METRO

Ada 7 Tugas Ahok Sebagai Wagub Menaungi Lembaga Islam

Fraksi-fraksi partai Islam diminta untuk membicarakan persoalan umat.

ddd
Selasa, 9 Oktober 2012, 12:01 Eko Priliawito, Dwifantya Aquina
Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)
Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Setidaknya ada 12 tugas ex officio wakil gubernur DKI Jakarta. Dari seluruh tugas itu, ada tujuh tugas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sebagai wakil gubernur terpilih, yang menaungi lembaga keagamaan (Islam).

Lembaga itu adalah Ketua Dewan Pembina Jakarta Islamic Center (JIC), Ketua Badan Pembina Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Quran, Ketua Badan Pembina Pengembangan Tilawatil Alquran, Ketua Dewan Pertimbangan Badan Amal Zakat Infak dan Shodaqoh (BAZIS), Ketua Dewan Pembina Badan Pembina Perpustakaan Masjid, Ketua Badan Pembina Koordinasi Dakwah Islam (KODI), dan Ketua Dewan Penasehat Forum Kerukunan Antar-Umat Beragama (FKUB).

Karena itu, terkait hal ini, Front Pembela Islam (FPI) meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, mencabut seluruh peraturan perundangan Pemerintah Daerah DKI yang mengatur tugas Wakil Gubernur DKI yang langsung terkait dengan lembaga-lembaga umat Islam.

"Merevisi undang-undang yang terkait dengan syariat Islam, agat dijadikan perda. Karena wakil gubernur sekarang ini kan non muslim," kata Ketua DPD FPI Jakarta, Habib Salim Alatas, Selasa, 9 Oktober 2012.

Habib Salim meminta agar fraksi-fraksi partai Islam dipanggil dan diajak bicara bersama untuk memecahkan persoalan umat di DKI Jakarta. Tak hanya itu, FPI meminta DPRD DKI membuat Perda larangan bagi non muslim untuk tidak memegang jabatan apapun dalam lembaga-lembaga Islam yang berada di bawah Pemprov DKI.

Saat ini, sekitar sepuluh perwakilan FPI telah berada di ruang rapat Komisi A DPRD DKI untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikapnya. Mereka akan berdialog langsung dengan pimpinan Komisi A dan Kesbangpol Pemprov DKI. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
skakmate
10/10/2012
coba pilih gan.. Non Muslim yg Amanah,jujur,adil atau Muslim yg Ga amanah, Gak jujur, gak adil... nb"Allah menyuruh kita untuk berfikir bukan berkoar"
Balas   • Laporkan
dauscoma
09/10/2012
LEBAY.COM
Balas   • Laporkan
Makanya, pemimpin pemerintahan jangan digabung dgn pemimpin agama. Jadinya kacau spt di Indonesia ini. Pisahkan antara agama dan negara spt di Turkey dan Mesir biar gak campur aduk.
Balas   • Laporkan
jzikr
09/10/2012
org2 SIPILIS (skularis,pluralis,liberalis) kan slalu alergi dgn ISLAM & Ormas2nya..ISLAM Minoritas kan selalu DITINDAS.. Islam Mayoritas selalu dibilang SARA ...mmg Dunia SDH EDAN..
Balas   • Laporkan
muhamadsaugi.saugi | 11/10/2012 | Laporkan
Ente yg Bahlul Bambanggentolet dg pemahaman Liberalis anda.sama sj anda mengusir tnpa mlihat maslahnya, kl anda Muslim pelajari lg Islam
bambanggentolet | 09/10/2012 | Laporkan
Rakyat Jakarta udah memilih. Suka atau tidak kita harus terima suara MAYORITAS. Kl tidak bisa menerima ya pindah kota lain spt Bogor, Tangerang, Bekasi.
d3wa_19
09/10/2012
@roniwahyu: jangan kau tunjukkan kebodohan dan ketololan mu... jika engkau mempunyai agama, harusnya menghormati agama lain yang di akui oleh NKRI, tidak ada di dunia ini yang mampu menghakimi agama yang paling benar,
Balas   • Laporkan
musohir
09/10/2012
bung.....? gak usah pada ngedumel, liat saja nanti sepak terjang JOKOWI, pasti tugas yang melelekat bapa ex officio wakil gubernur (AHOK) akan di teak over sama beliau (Jokowi) or sudin bimas islam JOKOWI sudah paham betul itu....?
Balas   • Laporkan
mazkhoy
09/10/2012
gitu aja ko repot.... ahok juga pasti tau diri lah, g mungkin dia yang turun langsung, psti wewenangnya dilimpahkan kepada yang lebih tau,, g usah repot2 merubah undang2 perda.. ngabis ngabisin anggaran ja...
Balas   • Laporkan
artanis
09/10/2012
FPI suka cari muka dan mengada-ada saja, baca baik2 berita ini, posisi wagub adalah sebagai badan dewan pembina, sedangkan FKUB sebagai dewa penasehat, fungsi dari dewan pembina dan dewan penasehat tergantung pada ad/art masing-masing lembaga.
Balas   • Laporkan
muhamadsaugi.saugi | 11/10/2012 | Laporkan
betul bang achooon, lakum Diinukum waliadiiin, suruh mrk pelajari lg Islam jk mrk Muslim.
achoon | 09/10/2012 | Laporkan
apapun namanya,secara struktural tidak boleh lembaga islam terdapat orang nonmuslim didalamnya...klo dlm hubungan kemanusiaan kita boleh bersinergi,tp klo sdh urusan akidah,bagimu agamamu,bagiku agamaku...tlg jgn dicampur adukkan
loveri
09/10/2012
mundur aja pak jokowi ma pak ahok...biar aja mreka mndptkan mau mreka... repot sendiri nanti kalian ber 2
Balas   • Laporkan
hedin
09/10/2012
dari sekian tugas AHOK saya setuju ahok hanya mengambil forum kerukunan antar umat beragama (FKUB.SISANYA harus jokowi yg memegang kendali.klo ini dipaksakan juga saya sangat menyesal pilih jokowi-ahok. saya akan cabut dukungan saya ke jokowi-ahok.
Balas   • Laporkan
dwine.thirta | 11/10/2012 | Laporkan
#achoon pilkada punya peraturan kalau mau mengingatkan personal sajalah.
achoon | 09/10/2012 | Laporkan
udah diingetin ma bang rhoma sblmnya mas bro..tp bgmnapun,semoga jokowi - ahok bs lbh baik dr sebelumnya
toir | 09/10/2012 | Laporkan
setuju


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com