METRO

"Kasino" Berkedok Percetakan di Penjaringan

Omzet per bulan tempat perjudian ilegal ini ratusan juta rupiah.

ddd
Minggu, 2 Desember 2012, 15:37 Arfi Bambani Amri, Arnes Ritonga (Jakarta Utara)
Pemilik tempat perjudian di Penjaringan, Jakarta Utara, beserta barang bukti
Pemilik tempat perjudian di Penjaringan, Jakarta Utara, beserta barang bukti (VIVAnews/ Arnes Ritonga)

VIVAnews - Satuan Reserse Kriminal Polsek Penjaringan, Jakarta Utara, menggerebek rumah toko 3 lantai yang menjadi tempat berbagai macam permainan judi di Jalan Jelambar Fajar no 78 RT 009/006 Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu 2 Desember 2012.

Praktik perjudian berkedok usaha percetakan itu diketahui telah beroperasi selama 3 bulan, dengan omzet yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupian per bulan.

"Kami menangkap Yanto Halim alias Lim Hong selaku pemilik perjudian ini. Dia dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. Para pemain juga kita amankan sebanyak 30 orang, terdiri 12 perempuan dan 18 laki-laki," ujar Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar, M Iqbal, di Penjaringan.

Barang bukti yang disita berupa uang tunai Rp24 juta lebih, dadu Taysiaw, kartu ceki Tionghoa, rekapan judi bola, tempat penyusunan kartu, meja dan kursi.

Penggerebekan dilakukan pukul 02.00 dini hari. Saat perjudian berlangsung, kata Iqbal, tidak nampak adanya kegiatan di ruko tersebut. "Semua lampu dimatikan, pagar setinggi 3 meter juga ditutup. Terpaksa petugas memanjat pagar dan mendobrak pintu," kata Iqbal.

Judi itu berlangsung di lantai dua dan tiga, tambah Iqbal.  Lantai 1 adalah kantor percetakan, dan sebagian lantai dua menjadi tempat penyimpanan kertas.

Kapolsek Penjaringan Aries Syahbudin mengatakan, permainan judi di ruko tersebut berdasarkan kesepakatan para pemain. Mereka mengundang para pemain menggunakan telepon. "Jadi tidak buka setiap hari, mereka seperti sudah membentuk kelompok atau kub tersendiri. Dan hanya moment tertentu," ucap Aries.

Saat penggerebakan malam tadi, ditemukan uang sebanyak Rp24 juta, jumlah itu belum termasuk judi bola yang mereka lakukan lewat telepon kepada pemain yang berada di luar ruko tersebut.

Ruko tersebut memang sudah beberapa haari menjadi target. "Beberapa kali kami datangi, tidak ada kegiatan di situ. Namun tadi malam ada informasi beberapa orang yang masuk ke ruko itu, maka kami gerebek dan terungkap adanya perjudian ini," kata Aries. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com