METRO

Narapidana Tantang Cagub Kampanye di Lapas

Penghuni Lapas Cipinang mengaku buta informasi mengenai para cagub

ddd
Jum'at, 29 Juni 2012, 19:59 Syahid Latif, Oscar Ferri
Baliho 'Kenali Cagub-Cawagub DKI Jakarta'
Baliho 'Kenali Cagub-Cawagub DKI Jakarta' (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta mengadakan sosialisasi dan simulasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Jumat 29 Juni 2012.

Salah seorang warga binaan Lapas Narkotika, Agung (35) mengatakan, hampir semua warga binaan tidak mengetahui visi dan misi enam pasangan calon. Hal itu karena akses informasi yang sulit didapat.

"Kami di sini mewakili teman-teman yang lain buta informasi. Tapi, masih macet, banjir juga. Kami tidak tahu kampanye mereka itu apa," ujar Agung.

Agung juga mengaku, dari enam pasangan calon, umumnya warga binaan hanya mengenal sosok Fauzi Bowo dan Hidayat Nur Wahid. "Yang lain tidak kenal," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Agung bersama warga binaan lainnya berharap agar para pasangan calon bisa berkampanye di dalam Lapas. "Sejauh ini, saya dan yang lainnya ingin ada kampanye di sini. Debat pendapat juga tidak pernah di Lapas," ujar Agung.

Warga binaan lainnya, Jimmy alias Ale (38) malah mempertanyakan, apakah pemilihan umum kepala daerah DKI Jakarta dapat berlangsung jujur dan adil?

Ale mengajukan pertanyaan itu di sela acara sosialisasi dan simulasi yang tengah berlangsung. Sontak, pertanyaan dari Ale itu mendapat gelak tawa dari semua yang hadir di acara tersebut. Termasuk para awak media.

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, Ale menganggap pemilu masih banyak diwarnai praktik politik uang atau pembagian hadiah serta sembako. "Dulu saya masih sering melihat teman-teman saya dapat duit dan sembako, dengan catatan memilih salah satu calon," kata dia.

Menanggapi pertanyaan Ale itu, Ketua Pokja KPUD DKI Jakarta, Sumarno, pun menjamin pelaksanaan pemilu kepala daerah DKI Jakarta pada tahun ini akan berjalan jujur dan adil. 

Namun, Sumarno mengimbau agar seluruh elemen masyarakat juga ikut mengawasi penyelenggaraan pemilu. "Semuanya harus diawasi. Tapi, kami yakin para penyelenggara itu sudah diberikan bimbingan teknis," kata dia. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
indoforum.org
30/06/2012
ada yang janji mau bebasin semua NAPI ? pasti banyak yang milih
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru