METRO

DKI Tambah 15 Mesin Cuci Darah RS Pasar Rebo

RSUD Pasar Rebo akan memiliki 20 mesin haemodialisa.

ddd
Senin, 16 Juli 2012, 12:46 Eko Priliawito, Luqman Rimadi
Ruang perawatan rumah sakit
Ruang perawatan rumah sakit  

VIVAnews - Sejumlah fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo akan ditingkatkan. Tempat tidur unit gawat darurat dan mesin haemodialisa akan ditambah agar pelayanan kesehatan dapat dioptimalkan.

"Akan diperbanyak dan bisa melayani warga lebih baik lagi," kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin 16 Juli 2012. .

RSUD Pasar Rebo merupakan badan usaha milik pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Rumah sakit yang terletak di Jakarta Timur itu menyediakan pelayanan gawat darurat 24 jam, pelayanan dokter spesialis rawat jalan, pelayanan kamar operasi dan bersalin, medical check-up, laboratorium dan radiologi.

RSUD Pasar Rebo melayani pasien dengan kartu Gakin dan SKTM.  Warga Jakarta yang memiliki kartu Gakin maupun SKTM dilayani untuk rawat jalan maupun rawat inap. "Warga miskin yang tidak mampu berobat bisa dilayani dengan fasilitas gakin dan SKTM," ujarnya.

Rencananya, pemerintah Jakarta menambah jumlah tempat tidur kelas 3 menjadi 100 tempat tidur. Selain itu, tempat tidur di UGD akan ditambah dari 22 menjadi 65 tempat tidur. RSUD Pasar Rebo juga akan mengikuti jejak RSUD Tarakan yang memiliki critical care unit.

"Direncanakan penambahan fasilitas selesai akhir tahun ini," kata Foke.

Perubahan ruangan UGD RSUD Pasar Rebo juga akan dilakukan. Pemerintah Jakarta akan mengkonversi sejumlah fasilitas UGD menjadi tempat pelayanan haemodialisa (cuci darah). Saat ini, RSUD Pasar Rebo memiliki 5 mesin haemodialisa. Gubernur mengatakan mesin cuci darah akan ditambah 15 unit sehingga rumah sakit tersebut memiliki 20 mesin haemodialisa.

"Tujuan penambahan mesin haemodialisa adalah meningkatkan pelayanan untuk pasien yang membutuhkan cuci darah. Pasien yang menggunakan kartu gakin gratis alias free of charge," ujarnya.

Pelayanan kesehatan bagi warga miskin Jakarta telah diberikan melalui mekanisme kartu gakin dan SKTM. Sejumlah kasus kesehatan yang membutuhkan biaya besar ditanggung pemerintah untuk warga yang memiliki kartu gakin. Misalnya, pemasangan ring untuk pasien jantung dan penanganan penyakit jantung bawaan pada bayi.

 "Semua dibiayai pemerintah," imbuhnya. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com