METRO

Pengacara John Kei Tuduh Jaksa Buat Tuntutan Palsu

Surat tuntutan JPU berbeda dengan surat dakwaan.

ddd
Selasa, 18 Desember 2012, 14:59 Desy Afrianti, Rohimat Nurbaya
Sidang John Kei
Sidang John Kei (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang pembelaan terdakwa pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Hari Tantono alias Ayung, Selasa 18 Desember 2012. Kuasa hukum John Kei menilai bahwa dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) terkesan tidak serius, imajinatif dan spekulatif.

"Surat dakwaan jaksa penuntut umum tidak sesuai fakta dari persidangan dan para saksi, surat dakwaan hanya mengutip isi BAP dan ditambah teori hukum, serta tidak didukung bukti yang ditunjukkan di persidangan," kata kuasa hukum John Kei, Taufik Chandra saat membacakan pembelaan.

Menurutnya JPU telah membuat surat tuntutan palsu. Surat tuntutan JPU berbeda dengan surat dakwaan. "Surat dakwaan disusun berdasarkan BAP bukan berdasar fakta persidangan. Surat tuntutan  yang dibuat berdasarkan keterangan saksi, namum tidak dimuat seperti apa yang saksi sampaikan," ucapnya.

Di luar pengadilan para pendukung John Kei menunggu persidangan tersebut dengan memakai kaos berwarna putih bertuliskan "Dari Ujung Halmahera Sampai Tenggara Jauh Katong Semua Bersaudara".

John Kei dituntut 14 tahun penjara. Jaksa menilai John bersalah melakukan pembunuhan berencana bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung. Jaksa menjerat John dengan tuntutan primer Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 KUHP ayat 1.  (umi)




© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
samasaja
18/12/2012
Jaksa dan hakimnya harus segera masuk dalam pelindungan dari ancaman mafia spt ini..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com