METRO

Polisi Tewas Tertembak,Tiga Saksi Diperiksa

Tiga saksi diperiksa untuk mengungkap kematian Brigadir Kepala Rudi Wahyudi.
Selasa, 10 Maret 2009
Oleh : Pipiet Tri Noorastuti, Nicolaus Tomy Kurniawan
foto ilustrasi pembunuhan - gold edition

VIVAnews - Petugas Kepolisian Resor Jakarta Selatan masih menyelidiki penyebab kematian Brigadir Kepala Rudi Wahyudi, anggota Patroli Motor (Patmor) Kepolisian Sektor Jatinegara.

Rudi tewas dengan luka tembak di pelipis kiri menembus hingga bawah mata kanan, Senin 9 Maret siang. "Tiga orang saksi telah diperiksa," kata Kepala Bisang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Zulkarnain, Selasa 10 Maret.

Tiga orang yang diperiksa adalah Bambang selaku kepala asrama polisi, Widodo tetangga yang pertama kali menolong korban, serta ketua RT tempat korban ditemukan tewas.

Belum dapat dipastikan penyebab kematian korban. Oleh karena itu, hari ini, petugas Polres Jakarta Selatan bersama petugas Polsek Pamulang melakukan olah TKP ulang.

Korban yang merupakan lulusan Lido angkatan XVIII, ditemukan istrinya, Theresia,  bersimbah darah di dalam kamar rumahnya yang berlokasi di Komplek Brimob Blok E1 No 18 RT 02 RW 06 Pamulang, Tangerang Selatan. Rudi akhirnya tewas saat mendapat perawatan di RS Polri.

Hasil otopsi Rumah Sakit Polri, ditemukan luka di pelipis yang menembus hingga ke bawah kantung mata kanan korban. Diduga, luka tersebut akibat letusan senjata api. “Kami masih menyelidiki apakah korban menembakkan senjata seorang diri atau ditembak oleh orang lain. Hasil otopsi itu butuh waktu,” ujar Zulkarnain.

Guna keperluan penyelidikan, petugas Polsek Pamulang menyita barang bukti sprei yang berlumur darah, senjata revolver, empat buah peluru serta 2 buah selongsong peluru. Usai visum, jenazah Rudi selanjutnya dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan di
Desa Caruban, Desa Adimulyo, Karang Anyar, Kebumen, Jawa Tengah.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found