METRO

Survei LSI: 55,6 Persen Pemilih PKS Pilih Foke

Pasangan Foke-Nara dinilai lebih mampuh selesaikan persoalan Jakarta.

ddd
Selasa, 18 September 2012, 18:43 Eko Priliawito, Luqman Rimadi
Fauzi Bowo disambut warga saat kampanye
Fauzi Bowo disambut warga saat kampanye (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), pada pemungutan suara pemilihan kepada daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua nanti, mayoritas pemilih dari partai pendukung Foke-Nara belum memberikan banyak dukungan.

"Dari tiga partai besar selain PKS yang mendukung Foke-Nara, yang memilih pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli masih di bawah 50 persen," ujar Direktur Riset LSI, Arman Salam, di Kantor LSI, Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Selasa, 18 September 2012.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada September dengan melibatkan 440 responden dan margin error 4,8 persen ini, Arman mengatakan pemilih dari partai besar pendukung Foke-Nara memungkinkan juga beralih ke pasangan Jokowi-Ahok.

"Pemilih PKS yang akan memilih Foke-Nara dengan presentase sebanyak 55,6 persen, sedangkan yang memilih Jokowi-Ahok sebanyak 25,8 persen," ujarnya.

Berdasarkan survei itu, pemilih Partai Demokrat yang akan memilih Foke-Nara sebanyak 47,7 persen sedangkan yang akan memilih Jokowi-Ahok 41,9 persen. Selanjutnya pemilih dari partai pendukung Foke-Nara dari PPP, sebanyak 49,1 persen akan memilih Foke-Nara, sedangkan yang akan memilih Jokowi-Ahok sebanyak 34,2 persen.

Tidak jauh berbeda dengan PPP, sebanyak 49,5 persen pemilih Partai Golkar juga akan memilih Foke-Nara, dan sebanyak 46 persen akan memilih Jokowi Ahok.

Dukungan dari pendukung partai menurut Amran, dikarenakan tren Pilkada yang lebih mengedepankan figur dibandingkan partai. "Ini wajar saja, karena yang bertarung adalah figur, jadi kepribadian calon sangat berpengaruh pada dukungan yang diberikan publik," katanya.

Berdasarkan hasil survei yang sama, pasangan Foke-Nara dinilai lebih mampuh menyelesaikan persoalan Jakarta dengan tingkat penyelesaian sekitar 38,50 persen dan pasangan Jokowi-Ahok 30,30 persen.

Masyarakat Memilih Program Kongkret

Berbeda dengan hasil survei LSI, menurut dosen Universitas Al Azhar, Al Araf,  partai politik menjadikan proses Pilkada DKI Jakarta sebagai "batu loncatan" dan syarat kepentingan pencalonan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Karena itu, masyarakat DKI Jakarta harus memperhatikan siapa tokoh di balik para pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.

"DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara sehingga proses pencalonan gubernur dengan pencaloan presiden menjadi simbiosis mutualisme," katanya saat diskusi Pemilukada DKI Jakarta "Prospek Penegakan HAM di DKI Jakarta Pasca Pilkada 2012" di Jakarta hari ini.
 
Al Araf menambahkan, calon presiden membutuhkan kemenangan Pemilukada DKI Jakarta, agar memuluskan pada pertarungan Pilpres 2014. Pertarungan Pilkada putara kedua akan berlangsung ketat. Diprediksi, masyarakat yang rasional akan memilih pasangan yang memiliki program konkret. (adi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
donilesmana
19/09/2012
PKS kan memang mendukung Foke, jadi pastinya suara mayoritas PKS akan mengalir ke Foke.
Balas   • Laporkan
m3tlov3r
19/09/2012
YANG MENDUKUNG KORUPTOR DAN PENYEBAR ISU2 SARA ADALAH CIKAL BAKAL DARI KORUPTOR DAN PERUSAK BANGSA DI MASA DATANG!! BERTOBATLAH SEBELUM TERLAMBAT!! JANGAN RUSAK INDONESIA KAMI YANG TERCINTA!!
Balas   • Laporkan
radenpawiro
19/09/2012
SESUAI HIMBAUAN TIMSES FOKE SELAMA INI yang mengandung SARA, maka di sebagian besar warga DKI sudah terbentuk OPINI: yang Muslim pilih JOKOWI, yang etnis tionghoa dan non muslim pilik AHOK, yang Betawi pilih FOKE, dan selain Betawi pilih Jokowi.
Balas   • Laporkan
paidjoireng | 19/09/2012 | Laporkan
bener banget..
anti_kriz
19/09/2012
ora sudi ........
Balas   • Laporkan
m3tlov3r | 19/09/2012 | Laporkan
GA USAH BAWA-BAWA SARA DISINI!! ORANG-ORANG KAYA KAMU INI YANG BIKIN NEGARA RUSAK!! PERBAIKI DULU ADABMU ITU! BARU COMMENT DISINI!
joecy
19/09/2012
PENGUMUMAN2 KITAB17PLUS PAKE ID BARU. BLOM TAU YANG MANA? PERHATIIN AJA GAYA TULISAN DAN KEBIASAANYA MENGCOUNTER SETIAP KOMENTAR. ANDA PASTI TAU HAHAHAHAHAHA
Balas   • Laporkan
alsike
19/09/2012
Bansos dan Hibah Diduga Diselewengkan untuk Pilkada DKI, yakin masih milih foke?
Balas   • Laporkan
dwi.sasono
18/09/2012
Kami yakin konsep ke depan FOKE akan jauh lebih baik dari sebelumnya, kesalahan memberikan teguran sekaligus pelajaran bagi bang kumis. tak akan ragu lagi juga FOKE menjadi gubernur DKI Jakarta akan lebih baik.
Balas   • Laporkan
w4wan5 | 19/09/2012 | Laporkan
sudah bukan berbicara konsep lagi... tapi masih dan sedang berjalan...
muhamadsaugi.saugi
18/09/2012
Mau siapa sj yg penting adalah yg pernah teruji dn berbuat, bkn yg baru mau memulai dan mau rubah jakarta, mau dirubah spt apa? ini jakarta man bkn Solo?...
Balas   • Laporkan
anticorrupt
18/09/2012
JOKOWI PILIHAN CERDAS
Balas   • Laporkan
gliderz | 18/09/2012 | Laporkan
Jangan terlalu yakin...
revinclaw
18/09/2012
alah percaya amat sama LSI, kemarin aja meleset jauh, mereka itu di bayar buat menciptakan situasi seperti itu
Balas   • Laporkan
gliderz | 18/09/2012 | Laporkan
Namanya juga survei.. tunggu hasil penghitungan resmi aja dulu...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru