METRO

Umbar Janji Manis, Cagub DKI Saling Sindir

Enam calon gubernur menyampaikan pemikirannya sembari mengumbar janji manis.

ddd
Senin, 25 Juni 2012, 00:58 Pipiet Tri Noorastuti, Nila Chrisna Yulika
Enam pasang Cagub DKI Jakarta
Enam pasang Cagub DKI Jakarta (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Enam calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tak hanya berlomba mengumbar janji manis. Kesempatan tatap muka dalam sebuah acara debat juga membuat mereka tak tahan saling sindir.

Gambaran ini terekam dalam adu statement terakhir sebuah acara debat bertajuk tajuk 'Jakarta Mencari Pemimpin' yang berlangsung di Hotel Grand Melia, Jakarta, Minggu malam, 24 Juni 2012.

Fauzi Bowo misalnya. Calon gubernur incumbent ini menyindir calon lain yang menjanjikan perubahan Jakarta dalam tiga tahun. Ia mengatakan bahwa harapan dan keinginan publik tidak sederhana. Jangan menyederhanakan masalah Jakarta.

"Ini bukan forum yang pantas untuk menjanjikan sesuatu yang muluk-muluk, apalagi mimpi belaka, saya yakin dan percaya masalah tidak selesai dalam satu hari, tidak selesai dalam tiga tahun," kata Foke.

Hendardji Soepandji pun kembali menyindir Foke dengan slogan Jakarta Berkumis (kumuh, berantakan dan miskin). Handardji mengatakan akan mengubah Jakarta agar tak Berkumis lagi.

"Kami akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta, seluruh fasilitas publik," ujarnya. "Juga membuat lapangan pekerjaan di sektor formal dan informal. Dengan menambah lapangan pekerjaan Jakarta tidak lagi kumuh berantakan, dan miskin," kata Hendardji.

Jokowi mengatakan akan mengubah Jakarta agar tak seperti pemerintahan saat ini. "Jakarta adalah kiblat pembangunan di negeri ini, dan akan diikuti daerah lain. Perubahan Indonesia harus dimulai dari Jakarta, kita harus segera mengubah angan-angan menjadi kenyataan," ujarnya.

Sementara Hidayat Nurwahid mengunggulkan pengalaman dia saat menjabat sebagai Ketua MPR. "Kalau Anda mencari pengalaman, pengalaman kami panjang, ketua MPR," ujarnya.

Sedangkan Faisal Basri yang merupakan calon gubernur independen menyindir calon gubernur lain yang berasal dari partai. "Sekarang jangan sia siakan hal ini, mari berdayakan bareng bareng warga, Jakarta milik warga Jakarta, Jakarta ini bukan rumah untuk politisi, partai, milik birokrat," ujarnya.

Alex Noerdin pun tak mau kalah dengan menyindir Foke atas kampanyenya pada pemilukada periode lalu. "Memang tidak boleh hanya janji, lima tahun lalu ada yang mengumbar janji tapi sampe sekarang belum ada yang tercapai," ujarnya.

"Visi kami mewujudkan Jakarta sebagai kota yang nyaman, berkelanjutan. Saat ini Jakarta adalah kota yang dicintai tapi tak layak huni. Ini menunjukkan kebobrokan. Biaya hidup semakin meningkat, tapi biaya hidup malah semakin melorot," kata Alex.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
ediser
28/06/2012
paling yg antusias nyoblos dibawah 30% dr jumlah pemilih.....
Balas   • Laporkan
nomer 1 untuk 1 putaran
Balas   • Laporkan
endhi
25/06/2012
Dua lima jigo, dua lima jigo, buat ngurus jakarta Bang Foke yg paling jago
Balas   • Laporkan
Kayaknya apa yg terjadi dlm acara "Jakarta mencari pemimpin" semalam sangat bagus, membuat kami masyarakat makin tahu ttg para kandidat, sindir2an kecil yg terjadi msh wajar dan menambah acara lebih menarik!
Balas   • Laporkan
donilesmana
25/06/2012
Untuk menyelesaikan persoalan jakarta memang harus realistis, bukannya pesimis, namun tidak mungkin persoalan di jakarta bisa selesai dalam waktu 3 tahun. Pembangunan di Jakarta harus dilakukan secara berkelanjutan.
Balas   • Laporkan
gathel05
25/06/2012
umbar janji terus,, pojok kiri paling hebat dan mantap..
Balas   • Laporkan
koberkobere
25/06/2012
jakarta itu ibukota republik indonesia, oleh karena itu untuk memilih pimpinan ibukota mestinya melibatkan seluruh rakyat indonesia, bukan cuma warga dki saja....!!!
Balas   • Laporkan
endhi | 25/06/2012 | Laporkan
calonnya aja bisa dari daerah lain, kenapa pemilihnya gak bisa... hehehehe
dancoz | 25/06/2012 | Laporkan
klo presiden iya... klo gubernur kan hanya mengurusi daerahnya masing2
poker
25/06/2012
Ayo rakyat Jakarta, jangan mau dibodoh2in dan ditipu berulang2 oleh para politisi dan birokrat. Pemimpin itu punya ciri - ciri: amanah, rendah hati, dan hasil kerja nyata, dan tidak KKN. Uang rakyat (APBD) harus dikembalikan untuk rakyat.
Balas   • Laporkan
blondot2012
25/06/2012
Semoga jakarta mendapatkan pemimpin yang baik
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru