METRO

Jokowi Liburkan Jakarta Gara-gara Banjir, Hoax?

Sejumlah kantor di kawasan Daan Mogot meliburkan karyawannya.

ddd
Kamis, 17 Januari 2013, 08:53 Ita Lismawati F. Malau, Luqman Rimadi, Umi Kalsum
Jokowi saat mengunjungi warga Bukit Duri di pinggir Kali Ciliwung
Jokowi saat mengunjungi warga Bukit Duri di pinggir Kali Ciliwung (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Di tengah rasa frustrasi kembali dikepung banjir pada Kamis pagi 17 Januari 2013 warga Jakarta dikejutkan dengan beredarnya pesan berantai melalui BlackBerry Messenger. 

Bunyinya begini: "Pukul 06.30 WIB, di stasiun tvOne Gubernur Joko Widodo menetapkan 'hari ini adalah hari cuti bersama untuk wilayah DKI Jakarta' karena lumpuhnya sejumlah ruas jalan di Jakarta." 

Media sosial sontak ramai. Banyak yang kadung kegirangan dan menyambutnya dengan suka-cita. 

Namun, malang tak dapat ditolak, kabar ini langsung dibantah mentah-mentah.

Saat dihubungi VIVAnews melalui ajudannya Devid Agus Yunanto, Jokowi langsung membantahnya. "Pesan BBM yang beredar itu tidak benar, Mas. Bapak tidak pernah mengumumkan hari ini cuti bersama," kata Devid, Kamis pagi.

Hal senada ditegaskan Humas Pemprov DKI Aan Nurjanah. "Gubernur Jokowi tegaskan tidak ada kebijakan cuti bersama hari ini," kata dia saat dihubungi terpisah.

Begitu pula dengan manajemen tvOne. "Itu tidak benar. Kami tidak pernah menyiarkan pernyataan seperti itu," kata Wakil Pemimpin Redaksi tvOne, Totok Suryanto.

Jadi, sebagaimana ditegaskan Kepala Humas Kementerian Informasi dan Telematika Gatot S. Dewa Broto, pesan berantai itu semata hoax alias berita bohong. "Kepada masyarakat umum diingatkan untuk berhati-hati terhadap isu cuti bersama massal secara mendadak. Info tersebut sudah kami konfirmasi dan tidak benar."



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
adil88
17/01/2013
broadcast penting ga penting, tujuannya hanyalah persaingan politik yang mengakibatkan kita menjadi korban politik. marilah lebih kritis dlm membaca situasi. yang terpenting adalah kita harus menyapu bersih bencana ini.
Balas   • Laporkan
dinkdonk
17/01/2013
kritislah utk berita-berita bgini & apa aja, biar tdk gampang dibodoh2in hehee
Balas   • Laporkan
telomania
17/01/2013
Hoax atau tidak hoax...yang penting masyarakat harus dihimbau untuk menyelamatkan dirinya masing-2 dulu...sebab pemerintah juga tidak bisa menolong mereka semuanya...!
Balas   • Laporkan
tobings
17/01/2013
Sebenarnya baik juga sehngga Jakarta tidak macet parah karena penumpukan kendaraan dan bantuan untuk korban banjir bisa lancar....
Balas   • Laporkan
awihargo
17/01/2013
masih aj pd percaya sama broadcast sampah.....yg nerima broadcast jg masih aj di broadcasin...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com