerintah Provinsi DKI dalam membangun infrastruktur tranportasi dalam 5 tahun terakhir, yaitu pembangunan jalan missing link di 5 lokasi, pembangunan 3 fly over, pembangunan dan perbaikan 14 ruas jembatan, persiapan pembangunan proyek MRT yang dijadwalkan direaliasikan awal tahun depan, dan pembangunan 6 ruas jalan tol.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
bang.djonie
04/06/2012
mantap udah optimis, tinggal kepedulian kita saja
Balas   • Laporkan
lia.haryanti
04/06/2012
amin, semoga lebih baik
Balas   • Laporkan
badut.perjuangan
04/06/2012
Semoga bisa mengurangi kemacetan di Jakarta.
Balas   • Laporkan
bonaone
03/06/2012
sepintar"nya nya para GUBERNUR maupun CALON GUBERNUR DKI Jakarta dalam mengatasi kemacetan jakart itu tetap saja, malah akan menghamburkan uang rakyat....yang bener itu kurangi arus pertambahan kendaraan bermotor bahkan kalau bisa di hentikan sementara...
Balas   • Laporkan
jokopasha | 04/06/2012 | Laporkan
IYa... trusss kalau dikurangi kendaraan mau naik apa mas bonaone??? org itu beli kendaraan krn ga ada alternatif, trpaksa,piye toh..


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru