METRO

Undang Ormas, Polda Ungkap Musuh Bersama

Ormas FBR dan PP hadir dalam ajang silaturahmi Polda Metro Jaya.

ddd
Sabtu, 30 Juni 2012, 00:01 Syahid Latif, Oscar Ferri
Kapolda Metro Jaya,  Inspektur Jenderal, Untung S Rajab
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal, Untung S Rajab (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Polda Metro Jaya berinisiatif menggelar ajang silaturahmi organisasi masyarakat (ormas) di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta. Tampak hadir dalam pertemuan tersebut, dua Ormas yang tengah terlibat dalam pertikaian yaitu Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP).

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal, Untung S Rajab, pada pertemuan tersebut berpesan, agar seluruh ormas yang ada bisa menjaga silaturahmi. Seluruh pemuda, khususnya di Jakarta, juga diimbau bisa bersatu tanpa membeda-bedakan segala perbedaan.

"Semua pemuda kita ini harus bersatu. Tidak ada perbedaan warna kulit, agama, bendera, suku. Semuanya satu," kata Untung, Jumat, 29 Juni 2012.

Pada kesempatan tersebut, Untung menjelaskan musuh bersama yang harus dihadapi seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas, sebenarnya adalah masalah kemiskinan dan kebodohan.

"Itu semua kita lawan, kebodohan dan kemiskinan kita lawan. Bukan bentrok sendiri. Itu tidak produktif," ujar Untung.

Menurut Kapolda, bentrokan-bentrokan yang kerap terjadi belakangan ini karena setiap kelompok berpikir dengan perbedaan. Padahal, perbedaan tersebut merupakan suatu bentuk pemikiran yang sempit.

"Bentrokan itu sekarang tidak perlu. Mari kita lawan kemiskinan dan kebodohan. Supaya tidak tertinggal sama negara-negara lain," ujarnya.

Kapolda menegaskan, setiap kejadian yang sudah terjadi, terutama soal bentrokan ormas, hendaknya diserahkan sebagai urusan penyidikan aparat penegak hukum.

Untung menyatakan, masalah sebenarnya yang dihadapi saat ini, sebetulnya bukan terletak pada perkara bentrokan yang sudah terjadi. "Masalahnya adalah ke depannya supaya itu tidak terjadi lagi. Karena itu kita kumpul malam ini. Kita bicarakan bersama-sama," kata dia. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
indoforum.org
02/07/2012
kenapa Polri gak mau bilang . musuh kita bersama adalah "KORUPTOR" ?? hayoo.. TANYA KENAPA ?
Balas   • Laporkan
jika terjadi lagi bebukan saja haknya dalam berorganisasi misalnya,
Balas   • Laporkan
paidjoireng
30/06/2012
"Semua pemuda kita ini harus bersatu. Tidak ada perbedaan warna kulit, agama, bendera, suku. Semuanya satu,". Jd ga perlu ada ormas / orman (organisasi preman), itu yang terbaik pak.
Balas   • Laporkan
Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno, S.H sang ibu adalah seorang Belanda keturunan Yahudi yang pernah menjadi atlet nasional Indonesia dari cabang bridge
Balas   • Laporkan
the.ui.chan | 01/07/2012 | Laporkan
yg beginilah cara-cara profokator kotor.berpikiran sempit yg menbuat rusak moral bangsa kita di luar...insaf bung ingat masih ada neraka buat org macam anda..
artanis | 30/06/2012 | Laporkan
niat kali mas mau jadi provokator, sampai post ke beberapa tempat, kita memang tidak suka premanisme, tapi kita juga anti SARA mas.
holland66 | 30/06/2012 | Laporkan
Ini orang coba mengadu domba dengan bawa2 ras segala. Kuno dan kampungan.
penegakamanat
30/06/2012
manusia2x seperti ini seharusnya ga usah didamaikan.... kasih senjata, kasih tempat / lapangan suruh baku hantam.... polisi tinggal beres2x saja
Balas   • Laporkan
paidjoireng | 30/06/2012 | Laporkan
setuju gan !


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru