METRO

Syahroni Korban Fokker Baru Sebulan Menikah

"Istrinya nunggu jenazah Syahroni di Bandung," kata salah satu kerabat

ddd
Jum'at, 22 Juni 2012, 00:09 Eko Huda S, Oscar Ferri
Fokker 27 milik AU jatuh Halim
Fokker 27 milik AU jatuh Halim (Nurcholis Anhari Lubis/VIVAnews)

VIVAnews - Letda Penerbang Syahroni menjadi salah satu korban tewas dalam insiden jatuhnya pesawat TNI Angkatan Udara di Pangkalan Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis 21 Juni 2012. Pihak keluarga mengaku sangat kaget dengan musibah yang menimpa Syahroni.

"Apalagi setelah dicek beberapa kali di media namanya tidak muncul," kata kerabat Syahroni, Mamat, di Rumah Sakit Angkatan Udara Esnawan Antariksa, Jakarta.

Namun, kepastian meninggalnya Syahroni akhirnya diterima oleh keluarga setelah pihak TNI AU mengumumkan nama-nama korban yang tewas. Kabar itu baru diterima sekitar pukul 16.00 WIB.

Mamat mengatakan, Syahroni baru menikah bulan lalu. Saat ini, kata Mamat, istri Syahroni, tinggal di Bandung, Jawa Barat. "Istrinya nunggu jenazah Syahroni di Bandung. Tapi di sini ada mertuanya," ucapnya.

Berdasarkan pantauan VIVAnews di RSAU, sejak pukul 20.30 WIB, para keluarga dan kerabat satu per satu memasuki rumah duka, tempat para jenazah korban disemayamkan.

Beberapa di antara mereka tak kuasa menahan tangis. Bahkan, seorang perempuan yang merupakan kerabat salah satu keluarga korban tampak menangis histeris. Keluarga lainnya berusaha menenangkan perempuan tersebut.

Tak lama kemudian, satu per satu peti jenazah korban dimasukkan ke dalam ambulans. Para korban tewas itu akan dibawa ke hanggar Skuadron II Pangkalan Halim Perdanakusumah untuk disemayamkan. Para jenazah itu akan diterbangkan ke kampung halaman masing-masing pada pukul 08.00 WIB esok hari.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
perasaan korban pesawat jatuh sering banget pengantin baru kalo ga gitu mau nikah,... d buat peraturan aja pengantin baru ato yg mau merid ga boleh nerbangin pesawat, :p
Balas   • Laporkan
nangs
22/06/2012
turut berdukacita, pada pemerintah tolong pesawat yang udah tua di hancurkan.... layak terbang boleh tp layaklah pesawat itu oleh keadaan factor lain ??
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru