METRO

Foke Angkat Bicara Soal Kisruh DPT Pilgub DKI

"Kami pun mendukung DPT yang jujur," kata calon gubernur incumbent DKI Jakarta itu.

ddd
Minggu, 3 Juni 2012, 20:17 Anggi Kusumadewi, Amal Nur Ngazis
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews – Calon gubernur DKI Jakarta incumbent, Fauzi Bowo, menyatakan pihaknya menginginkan proses Pemilukada DKI berjalan sesuai prinsip yang benar.

“Kami juga tidak ingin DPT (Daftar Pemilih Tetap) pemilih nantinya adalah daftar pemilih yang tidak jujur apalagi fiktif,” kata Foke di sela-sela meninjau pembangunan jalan layang nontol ruas Casablanca-Tanah Abang, Minggu 3 Juni 2012.

Foke menegaskan, ia berprinsip DPT harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami pun mendukung adanya DPT yang jujur. Tapi kita harus berangkat dari pemikiran yang rasional,” ujar cagub pasangan Imam Nachrowi itu.

Calon gubernur nomor urut satu itu pun menyatakan mendukung langkah KPUD DKI Jakarta terkait kisruh DPT. “Selebihnya saya serahkan ke KPU,” kata dia singkat.

Sebelumnya, 5 pasang cagub DKI Jakarta selain Foke memprotes penetapan DPT oleh KPUD DKI. Mereka bahkan mengancam melaporkan KPUD ke polisi.

“Kami berlima sepakat, stop dulu proses tahapan pilkada, harus dibereskan dulu. Kalau tetap ngotot akan kami pidanakan atas tuduhan pemalsuan dokumen,” kata Juru Bicara Tim Sukses Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, M. Taufik.

Kelima cagub-cawagub DKI itu sepakat menolak DPT karena menemukan banyaknya pemalsuan dokumen di dalamnya. “Kita kecewa terhadap KPU yang ngotot dengan kesalahannya, sehingga muncul pertanyaan, kenapa KPU kok ngotot?” ujarnya.

Ketua KPUD DKI Jakarta Dahlia Umar sendiri mengaku tidak terganggu dengan protes tim sukses pasangan calon atas keputusan DPT. “KPU bekerja sebaik-baiknya memberikan pelayanan terhadap publik terkait pemutakhiran data pemilih. Kalau ada yang puas alhamdulillah, kalau tidak ya tidak dipaksa,” kata Dahlia.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
mega.kurnia
06/06/2012
cagub" lain cm bisa nuduh bang foke doang, pd tkut tuu kalo bang foke menang
Balas   • Laporkan
indri.ani
05/06/2012
huh cagub" dari luar jakarta sengaja mo merusuh niii
Balas   • Laporkan
ditipu_sebeye
05/06/2012
DPT itu sumber datanya dari DPS, DPS itu sumber datanya dari DisDukCapil. Jadi kalo ujungnya aja udah salah, pasti akhirnya juga salah. Nalar anak SD juga tahu itu. Lha ini Gubernurnya kaga paham. Seh, go blok bener.
Balas   • Laporkan
boazpaseta
05/06/2012
kalau dulu tdk ada yg protes krn foke ga ada lawannya & kecurangan2nya jg gak akan diusut. sukurlah sekrang kandidatnya pd kritis jadi pemilukada kali ini diharapkan mendekati sempurna.
Balas   • Laporkan
madmaulana
04/06/2012
Serahkan saja kepada pihak yg berwenang jika memang ada bukti penyelewengan. Saya rasa tdk perlu menuduhkan hal" negatif kpd calon incumbent.
Balas   • Laporkan
donilesmana
04/06/2012
lebih baik persoalan ini diusut kebenarannya, biar tidak terjadi sentimen negatif terhadap salah satu cagub.
Balas   • Laporkan
bang.djonie
04/06/2012
sebagai incumbent pasti bang foke disalahin terus, padahal dpt kan urusannya kpu
Balas   • Laporkan
lia.haryanti
04/06/2012
maju terus bang kumis
Balas   • Laporkan
badut.perjuangan
04/06/2012
Masih aja DPT dijadikan alasan untuk menunda maupun menggagalkan pilkada. ckckckc
Balas   • Laporkan
muhamadsaugi.saugi
03/06/2012
Tdk blh menuduh mashery itu fitnah namanya,apa bedanya brarti jk kt bcara demikian?...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru