Foke-Nara Tawarkan Pelayanan Berkualitas
Itu diwujudkan melalui penyempurnaan kebijakan, dan rekayasa sistem.
Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Pasangan nomor urut satu, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli menawarkan pelayanan publik berkualitas yang mudah diakses masyarakat dan merata.
Hal itu sampaikan Fauzi Bowo saat memaparkan visi-misi dan programnya di gedung DPRD DKI Jakarta, Minggu 24 Juni 2012. "Tujuannya, Jakarta lebih maju, nyaman, dan sejahtera," kata Fauzi Bowo pada rapat paripurna istimewa DPRD.
Misi tersebut diwujudkan melalui penyempurnaan kebijakan, rekayasa sistem, dan inovasi program yang dikenal sebagai reformasi birokrasi. Nantinya, mereka akan mengatur perizinan, layanan publik berbasis on-line system, e-Government, subsidi pendidikan, jaminan sosial kesehatan masyarakat, subsidi angkutan umum massal, dan subsidi rumah susun sewa bagi masyarakat miskin.
Dalam hal pengaturan perizinan, menurut Foke, penyempurnaan kebijakan dan rekayasa sistem ditempuh. Antara lain melalui pemisahan lembaga regulator dan lembaga operator. Akan dilakukan pemisahan antara operator pemberi izin dengan operator pengawasan.
Foke juga berjanji mempermudah pelayanan advice planning, perizinan mendirikan bangunan, izin usaha, dengan mendekatkan simpul-simpul pelayanan dengan masyarakat yang membutuhkan. Foke-Nara juga akan memberlakukan standar pelayanan minimal yang jelas dan terukur.
"Untuk itu, penguatan kapasitas pelayanan di tingkat kota/kabupaten, kecamatan dan kelurahan terus ditingkatkan,” katanya.
Peningkatan dan pengembangan sistem akreditasi lembaga serta sertifikasi tenaga pelaksana untuk menjamin kualitas pelayanan publik. Langkah itu akan diterapkan di sekolah, rumah sakit, perizinan bangunan, dan lainnya.
Selain itu, beberapa pekerjaan teknis penyelenggaraan pemerintahan yang memerlukan spesialisasi keahlian, penyiapan, dan pembinaan sumber daya manusis aparatur secara terencana dan sistematik merupakan suatu keharusan. Kapasitas pengelolaan talenta aparatur pemerintah daerah dilaksanakan berdasarkan prinsip keterbukaan dan transparansi.
"Dan prinsip the right man on the right job tak boleh diabaikan," katanya.
Derajat kehidupan warga kota ditingkatkan melalui pelayanan pendidikan dengan wajib belajar 12 tahun yang mulai tahun ajaran 2012/2013. Efektivitas biaya operasional pendidikan dan biaya operasional buku guna memajukan kualitas pendidikan dasar dan menengah terus dilanjutkan.
"Hingga mencakup pula sekolah-sekolah swasta yang memenuhi syarat," ujarnya. Kualitas kesehatan masyarakat, dia melanjutkan, terus ditingkatkan melalui perbaikan pelayanan, perluasan cakupan, dan peningkatan efektivitas program Jaminan Kesehatan bagi seluruh warga DKI (Jamkesda).
"Pembangunan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jakarta Selatan dan Puskesmas Kecamatan yang memiliki fasilitas rawat inap adalah bagian dari upaya ini," ucap dia. (art)
- Info Momentum
- Misteri Pembunuhan Presiden Kennedy Dengan Proyek UFO Rahasia
- Kawah Patomski, Kawah Misterius Bentukan Alien di Tengah Hutan Rusia
- "The Count" Penipu Ulung Paling Lihai di Dunia
- Hasta Brata, Misteri Ilmu Kepemimpinan Jawa
- Beredar Foto Seksi Mirip Sefty Sanustika Istri Fathanah
- Misteri Suara Denting Lonceng Di Komplek Pemakaman Menteng Pulo
- FOTO: Cantiknya Rosnita Putri Wanita Teman Dekat Arya Wiguna



